Scroll untuk baca artikel
Bupati  mimika
Gaya HidupHiburanKabupaten MimikaNasionalOtomotifPeristiwaPolkamPromosi IklanTeknologi

Festival UMKM Mimika Membidik Panggung Papua Tengah

4
×

Festival UMKM Mimika Membidik Panggung Papua Tengah

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

MIMIKA | LINTASTIMOR.ID — Di tengah denyut ekonomi Mimika yang bergerak dari tanah tambang hingga bentangan laut, ada satu kekuatan yang tumbuh lebih dekat dengan kehidupan masyarakat: usaha mikro, kecil, dan menengah.

Dari tangan pelaku usaha kecil, produk lokal perlahan mencari jalan menuju pasar yang lebih luas. Dari ruang-ruang usaha sederhana, pemerintah daerah kini ingin membangun panggung yang lebih besar.

Example 300x600

Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) mulai mempersiapkan keterlibatan pelaku UMKM dalam Festival UMKM yang akan digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Mimika tahun 2026.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Mimika, Samuel Yogi, S.H., M.H., mengatakan festival tersebut diharapkan menjadi momentum membangkitkan sekaligus memperkenalkan potensi UMKM Mimika, bukan hanya di tingkat daerah, tetapi hingga panggung nasional.

Pernyataan itu disampaikan Samuel saat ditemui di Kantor Dinas Koperasi Kabupaten Mimika, Kamis (10/9/2026).

“UMKM bukan hanya tentang usaha kecil. Di dalamnya ada tangan masyarakat, ada harapan keluarga, dan ada masa depan ekonomi daerah.”

Mimika Ingin UMKM Naik Kelas

Festival UMKM tersebut dirancang bukan hanya sebagai ruang pertemuan para pelaku usaha. Pemerintah Kabupaten Mimika juga membuka pintu bagi berbagai unsur untuk hadir dan melihat langsung potensi ekonomi masyarakat.

Pemerintah Provinsi Papua Tengah, unsur keamanan, lembaga adat, dunia usaha, hingga berbagai pemangku kepentingan lainnya akan diundang dalam kegiatan tersebut.

“Kami mengundang Bapak Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Tengah, Ketua DPRP Papua Tengah, Ketua MRP Papua Tengah, Kapolda Papua, Kabinda Papua Tengah, serta seluruh pengusaha dan stakeholder untuk hadir dalam festival UMKM,” ujar Samuel.

Kehadiran berbagai unsur tersebut diharapkan dapat membuka ruang pertemuan antara pelaku UMKM dengan pemerintah, dunia usaha, serta pemangku kepentingan yang memiliki kapasitas untuk mendorong pengembangan ekonomi masyarakat.

Festival itu pun diarahkan menjadi etalase yang memperlihatkan bahwa Mimika tidak hanya memiliki kekuatan ekonomi dari sektor besar, tetapi juga memiliki pelaku usaha lokal yang terus bertumbuh.

Membawa Mimika ke Tingkat Nasional

Samuel mengatakan, perhatian dari pemerintah pusat juga menjadi bagian penting dalam pengembangan UMKM Mimika.

Sejumlah kementerian terkait diharapkan hadir dalam festival tersebut. Di antaranya Kementerian UMKM, Kementerian Perindustrian, Kementerian Perdagangan, Kementerian Ketenagakerjaan, serta Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia.

“Kami mengundang pemerintah pusat, dalam hal ini kementerian-kementerian terkait, supaya UMKM Mimika bisa menjadi salah satu percontohan dari delapan kabupaten di wilayah Provinsi Papua Tengah,” katanya.

Harapan itu menunjukkan ambisi yang lebih besar: menjadikan UMKM Mimika bukan hanya penerima program, tetapi bagian dari model pengembangan ekonomi masyarakat di Papua Tengah.

Potensi Besar, Pelaku Lokal Diperkuat

Samuel menilai Mimika memiliki posisi strategis dalam pembangunan Papua Tengah. Daerah ini memiliki potensi ekonomi besar, baik dari sektor pertambangan maupun kelautan.

Namun, besarnya potensi tersebut, menurut dia, perlu berjalan beriringan dengan penguatan sektor UMKM agar masyarakat lokal dapat mengambil bagian dalam pertumbuhan ekonomi daerah.

Di sinilah Festival UMKM diharapkan menemukan arti pentingnya.

Ia bukan hanya panggung untuk memperlihatkan produk, tetapi ruang untuk mempertemukan potensi lokal dengan peluang yang lebih luas.

Samuel berharap kehadiran pemerintah pusat, kementerian terkait, BUMN, dan para stakeholder dapat memberikan motivasi sekaligus membuka peluang lebih besar bagi pelaku UMKM di Mimika.

“Kehadiran pemerintah pusat dan para stakeholder merupakan salah satu kebahagiaan bagi kami dan pelaku UMKM. Kami berharap kegiatan ini bisa menjadi momentum untuk membangkitkan UMKM di Mimika,” ungkapnya.

Bukan Sekadar Festival Seremonial

Samuel berharap kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai agenda seremonial dalam rangka HUT Kabupaten Mimika.

Festival UMKM diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat kapasitas pelaku usaha lokal agar mampu berkembang dan bersaing lebih luas.

Secara kontekstual, dorongan menjadikan UMKM Mimika sebagai percontohan Papua Tengah memiliki arti strategis karena pertumbuhan ekonomi daerah tidak akan sepenuhnya bermakna apabila masyarakat lokal hanya berada di pinggir arus ekonomi besar. Potensi pertambangan dan kelautan dapat menjadi penggerak ekonomi makro, tetapi UMKM menjadi salah satu ruang yang memungkinkan manfaat pertumbuhan tersebut menjangkau rumah tangga, kelompok usaha, dan masyarakat secara lebih langsung. Karena itu, keberhasilan festival nantinya akan sangat ditentukan oleh kesinambungan setelah acara berakhir—mulai dari akses pasar, pembinaan, legalitas, pembiayaan, hingga kemitraan usaha.

Harapan Samuel sederhana, tetapi menyimpan agenda besar.

Mimika ingin menunjukkan bahwa kekuatan ekonominya tidak hanya diukur dari besarnya sumber daya alam, melainkan juga dari kemampuan masyarakatnya mengolah peluang menjadi usaha dan usaha menjadi kemandirian.

“Mimika kuat, pengembangannya sudah berjalan dengan baik. Kami berharap dukungan pemerintah pusat sehingga UMKM di Mimika semakin bangkit dan maju,” pungkasnya.

Festival itu kelak mungkin hanya berlangsung dalam hitungan hari.

Namun, bagi pelaku UMKM Mimika, panggung tersebut diharapkan menjadi awal dari perjalanan yang jauh lebih panjang—perjalanan dari usaha kecil menuju pasar yang lebih luas, dari potensi menuju prestasi, dan dari Mimika menuju panggung ekonomi Papua Tengah.

Sebab daerah yang besar bukan hanya daerah yang kaya sumber daya, tetapi daerah yang mampu membuat rakyatnya tumbuh bersama kekayaan itu.

Example 300250