Scroll untuk baca artikel
Bupati  mimika
BeritaGaya HidupHiburanNasionalPeristiwaPolkam

Semangat Juang Diuji, 12 Satuan Bertarung

21
×

Semangat Juang Diuji, 12 Satuan Bertarung

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

LAMPUNG SELATAN | LINTASTIMOR.ID – Di lapangan hijau Mayonif 143/TWEJ, Natar, Lampung Selatan, Minggu (2/8/2026), semangat juang prajurit kembali menemukan panggungnya. Dua belas satuan jajaran Kodam XXI/Radin Inten berdiri dalam satu arena, membawa nama satuan, kehormatan, dan hasil panjang dari sebuah proses pembinaan.

Di sana, kemenangan bukan sekadar tentang siapa yang tiba lebih cepat atau tampil paling kuat. Ada disiplin yang diuji, kekompakan yang dipertaruhkan, dan kesiapan prajurit yang hendak diukur melalui sebuah kompetisi yang menuntut ketangguhan fisik sekaligus mental.

Example 300x600

Dalam momentum memperingati Hari Ulang Tahun ke-1 Kodam XXI/Radin Inten yang jatuh pada 10 Agustus 2026, semangat kompetisi dan profesionalisme prajurit dikobarkan melalui Lomba Pembinaan Satuan (Binsat).

Ajang tersebut resmi dibuka oleh Kasdam XXI/Radin Inten Brigjen TNI Andrian Susanto, S.I.P., M.Han., M.I.Pol., di Lapangan Hijau Mayonif 143/TWEJ, Natar, Lampung Selatan.

Lomba Binsat tidak ditempatkan semata sebagai pertandingan. Lebih jauh, kegiatan itu menjadi arena untuk menguji kualitas, soliditas, dan kesiapan satuan dalam menghadapi dinamika tugas yang terus berkembang.

Dalam amanat Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si. (Han.) yang dibacakan Kasdam XXI/Radin Inten, ditegaskan bahwa Lomba Binsat merupakan bagian dari strategi pembinaan personel sekaligus wahana memperkuat jiwa korsa, mulai dari tingkat regu hingga pimpinan satuan.

“Prajurit yang profesional lahir dari proses pembinaan yang berkelanjutan, disiplin yang kuat, dan semangat untuk terus menjadi lebih baik. Melalui Lomba Binsat ini, kita ingin membangun satuan yang solid, tangguh, dan selalu siap menjalankan setiap amanah negara.”

— Amanat Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi yang dibacakan Kasdam XXI/Radin Inten

Lebih dari sekadar kompetisi, Lomba Binsat menjadi instrumen untuk meningkatkan profesionalisme prajurit, membangun mental juang, memperkokoh kebersamaan, sekaligus mengukur kesiapan operasional seluruh satuan jajaran Kodam XXI/Radin Inten dalam menghadapi tuntutan tugas yang semakin kompleks.

Pangdam XXI/Radin Inten berharap seluruh peserta menjadikan perlombaan tersebut sebagai tolok ukur keberhasilan pembinaan satuan. Dari arena itu pula diharapkan lahir prajurit-prajurit yang tangkas, militan, berkarakter, serta memiliki mental baja sebagai garda terdepan pertahanan negara.

Pertarungan berlangsung selama delapan hari, mulai 2 hingga 9 Agustus 2026. Sebanyak delapan materi dipertandingkan, yakni Pengangkutan Orang Luka (POL), Pencak Silat Militer, Ilmu Medan, Lintas Medan, Bongkar Pasang Tenda, Bola Voli, Permildas, dan Lari 10 Kilometer.

Sebanyak 12 satuan jajaran Kodam XXI/Radin Inten ambil bagian dalam kompetisi tersebut. Masing-masing membawa semangat untuk memberikan kemampuan terbaik, sekaligus menunjukkan sejauh mana pembinaan yang dijalankan mampu membentuk satuan yang tangguh dan siap menghadapi tugas.

Dalam konteks pembinaan kekuatan pertahanan, kompetisi semacam ini memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar perebutan kemenangan. Lomba Binsat menjadi ruang evaluasi untuk melihat hubungan antara disiplin, kemampuan individu, kekompakan kelompok, dan kesiapan operasional satuan. Dengan demikian, prestasi yang lahir dari arena perlombaan diharapkan tidak berhenti sebagai pencapaian seremonial, tetapi menjadi cermin dari kualitas pembinaan yang dapat mendukung pelaksanaan tugas secara nyata.

Delapan hari ke depan, lapangan akan menjadi saksi bagaimana kekuatan diuji dan ketahanan ditempa.

Ada keringat yang jatuh. Ada langkah yang dipaksa terus bergerak. Ada rasa lelah yang harus ditaklukkan oleh tekad.

Sebab, dalam dunia prajurit, kemenangan bukan hanya tentang menjadi yang pertama mencapai garis akhir. Ia juga tentang keberanian untuk terus berdiri ketika tubuh mulai lelah, tentang kesetiaan kepada kawan seperjuangan, dan tentang kesiapan untuk menjawab panggilan tugas kapan pun negara membutuhkan.

Di arena Lomba Binsat, 12 satuan bertarung.

Namun, di balik pertarungan itu, sesungguhnya yang sedang ditempa adalah satu hal yang lebih besar: semangat juang untuk menjadi prajurit yang semakin profesional, solid, tangguh, dan siap mengabdi kepada negara.

 

Example 300250
Penulis: Redaksi Lintastimor.id Editor: Agustinus Bobe