Scroll untuk baca artikel
Bupati  mimika
Gaya HidupHiburanNasionalPeristiwa

Pertamina Papua Maluku Borong Lima Penghargaan Nasional

7
×

Pertamina Papua Maluku Borong Lima Penghargaan Nasional

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

PAPUA |LINTASTIMOR.ID — Di tengah bentang timur Indonesia yang kaya akan laut, hutan, dan keragaman budaya, kerja-kerja pemberdayaan masyarakat perlahan menorehkan hasil. Bukan hanya menggerakkan roda ekonomi warga atau menjaga kelestarian lingkungan, tetapi juga mengantarkan Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku meraih pengakuan di tingkat nasional. Lima penghargaan Indonesia Social Responsibility Award (ISRA) 2026 menjadi penanda bahwa pembangunan berkelanjutan lahir dari kolaborasi yang tumbuh bersama masyarakat.

Prestasi tersebut diraih dalam ajang Indonesia Social Responsibility Award (ISRA) 2026 yang mengusung tema Catalyzing Collective Change for Scalable Impact, diselenggarakan di Swissbel-Hotel Solo, Surakarta, Kamis (6/8/2026). Penghargaan ini menjadi apresiasi atas implementasi program Corporate Social Responsibility (CSR) atau Community Involvement and Development (CID) Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku yang dinilai memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan lingkungan di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Example 300x600

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Ispiani Abbas, menyampaikan bahwa penghargaan tersebut merupakan buah dari kolaborasi berbagai pihak yang selama ini terlibat dalam pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat.

“Kami sangat bangga dan bersyukur bahwa program CSR maupun CID yang dijalankan diakui dan berdampak langsung bagi wilayah di sekitar area operasional kami. Tidak lupa kami ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh stakeholder, masyarakat, mitra binaan, dan khususnya tim pelaksana CSR di unit operasi kami atas kerja dan kolaborasi yang luar biasa. Meski penghargaan ini diberikan kepada Pertamina Patra Niaga, namun ini adalah keberhasilan bersama dan menjadi penyemangat kami untuk terus hadir, berinovasi serta menciptakan nilai kebaikan dengan masyarakat,” ujar Ispiani Abbas.

Dalam ajang ISRA 2026, Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku berhasil memboyong lima penghargaan, terdiri atas tiga penghargaan Gold (Emas), satu Silver (Perak), dan satu Bronze (Perunggu).

Tiga penghargaan Gold diraih melalui Program Wayame Re:Source: Revitalisasi Ekonomi Melalui Pengelolaan Sumber Daya Terintegrasi dan Ekonomi Sirkular oleh Integrated Terminal Wayame Ambon pada kategori Economic Empowerment; Program Tubo Sustainable Farming dari Aviation Fuel Terminal Babullah Ternate pada kategori Economic Empowerment; serta Program Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pengembangan Terumbu Karang Buatan Berbasis Limbah Ban Bekas sebagai Inovasi Sosial Konservasi Laut oleh Gamlamo Diving Club di Kelurahan Jambula, Kota Ternate pada kategori Biodiversity Conservation.

Sementara itu, penghargaan Silver diraih melalui Program Lau Sabua Manise: Pendekatan Circular Economy dalam Pengembangan Infrastruktur Desa Wisata Negeri Laha Melalui Pemanfaatan Ecobrick yang dijalankan Aviation Fuel Terminal Pattimura Ambon. Adapun penghargaan Bronze diperoleh melalui Program Penguatan Kapasitas Kelompok Pengolah Ikan Asar melalui Adopsi Teknologi Tepat Guna pada Program CSR Kampung Bright Gas yang dilaksanakan Integrated Terminal Jayapura.

Ispiani menegaskan, seluruh program tersebut merupakan wujud komitmen perusahaan dalam menjalankan tanggung jawab sosial dan lingkungan yang selaras dengan empat pilar Sustainable Development Goals (SDGs) serta prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).

“Melalui pencapaian ini, Pertamina Patra Niaga semakin mempertegas komitmennya untuk berkontribusi lebih bagi masyarakat, tidak hanya menyalurkan energi ke pelosok negeri, tetapi juga ikut berkontribusi dalam aspek sosial masyarakat dan lingkungan di wilayah Indonesia Timur. Lewat program yang terintegrasi dengan baik dan berdampak nyata, kami akan terus berupaya menjadi perusahaan energi yang tetap menjalankan tanggung jawab sosial dan lingkungan demi masa depan yang lebih berkelanjutan,” pungkasnya.

Keberhasilan ini memperlihatkan bahwa tanggung jawab sosial perusahaan tidak lagi dipahami sebatas kegiatan filantropi, melainkan telah berkembang menjadi strategi pembangunan yang berkelanjutan. Ketika pemberdayaan ekonomi masyarakat dipadukan dengan pelestarian lingkungan dan inovasi sosial, manfaat yang lahir tidak hanya dirasakan oleh komunitas penerima program, tetapi juga memperkuat ketahanan sosial dan ekonomi kawasan, khususnya di Indonesia Timur.

Lima penghargaan itu pada akhirnya bukan sekadar simbol prestasi institusi. Lebih dari itu, ia menjadi cermin bahwa energi terbaik sebuah perusahaan tidak hanya mengalir melalui jaringan distribusi, tetapi juga melalui harapan yang tumbuh di tengah masyarakat, menjaga alam, menguatkan kehidupan, dan menyalakan masa depan yang berkelanjutan bagi generasi mendatang.

Example 300250
Penulis: Redaksi lintastimor.idEditor: Agustinus Bobe