Scroll untuk baca artikel
Bupati  mimika
BeritaGaya HidupHiburanKabupaten MimikaNasionalPeristiwaPolkam

Polres Mimika Raih Predikat Prima, Publik Menanti

9
×

Polres Mimika Raih Predikat Prima, Publik Menanti

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

MIMIKA |LINTASTIMOR.ID– Sebuah penghargaan akhirnya tiba di tangan Polres Mimika. Namun, di balik predikat Pelayanan Publik Prima yang diberikan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, terselip tuntutan yang jauh lebih besar: memastikan penghargaan itu tidak berhenti sebagai piagam, tetapi benar-benar terasa ketika masyarakat datang mengetuk pintu pelayanan kepolisian.

Predikat penyelenggaraan pelayanan publik institusional kategori Prima tersebut diserahkan Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol Jermias Rontini kepada Kapolres Mimika AKBP Alfredo Agustinus Rumbiak di Markas Komando Brimob Yon B Mimika, Rabu (12/8/2026).

Example 300x600

Penghargaan itu menjadi pengakuan atas kinerja jajaran Polres Mimika dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Bagi Jermias, capaian tersebut tidak lahir dari satu tangan. Ada kerja panjang seluruh personel yang menjadi bagian dari proses membangun pelayanan kepolisian agar semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat.

“Penghargaan ini menjadi bukti kerja keras dan dedikasi seluruh personel Polres Mimika,” kata Jermias.

Namun, sebuah predikat pelayanan publik justru memiliki makna ketika ia mampu melampaui seremoni. Jermias menegaskan kategori Prima tidak boleh diperlakukan sebagai penghargaan administratif semata.

Predikat tersebut harus menjadi standar baru bagi jajaran Polres Mimika untuk mempertahankan kualitas pelayanan sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat.

Pesan itu menempatkan penghargaan dalam perspektif yang lebih luas. Sebab, bagi warga yang datang ke kantor polisi, ukuran pelayanan bukanlah seberapa tinggi sebuah predikat tertulis di atas kertas, melainkan seberapa cepat laporan diterima, seberapa jelas informasi diberikan dan seberapa manusiawi mereka diperlakukan.

Predikat Prima Jadi Ujian Pelayanan

Kapolres Mimika AKBP Alfredo Agustinus Rumbiak mengatakan penghargaan tersebut sekaligus membawa konsekuensi bagi seluruh institusinya.

Masyarakat, kata dia, harus benar-benar merasakan pelayanan yang cepat, mudah, transparan dan humanis.

“Predikat Prima bukan sekadar prestasi yang dipajang, tetapi tanggung jawab yang harus dibuktikan dalam pelayanan sehari-hari,” ujar Alfredo.

Karena itu, ia meminta seluruh personel tidak cepat berpuas diri. Predikat yang diraih justru menjadi tantangan untuk terus memperbaiki profesionalitas dan respons terhadap kebutuhan masyarakat.

Dalam pelayanan kepolisian, kepercayaan publik tumbuh dari pengalaman yang konkret. Kecepatan menangani laporan, keterbukaan informasi, kemudahan pelayanan administrasi hingga sikap anggota ketika berhadapan dengan warga menjadi bagian yang menentukan apakah sebuah predikat benar-benar memiliki makna.

Di titik inilah penghargaan tersebut menemukan ujian sebenarnya. Prima bukan hanya apa yang dinilai oleh lembaga, tetapi apa yang dirasakan masyarakat.

Modal Menuju Polresta Mimika

Predikat pelayanan publik kategori Prima juga menjadi salah satu modal dalam rencana peningkatan tipe Polres Mimika menjadi Polresta Mimika.

Peningkatan status tersebut bukan sekadar perubahan nomenklatur. Ada berbagai persyaratan yang harus dipenuhi, mulai dari kualitas pelayanan, kesiapan organisasi dan satuan kerja, kebutuhan personel hingga dukungan sarana dan prasarana.

Polres Mimika terus melakukan pembenahan untuk memenuhi berbagai persyaratan tersebut sembari menunggu keputusan mengenai peningkatan tipe.

Kebutuhan itu menjadi semakin relevan dengan posisi Mimika sebagai salah satu wilayah strategis di Papua Tengah, dengan aktivitas ekonomi dan mobilitas penduduk yang tinggi. Kapasitas kepolisian pun dituntut tumbuh seiring kompleksitas kebutuhan masyarakat.

Namun, peningkatan kapasitas institusi akan kehilangan makna apabila tidak diikuti peningkatan kualitas pelayanan di garis depan.

Sebab, masyarakat tidak datang untuk melihat struktur organisasi. Mereka datang membawa laporan, persoalan, kebutuhan administrasi, kegelisahan atau harapan untuk mendapatkan perlindungan. Di situlah wajah kepolisian sesungguhnya terlihat.

Karena itu, predikat Prima sekaligus menjadi janji yang harus dijaga: laporan masyarakat ditangani cepat, prosedur tidak berbelit, pelayanan diberikan tanpa diskriminasi, informasi terbuka dan setiap personel bekerja profesional serta humanis.

Bagi Polres Mimika, penghargaan dari Kapolri bukanlah garis akhir perjalanan. Ia justru menjadi awal dari pekerjaan yang lebih berat—membuktikan bahwa kata “Prima” tidak hanya terpampang dalam predikat, tetapi hidup dalam setiap pelayanan yang dirasakan masyarakat Mimika.

Example 300250
Penulis: Redaksi LTIEditor: Agustinus Bobe