Scroll untuk baca artikel
Bupati  mimika
BeritaKabupaten MappiKabupaten MimikaNasionalPeristiwaPolkam

Mimika Ukir Prestasi di Tanah Papua, Borong Penghargaan dan Raih Insentif Rp6 Miliar

26
×

Mimika Ukir Prestasi di Tanah Papua, Borong Penghargaan dan Raih Insentif Rp6 Miliar

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

JAYAPURA |LINTASTIMOR.ID– Di tengah tantangan pembangunan yang terus bergerak dinamis di Tanah Papua, Kabupaten Mimika kembali menorehkan jejak prestasi yang membanggakan. Dari panggung Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Regional Papua Tahun 2026, nama Mimika bergema sebagai salah satu daerah dengan capaian terbaik dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Malam itu, Senin (22/6/2026), di Hotel Suni Abepura, Kota Jayapura, sorotan tertuju pada kabupaten yang dikenal sebagai salah satu motor ekonomi di Papua tersebut. Di hadapan para kepala daerah dan perwakilan pemerintah se-Tanah Papua, Pemerintah Kabupaten Mimika menerima penghargaan bergengsi dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) atas keberhasilannya dalam penanggulangan kemiskinan, percepatan penurunan stunting, serta inovasi pembiayaan pembangunan melalui kategori creative financing.

Example 300x600

Berdasarkan hasil penilaian Kemendagri, Kabupaten Mimika berhasil menempati peringkat pertama untuk kategori penanggulangan kemiskinan dan penanggulangan stunting. Sementara pada kategori creative financing, Mimika kembali mendapat pengakuan atas kemampuan daerah dalam mengelola pembiayaan pembangunan secara inovatif.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, sebagai bentuk apresiasi atas kinerja pemerintah daerah dalam menjalankan berbagai program strategis yang berorientasi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Tak hanya membawa pulang dua trofi penghargaan, Pemerintah Kabupaten Mimika juga memperoleh dana insentif sebesar Rp6 miliar. Dana tersebut diharapkan menjadi energi tambahan untuk memperkuat berbagai program pembangunan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Bagi Mimika, penghargaan ini bukan sekadar simbol keberhasilan administratif. Di balik trofi yang diterima, terdapat kerja panjang yang melibatkan perangkat daerah, tenaga kesehatan, aparat kampung, pendamping masyarakat, hingga berbagai pemangku kepentingan yang bergerak bersama menghadapi persoalan kemiskinan dan stunting yang selama ini menjadi tantangan pembangunan nasional.

Bupati Mimika, Johannes Rettob, menyampaikan rasa syukur atas capaian yang diraih daerah yang dipimpinnya. Ia menegaskan bahwa penghargaan tersebut merupakan buah dari kolaborasi dan kerja bersama seluruh elemen yang selama ini mendukung program-program pemerintah daerah.

╔════════════════════════════╗ ║ “Penghargaan ini menjadi ║ ║ motivasi bagi Pemerintah ║ ║ Kabupaten Mimika untuk ║ ║ terus meningkatkan ║ ║ kualitas pelayanan publik ║ ║ serta memperkuat program ║ ║ penanggulangan kemiskinan,║ ║ percepatan penurunan ║ ║ stunting, dan pengelolaan ║ ║ pembiayaan pembangunan ║ ║ yang inovatif.” ║ ║ ║ ║ — Johannes Rettob ║ ╚════════════════════════════╝

Dalam konteks pembangunan Papua, capaian Mimika memiliki makna strategis. Penghargaan di bidang kemiskinan dan stunting menunjukkan bahwa pembangunan tidak semata diukur dari besarnya investasi atau pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari kemampuan pemerintah memastikan manfaat pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat. Sementara pengakuan pada sektor creative financing mencerminkan pentingnya inovasi tata kelola keuangan daerah untuk menjaga keberlanjutan program pembangunan di tengah tuntutan pelayanan publik yang terus meningkat.

Pemerintah Kabupaten Mimika berharap penghargaan tersebut menjadi pemantik semangat baru untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor, memperluas jangkauan pelayanan, serta menghadirkan pembangunan yang semakin inklusif dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat.

Sebab pada akhirnya, penghargaan bukanlah garis akhir sebuah perjalanan. Ia adalah penanda bahwa kerja keras telah berada di jalur yang benar, sekaligus pengingat bahwa masih banyak harapan masyarakat yang menanti untuk diwujudkan menjadi kesejahteraan yang nyata.

Example 300250