Scroll untuk baca artikel
Bupati  mimika
Gaya HidupHiburanKabupaten MimikaNasionalPeristiwaPolkam

Pengabdian Motalip Litiloly Menggema Hingga Panggung Nasional

96
×

Pengabdian Motalip Litiloly Menggema Hingga Panggung Nasional

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

TIMIKA |LINTASTIMOR.ID– Tidak semua pengabdian lahir di ruang yang terang. Sebagian justru bertumbuh dalam kesunyian pedalaman, menembus medan yang berat, melintasi batas-batas geografis, lalu menjelma menjadi harapan bagi masyarakat yang jauh dari pusat kekuasaan. Dari ruang pengabdian seperti itulah nama IPTU Motalip Litiloly kini bergema ke panggung nasional setelah meraih Hoegeng Awards 2026 kategori Polisi Tapal Batas dan Pedalaman.

Penghargaan tersebut disambut hangat oleh Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Pengurus Daerah Papua Tengah. Organisasi profesi jurnalis televisi itu menilai capaian tersebut bukan sekadar penghormatan kepada seorang anggota Polri, tetapi juga pengakuan terhadap nilai-nilai kemanusiaan yang tumbuh dari tugas kepolisian di wilayah-wilayah yang paling menantang.

Example 300x600

Ketua IJTI Pengda Papua Tengah, Desius Termas, mengatakan penghargaan itu menjadi bukti bahwa dedikasi yang dijalankan dengan ketulusan tidak pernah benar-benar bekerja dalam kesunyian.

“Prestasi ini tidak hanya menjadi kebanggaan institusi Polri, tetapi juga menjadi inspirasi bagi seluruh masyarakat Indonesia bahwa pengabdian yang tulus di daerah perbatasan dan pedalaman mendapat apresiasi di tingkat nasional,” ujar Desius dalam keterangannya, Jumat (1/8/2026).

Menurut Desius, sosok IPTU Motalip Litiloly menghadirkan makna baru tentang kehadiran negara. Di tengah keterbatasan infrastruktur dan beratnya tantangan medan Papua, pelayanan yang humanis, keberanian mengambil tanggung jawab, serta kedekatan dengan masyarakat menjadi fondasi yang membangun kepercayaan publik.

“Pengabdian di tapal batas bukan sekadar menjalankan tugas negara, tetapi juga merawat harapan masyarakat. Keteladanan seperti ini layak menjadi inspirasi bagi seluruh anggota Polri di mana pun bertugas,” tutur Desius.

IJTI Papua Tengah berharap penghargaan tersebut menjadi penyemangat bagi personel Polri untuk terus mengedepankan profesionalisme, integritas, dan pelayanan yang berorientasi pada kepentingan masyarakat. Sebab, di wilayah Papua, keberhasilan aparat tidak hanya diukur dari kemampuan menjaga keamanan, tetapi juga dari kesanggupan membangun hubungan yang hangat dengan warga di tengah beragam tantangan sosial dan geografis.

Penghargaan Hoegeng Awards selama ini dikenal sebagai simbol apresiasi terhadap anggota Polri yang menunjukkan integritas, keteladanan, dan pengabdian luar biasa. Karena itu, keberhasilan IPTU Motalip Litiloly membawa pesan yang lebih luas: negara hadir bukan hanya melalui kebijakan, melainkan melalui sosok-sosok yang bekerja dengan hati, bahkan di tempat-tempat yang paling jauh dari sorotan.

Dalam ucapan resminya, IJTI Papua Tengah menyampaikan penghormatan atas dedikasi tersebut.

“Selamat dan sukses kepada IPTU Motalip Litiloly atas diraihnya Hoegeng Awards 2026 kategori Polisi Tapal Batas dan Pedalaman. Terima kasih atas pengabdian nyata untuk Indonesia,” demikian pesan resmi yang ditandatangani Ketua IJTI Pengda Papua Tengah, Desius Termas.

Di ujung negeri, tempat jalan pengabdian sering kali lebih panjang daripada jalan yang dilalui, penghormatan ini menjadi penegas bahwa ketulusan tidak pernah kehilangan jejaknya. Sebab pada akhirnya, sejarah selalu mencatat mereka yang memilih mengabdi, bahkan ketika tak banyak mata yang menyaksikan.

Example 300250