Scroll untuk baca artikel
Bupati  mimika
Hukum & KriminalKabupaten MimikaNasionalPeristiwaPolkam

Razia Sajam Dogiyai, Polisi Teguhkan Ruang Aman

7
×

Razia Sajam Dogiyai, Polisi Teguhkan Ruang Aman

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

DOGIYAI |LINTASTIMOR.ID-Pagi baru saja menapaki Kabupaten Dogiyai ketika deru kendaraan mulai memenuhi ruas jalan. Di antara lalu lintas yang perlahan bergerak, aparat kepolisian berdiri tenang memeriksa setiap kendaraan yang melintas. Tidak ada ketegangan yang dipertontonkan, hanya kewaspadaan yang bekerja dalam diam—sebuah ikhtiar menjaga ruang publik agar tetap menjadi milik rasa aman, bukan ketakutan.

Polres Dogiyai bersama personel BKO Brimob Polda Papua dan BKO Brimob Polda Papua Barat menggelar razia senjata tajam (sajam) di tiga titik wilayah Kabupaten Dogiyai, Papua Tengah, Kamis (30/7/2026). Operasi yang merupakan bagian dari Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) itu berlangsung sejak pukul 09.00 hingga 10.30 WIT dengan sasaran pencegahan potensi tindak kriminal.

Example 300x600

Operasi dipimpin Kabag Ops Polres Dogiyai AKP Harsyad Sabbe Rety dengan melibatkan 26 personel Polres Dogiyai, satu peleton BKO Brimob Polda Papua Barat, serta satu regu BKO Brimob Polda Papua. Personel dibagi ke dalam tiga regu yang dipimpin AKP Harsyad Sabbe Rety, IPTU Lapik, dan IPTU Jamiludin.

Tiga lokasi yang dinilai memiliki tingkat kerawanan menjadi fokus pemeriksaan, yakni kawasan depan Kotis, pertigaan Puskesmas, dan Jalan Trans Kampung Ekemanida. Kendaraan roda dua maupun roda empat diperiksa secara selektif, sementara para pengendara juga diberikan edukasi mengenai pentingnya tidak membawa senjata tajam di ruang publik.

“Hadirnya polisi bukan hanya melakukan penindakan, tetapi juga memberikan edukasi kepada masyarakat agar memahami risiko membawa senjata tajam di tempat umum. Langkah ini merupakan upaya menjaga situasi keamanan di Dogiyai tetap kondusif,” ujar AKP Harsyad Sabbe Rety.

Dari hasil pemeriksaan tersebut, petugas mengamankan lima barang bukti yang terdiri atas satu bilah parang, dua bilah pisau, dan dua buah ketapel. Seluruh barang bukti kemudian dibawa ke Markas Polres Dogiyai untuk didata dan diproses sesuai ketentuan yang berlaku.

Operasi kemudian ditutup dengan apel konsolidasi sebelum seluruh personel kembali ke satuan masing-masing. Kepolisian memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan tanpa kendala.

Secara kontekstual, razia seperti ini tidak hanya dimaknai sebagai langkah penegakan hukum, tetapi juga bagian dari strategi pencegahan yang menempatkan keselamatan masyarakat sebagai prioritas. Di wilayah yang terus berupaya menjaga stabilitas keamanan, kehadiran aparat melalui patroli dan razia rutin menjadi instrumen penting untuk menekan potensi kekerasan sekaligus membangun kepercayaan publik terhadap upaya negara menghadirkan rasa aman.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak membawa senjata tajam saat berkendara maupun beraktivitas di ruang publik. Keamanan merupakan tanggung jawab bersama,” tegas AKP Harsyad.

Hingga operasi berakhir, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polres Dogiyai dilaporkan tetap aman dan kondusif. Sebab, ketenteraman sebuah daerah bukan hanya lahir dari tindakan aparat, melainkan juga dari kesadaran setiap warga bahwa kedamaian selalu dimulai dari pilihan untuk tidak membawa ancaman ke tengah kehidupan bersama.

Example 300250