TIMIKA | LINTASTIMOR.ID – Agustus kembali mengetuk pintu kesadaran sebuah bangsa. Di bawah langit Mimika yang luas, Merah Putih mulai menemukan tempatnya—di halaman rumah, di depan kantor, di sekolah, rumah ibadah, hingga sudut-sudut fasilitas umum. Bukan sekadar kain yang berkibar diterpa angin, melainkan simbol tentang ingatan, pengorbanan, dan cinta kepada tanah air yang diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya.
Dari pusat pemerintahan Kabupaten Mimika, Senin (3/8/2026), Bupati Mimika Johannes Rettob mengajak seluruh masyarakat menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan mengibarkan Bendera Merah Putih sepanjang bulan Agustus 2026.
Ajakan tersebut disampaikan Johannes saat memimpin apel gabungan. Ia menegaskan, peringatan kemerdekaan tidak seharusnya berhenti pada seremoni dan kemeriahan atribut merah putih. Lebih dari itu, Bulan Kemerdekaan harus menjadi ruang untuk menyalakan kembali semangat nasionalisme sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan tempat masyarakat hidup dan bertumbuh.
Pemerintah Kabupaten Mimika, kata Johannes, telah mengeluarkan surat edaran yang menginstruksikan pemasangan Bendera Merah Putih dan umbul-umbul pada 1–31 Agustus 2026. Imbauan itu berlaku di rumah warga, kantor, tempat usaha, sekolah, rumah ibadah, serta berbagai fasilitas umum lainnya.
“Seluruh masyarakat diharapkan ikut berpartisipasi menyemarakkan Bulan Kemerdekaan dengan mengibarkan Bendera Merah Putih di lingkungan masing-masing. Ini bukan hanya bentuk penghormatan kepada para pahlawan, tetapi juga wujud cinta kita kepada bangsa dan negara.”
— Johannes Rettob, Bupati Mimika
Bagi Johannes, semangat itu tidak boleh hanya berhenti pada kibaran bendera. Ia meminta aparatur sipil negara (ASN) menjadi bagian pertama yang memberi teladan dengan melaksanakan imbauan tersebut, sekaligus mengajak masyarakat di wilayah perkotaan maupun distrik untuk ikut mengambil bagian dalam suasana kemerdekaan.
Namun, di tengah warna merah putih yang akan menghiasi Mimika sepanjang Agustus, Johannes mengingatkan satu hal yang tak kalah penting: kebersihan.
Perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, menurut dia, tidak cukup hanya ditandai dengan pemasangan atribut nasional. Semangat kemerdekaan juga harus menjelma dalam tindakan sederhana yang hadir setiap hari—menjaga kebersihan, tidak membuang sampah sembarangan, dan menciptakan lingkungan yang tertib serta nyaman.
“Semangat kemerdekaan harus tercermin dalam kepedulian kita terhadap lingkungan. Jangan membuang sampah sembarangan. Mari kita jaga kebersihan bersama, agar Mimika tetap menjadi daerah yang bersih, tertib, dan nyaman bagi seluruh masyarakat.”
— Johannes Rettob, Bupati Mimika
Pesan itu menemukan relevansinya dalam kehidupan masyarakat Mimika yang terus tumbuh dan berkembang. Kemerdekaan dapat dimaknai bukan hanya melalui penghormatan terhadap simbol-simbol perjuangan bangsa, tetapi juga melalui kesadaran untuk merawat ruang hidup bersama. Nasionalisme, dalam konteks itu, tidak hanya hadir dalam warna merah dan putih yang berkibar di sepanjang jalan, tetapi juga dalam perilaku sederhana: menjaga kebersihan, merawat lingkungan, dan menghormati hak orang lain untuk hidup dalam ruang yang tertib dan nyaman.
Pemerintah Kabupaten Mimika berharap partisipasi masyarakat dalam mengibarkan Bendera Merah Putih, memasang umbul-umbul, serta menjaga kebersihan lingkungan dapat memperkuat rasa persatuan. Dengan semangat itu, peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia diharapkan berlangsung meriah, tertib, dan penuh makna.
Sebab, kemerdekaan bukan hanya warisan yang diterima dari para pendahulu.
Ia adalah amanah yang harus dirawat setiap hari.
Dan ketika Merah Putih berkibar di langit Mimika, di sanalah seharusnya tumbuh kesadaran bahwa mencintai Indonesia bukan sekadar mengingat mereka yang telah berjuang, tetapi juga menjaga tanah tempat kita berpijak, merawat lingkungan yang kita tinggali, dan memastikan makna kemerdekaan tetap hidup dalam tindakan.
Sebab, bangsa yang besar bukan hanya bangsa yang mampu mengibarkan benderanya tinggi-tinggi, melainkan bangsa yang sanggup menjaga kehormatan dan makna kemerdekaan dalam setiap langkah kehidupan.
















