Scroll untuk baca artikel
Bupati  mimika
BeritaGaya HidupHiburanPeristiwa

Di Balik Senyum dan Air Mata, 22 Anak PAUD Ave Maria Lotas Siap Menapaki Gerbang Masa Depan

7
×

Di Balik Senyum dan Air Mata, 22 Anak PAUD Ave Maria Lotas Siap Menapaki Gerbang Masa Depan

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

LOTAS | LINTASTIMOR.ID – Pagi itu, halaman PAUD Ave Maria Lotas akan dipenuhi warna-warni pakaian motif adat Lotas terbaik, tawa kecil yang berlarian, dan tatapan haru para orang tua yang menyaksikan buah hati mereka melangkah ke fase baru kehidupan.

Di sebuah desa yang tenang di Kecamatan Rinhat, Kabupaten Malaka, momen sederhana itu sesungguhnya menyimpan makna besar. Sebab pada Senin, 8 Juni 2026, sebanyak 22 anak PAUD Ave Maria Lotas akan mengikuti acara pelepasan atau wisuda sebagai tanda berakhirnya perjalanan mereka di bangku pendidikan anak usia dini.

Example 300x600

Bagi sebagian orang, itu mungkin hanya seremoni tahunan. Namun bagi para orang tua, para guru, dan anak-anak yang selama ini tumbuh bersama di ruang-ruang belajar sederhana, hari itu adalah perayaan atas mimpi yang mulai menemukan jalannya.

Kepala PAUD Ave Maria Lotas, Densi Banfatin, kepada Lintastimor.id, Senin (8/6/2026), mengatakan bahwa sebanyak 22 peserta didik akan mengikuti prosesi pelepasan tersebut.

╔════════════════════════════════════╗

“Sebanyak 22 anak PAUD Ave Maria Lotas akan mengikuti acara pelepasan atau wisuda tahun ini. Kegiatan ini juga akan dihadiri oleh para orang tua siswa dan Kepala Desa Lotas, Ibu Theresia Toli jika tidak berhalangan.”

╚════════════════════════════════════╝

Menurut Densi, acara tersebut bukan sekadar penyerahan kembali anak-anak kepada orang tua setelah menyelesaikan pendidikan usia dini, melainkan momentum untuk menghargai setiap proses tumbuh kembang yang telah mereka lalui selama berada di lingkungan sekolah.

Di balik toga kecil dan senyum polos yang menghiasi wajah mereka, tersimpan perjalanan panjang yang mungkin tidak selalu mudah. Ada guru-guru yang dengan sabar membimbing huruf demi huruf, angka demi angka. Ada pula orang tua yang setiap pagi mengantar anak-anak mereka dengan harapan sederhana: agar kelak menjadi pribadi yang lebih baik dan berpendidikan.

Kehadiran Kepala Desa Lotas, Theresia Toli, bersama para orang tua siswa menjadi simbol bahwa pendidikan bukan hanya tanggung jawab sekolah, melainkan gerakan bersama seluruh elemen masyarakat untuk menyiapkan generasi masa depan.

Secara kontekstual, pelepasan anak-anak PAUD memiliki arti penting dalam membangun fondasi pendidikan dasar di wilayah pedesaan. Pada tahap inilah karakter, kepercayaan diri, kemampuan bersosialisasi, serta kecintaan terhadap proses belajar mulai ditanamkan. Karena itu, setiap langkah kecil yang dirayakan hari ini sesungguhnya merupakan investasi besar bagi masa depan daerah.

Saat prosesi wisuda nanti berlangsung, mungkin akan ada tangan-tangan kecil yang melambai riang, senyum yang merekah, bahkan air mata haru yang diam-diam jatuh dari mata orang tua. Namun satu hal yang pasti, dari Desa Lotas yang sederhana ini, 22 anak sedang memulai perjalanan panjang menuju cita-cita mereka.

Dan seperti matahari pagi yang perlahan naik dari ufuk timur, masa depan mereka pun mulai menyingsing—pelan, namun penuh harapan.

Example 300250