Scroll untuk baca artikel
Bupati  mimika
BeritaGaya HidupKabupaten MimikaKesehatanNasionalPeristiwaPolkam

Dari Ilaga, Elvis Tabuni dan Meki Nawipa Menegakkan Simbol Baru Peradaban Puncak

52
×

Dari Ilaga, Elvis Tabuni dan Meki Nawipa Menegakkan Simbol Baru Peradaban Puncak

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

PUNCAK |LINTASTIMOR.ID— Udara dingin Ilaga pagi itu seakan memeluk setiap langkah yang menuju kawasan Distrik Gome. Di tengah hamparan pegunungan Papua yang megah dan sunyi, sebuah peristiwa penting perlahan menorehkan sejarah baru: batu pertama pembangunan pusat pemerintahan Kabupaten Puncak akhirnya diletakkan, sementara sebuah gedung megah bernama Guest House Elvis Tabuni resmi berdiri sebagai simbol awal perubahan.

Senin, 25 Mei 2026, Pemerintah Provinsi Papua Tengah bersama Pemerintah Kabupaten Puncak membuka lembaran baru pembangunan infrastruktur melalui peresmian Guest House Elvis Tabuni dan peletakan batu pertama kawasan perkantoran terpadu yang kelak menjadi pusat pemerintahan baru Kabupaten Puncak.

Example 300x600

Agenda strategis itu dipimpin langsung oleh Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, didampingi Bupati Puncak, Elvis Tabuni, serta jajaran Forkopimda, pimpinan daerah, tokoh adat, tokoh agama, dan masyarakat yang memenuhi lokasi kegiatan.

Di hadapan pegunungan yang berdiri kokoh seperti penjaga tanah Papua, kawasan seluas 62,5 hektar itu dipersiapkan menjadi rumah besar pemerintahan baru—tempat berdirinya Kantor Bupati dan Kantor DPRK Kabupaten Puncak.

Guest House Elvis Tabuni menjadi bangunan pertama yang berhasil diselesaikan pada masa kepemimpinan Bupati Elvis Tabuni dan wakil bupati saat ini. Gedung dengan 21 kamar lengkap beserta fasilitas penunjang itu rampung dalam waktu sekitar sembilan bulan sejak peletakan batu pertama pada 2025.

Nama gedung tersebut bahkan dipilih langsung oleh Gubernur Meki Nawipa ketika proyek pembangunan dimulai, sebagai bentuk penghormatan terhadap semangat pembangunan daerah.

Dalam sambutannya, Meki Nawipa mengapresiasi percepatan pembangunan yang dilakukan pemerintah daerah di tengah beratnya tantangan geografis wilayah pegunungan Papua Tengah.

╔════════════════════════════════╗
❝ Tidak mudah membangun di daerah pegunungan seperti Kabupaten Puncak. Namun dalam waktu sembilan bulan, kita sudah bisa meresmikan gedung ini. Ini bukti kerja keras. Tuhan memberkati Bapak Bupati beserta jajaran dan keluarga ke depan. ❞
— Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa
╚════════════════════════════════╝

Bagi Pemerintah Kabupaten Puncak, keberadaan guest house tersebut bukan sekadar fasilitas penginapan. Lebih dari itu, gedung tersebut diharapkan menjadi pemantik tumbuhnya ekonomi lokal dan membuka peluang kerja bagi masyarakat sekitar.

Bupati Elvis Tabuni menilai pembangunan fasilitas representatif seperti ini menjadi bagian penting dalam membangun rasa percaya diri daerah yang selama ini dikenal sebagai wilayah pegunungan dengan berbagai keterbatasan akses.

╔════════════════════════════════╗
❝ Diharapkan kehadiran gedung ini bisa membuka lapangan pekerjaan baru dan menjadi kebanggaan seluruh warga Kabupaten Puncak. ❞
— Bupati Puncak, Elvis Tabuni
╚════════════════════════════════╝

Dalam rangkaian kegiatan itu, Gubernur Papua Tengah juga meninjau sedikitnya 27 stan pameran milik Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang menampilkan capaian pembangunan, pelayanan publik, hingga produk UMKM lokal. Suasana pameran menjadi gambaran kecil tentang upaya daerah pegunungan itu untuk perlahan bangkit dan memperlihatkan potensinya sendiri.

Tak berhenti pada peresmian guest house, Meki Nawipa bersama jajaran Forkopimda turut melakukan peletakan batu pertama pembangunan kawasan perkantoran terpadu Pemerintah Kabupaten Puncak.

Kawasan tersebut dirancang menjadi pusat administrasi baru dengan konsep pembangunan permanen dan representatif. Pemerintah Provinsi Papua Tengah menargetkan seluruh bangunan utama dibangun menggunakan struktur beton dengan standar konstruksi tinggi.

╔════════════════════════════════╗
❝ Kami ingin menghadirkan kantor pemerintahan yang benar-benar layak, representatif, dan membanggakan masyarakat Puncak. Pembangunannya harus menggunakan standar tinggi, semua bangunan utama harus berstruktur beton dan permanen. ❞
— Meki Nawipa
╚════════════════════════════════╝

Di tengah geliat pembangunan Papua Tengah sebagai provinsi baru, pembangunan pusat pemerintahan di Kabupaten Puncak memiliki makna strategis yang sangat besar. Infrastruktur permanen bukan hanya berfungsi sebagai pusat administrasi, tetapi juga menjadi simbol hadirnya negara dan pelayanan publik di wilayah pegunungan yang selama ini menghadapi tantangan akses, keamanan, dan keterisolasian. Transformasi tata kota Ilaga yang mulai dirancang hari ini menjadi bagian penting dalam menciptakan pusat pertumbuhan baru di jantung Papua Tengah.

Elvis Tabuni pun menegaskan bahwa pembangunan kawasan perkantoran baru merupakan langkah penting dalam mengubah wajah Ilaga menjadi kota yang lebih maju dan tertata.

╔════════════════════════════════╗
❝ Bangunan permanen itu adalah nilai dan identitas daerah. Kita ingin Ilaga berkembang pelan-pelan menjadi kota yang maju dan tertata rapi. Ini adalah awal babak baru bagi kemajuan daerah kita. ❞
— Elvis Tabuni
╚════════════════════════════════╝

Kini, di tanah pegunungan yang dahulu hanya dipenuhi kabut dan sunyi, perlahan mulai berdiri bangunan-bangunan yang membawa harapan. Dan ketika batu pertama itu ditanam di bumi Ilaga, sesungguhnya yang sedang dibangun bukan hanya kantor pemerintahan, melainkan keyakinan bahwa Kabupaten Puncak sedang berjalan menuju masa depan yang ingin ia tulis dengan tangannya sendiri.

Example 300250
Penulis: Redaksi Lintastimor.idEditor: Agustinus Bobe