Scroll untuk baca artikel
Bupati  mimika
BeritaGaya HidupHiburanKabupaten MappiKabupaten MimikaNasionalPeristiwa

191 KK Mawokauw Jaya Menatap Harapan dari Beras Bulog

13
×

191 KK Mawokauw Jaya Menatap Harapan dari Beras Bulog

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

TIMIKA |LINTASTIMOR.ID — Pagi di Kampung Mawokauw Jaya berjalan seperti biasanya. Di tengah rutinitas warga memenuhi kebutuhan rumah tangga, datang bantuan yang sederhana bentuknya, tetapi penting artinya: beras untuk keluarga.

Sebanyak 191 kepala keluarga (KK) di Kampung Mawokauw Jaya, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, menerima bantuan pangan berupa beras dari Perum Bulog pada Kamis, 10 September 2026.

Example 300x600

Bagi sebagian orang, beras mungkin hanya terlihat sebagai kebutuhan sehari-hari. Namun bagi keluarga yang harus menghitung pengeluaran rumah tangga dengan cermat, beberapa kilogram beras dapat berarti ruang bernapas yang lebih panjang.

Kepala Kampung Mawokauw Jaya, Edyson Rafra, mengatakan bantuan tersebut disalurkan untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga penerima manfaat.

“Beras adalah kebutuhan pokok yang hadir di meja makan setiap hari. Ketika kebutuhan itu terbantu, beban keluarga pun sedikit lebih ringan,” kata Edyson, Sabtu, 12 September 2026.

Menurut Edyson, bantuan pangan tersebut memiliki arti penting bagi masyarakat karena beras merupakan kebutuhan pokok yang dikonsumsi setiap hari. Bantuan itu diharapkan mampu mengurangi beban pengeluaran rumah tangga, terutama bagi keluarga yang membutuhkan.

“Bantuan ini tentu sangat membantu masyarakat. Dengan adanya beras bantuan ini, kebutuhan pangan keluarga penerima bisa sedikit terbantu dan beban pengeluaran rumah tangga dapat diringankan,” ujarnya.

Ketahanan pangan dimulai dari meja makan

Penyaluran bantuan pangan kepada 191 KK bukan hanya berbicara tentang beras sebagai komoditas pangan. Di tingkat kampung, bantuan semacam ini menyentuh persoalan yang lebih dekat dengan kehidupan warga: kemampuan keluarga menjaga kebutuhan dasar tetap terpenuhi. Karena itu, keberlanjutan program dan ketepatan sasaran menjadi penting agar bantuan benar-benar hadir bagi masyarakat yang membutuhkan.

Pemerintah Kampung Mawokauw Jaya pun menyampaikan apresiasi atas penyaluran bantuan tersebut. Edyson berharap program bantuan pangan dapat terus berjalan dan menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

“Kami menyampaikan terima kasih atas bantuan yang diberikan. Kami berharap program seperti ini dapat terus berjalan sehingga masyarakat yang membutuhkan bisa mendapatkan dukungan dalam memenuhi kebutuhan pangan,” katanya.

Edyson juga meminta warga penerima bantuan memanfaatkan beras tersebut dengan sebaik-baiknya untuk kebutuhan keluarga.

“Kami berharap masyarakat penerima dapat menggunakan bantuan ini dengan sebaik-baiknya untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga,” ujarnya.

Sebanyak 191 KK kini membawa pulang bukan hanya beras, tetapi juga sedikit kelonggaran di tengah kebutuhan rumah tangga yang terus berjalan. Pemerintah kampung berharap bantuan serupa dapat berkelanjutan sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan warga yang membutuhkan.

Sebab pada akhirnya, ketahanan pangan tidak selalu dimulai dari kebijakan besar dan angka-angka yang jauh dari kehidupan warga. Ia bisa bermula dari sesuatu yang sederhana—beras di rumah, makanan di meja, dan keluarga yang dapat menatap hari esok dengan sedikit lebih tenang.

Example 300250