MIMIKA | LINTASTIMOR.ID – Menjelang kunjungan kerja Komisi III DPR RI ke Kabupaten Mimika, jajaran Kepolisian Daerah Papua Tengah memilih tidak menyisakan ruang bagi celah pengamanan. Setiap detail dipersiapkan secara cermat, mulai dari kesiapan personel hingga koordinasi lintas satuan, agar seluruh agenda kenegaraan dapat berlangsung aman, tertib, dan sesuai rencana.
Komitmen tersebut mengemuka dalam rapat koordinasi yang digelar Polda Papua Tengah bersama Polres Mimika melalui Zoom Meeting, Rabu (22/7/2026). Rapat dipimpin langsung oleh Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol. Jermias Rontini.
Turut mengikuti rapat secara virtual Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Papua Tengah Kombes Pol. Abdullah Wakhid Prio Utomo, Kapolres Mimika AKBP Alredo A. Rumbiak, serta jajaran Pejabat Utama Polres Mimika dari Ruang Video Conference Mako Polres Mimika di Mile 32.
Forum koordinasi tersebut membahas berbagai aspek teknis yang menjadi fondasi keberhasilan pengamanan kunjungan kerja Komisi III DPR RI. Mulai dari kesiapan personel, pemetaan rute perjalanan rombongan, penyediaan armada kendaraan, hingga penguatan koordinasi dengan instansi terkait dibahas secara menyeluruh.
Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol. Jermias Rontini menekankan bahwa keberhasilan pengamanan hanya dapat dicapai melalui sinergi yang solid antarsatuan. Karena itu, setiap unsur diminta memastikan kesiapan personel maupun sarana pendukung sesuai tugas dan tanggung jawab masing-masing.
“Seluruh unsur pengamanan harus bekerja secara terpadu dengan memastikan kesiapan personel dan sarana pendukung agar seluruh agenda kunjungan dapat berlangsung sesuai rencana,” tegas Kapolda.
Sementara itu, Kapolres Mimika AKBP Alredo A. Rumbiak memastikan seluruh jajaran Polres Mimika telah siap menjalankan tugas pengamanan selama kunjungan kerja Komisi III DPR RI di wilayah Kabupaten Mimika.
“Polres Mimika siap melaksanakan pengamanan secara optimal dan mendukung penuh kelancaran seluruh rangkaian kunjungan kerja Komisi III DPR RI di Kabupaten Mimika,” ujar Alredo.
Persiapan yang dilakukan melalui koordinasi lintas satuan mencerminkan pentingnya pengamanan dalam setiap agenda kenegaraan. Selain menjamin kelancaran kegiatan, kesiapan aparat juga menjadi bagian dari upaya membangun kepercayaan publik bahwa setiap kunjungan resmi negara dilaksanakan dengan standar profesional, terukur, dan mengedepankan rasa aman bagi seluruh pihak.
Pada akhirnya, keberhasilan sebuah pengamanan tidak hanya diukur dari situasi yang tetap kondusif, tetapi juga dari kerja-kerja yang nyaris tak terlihat di balik layar. Ketika koordinasi berjalan selaras dan setiap personel memahami perannya, keamanan menjadi fondasi yang memungkinkan seluruh agenda negara berlangsung dengan wibawa dan tanpa hambatan.


















