KUPANG | LINTASTIMOR.ID – Pagi itu, halaman Markas Komando Distrik Militer (Makodim) 1605/Belu menjadi saksi sebuah perjalanan yang menyimpan harapan besar. Sebanyak 144 anak muda asal Kabupaten Belu bersiap meninggalkan kampung halaman menuju Kupang. Di pundak mereka, tersimpan cita-cita mengenakan seragam loreng dan mengabdikan diri kepada bangsa dan negara melalui Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD).
Rabu, 4 November 2026, menjadi momentum pemberangkatan kloter keempat Calon Siswa (Casis) Bintara dan Tamtama Prajurit Karier (PK) TNI AD Tahun Anggaran 2027. Pemberangkatan berlangsung di halaman Makodim 1605/Belu, dipimpin langsung Kepala Staf Kodim (Kasdim) 1605/Belu, Mayor Arm Paulus.
Sebanyak 144 Casis tersebut terdiri atas 23 calon Bintara (Caba) dan 121 calon Tamtama (Cata). Mereka diberangkatkan menuju Kupang untuk mengikuti tahapan seleksi tingkat Korem yang dipusatkan di Ajenrem 161/Wira Sakti.
Keberangkatan ini bukanlah titik awal perjalanan mereka. Sebelumnya, para peserta telah melewati proses seleksi awal di tingkat Kodim, termasuk pemeriksaan dan verifikasi berkas administrasi. Mereka yang dinyatakan memenuhi persyaratan kemudian memperoleh kesempatan melanjutkan perjuangan ke tahapan berikutnya.
Di balik keberangkatan tersebut, terdapat proses panjang yang harus dilalui. Ketelitian administrasi, kesiapan fisik, kesehatan, serta keteguhan mental menjadi bagian dari perjalanan yang menentukan langkah mereka menuju dunia kemiliteran.
Mayor Arm Paulus menjelaskan, pemberangkatan para Casis menuju Ajenrem 161/Wira Sakti Kupang dilaksanakan secara bertahap. Hal itu dilakukan karena masih terdapat calon peserta lainnya yang sedang menyelesaikan proses administrasi dan menunggu validasi berkas di Makodim 1605/Belu.
Pada kesempatan yang sama, Dandim 1605/Belu, Letkol Arh Ariestyo Ardyanto, S.I.P., M.H.I., melalui Perwira Seksi Personel (Pasipers), Letda Robert A. Fahiberek, mengingatkan seluruh Casis agar mensyukuri kesehatan dan kesempatan yang telah mereka peroleh sejak pertama kali mengikuti proses di Makodim hingga saat pemberangkatan.
Pesan itu bukan sekadar nasihat menjelang perjalanan. Ada tanggung jawab yang harus dijaga, bahkan sebelum para calon prajurit tiba di tempat seleksi.
Letda Robert menekankan pentingnya mengutamakan keselamatan dan kesehatan selama perjalanan menuju Kupang. Para Casis diminta tidak duduk di pintu bus ataupun bergelantungan selama kendaraan bergerak. Seluruh peserta juga diingatkan agar menjaga ketertiban sehingga perjalanan berlangsung aman, lancar, dan tiba di tujuan dengan selamat.
Lebih jauh, ia mengingatkan bahwa menjadi prajurit tidak hanya berbicara tentang kemampuan fisik, tetapi juga pembentukan karakter dan integritas pribadi.
“Para Casis harus menjunjung tinggi kedisiplinan, kejujuran, dan loyalitas. Ketiga nilai tersebut merupakan dasar kepribadian yang kuat dan akan menjadi bekal penting dalam perjalanan karier sebagai prajurit, di mana pun nantinya ditempatkan untuk bertugas.”
Empat kloter, ratusan harapan
Pemberangkatan kloter keempat ini merupakan kelanjutan dari upaya Kodim 1605/Belu dalam memfasilitasi generasi muda mengikuti proses rekrutmen prajurit TNI AD.
Letda Robert menerangkan, sebelum pemberangkatan kali ini, Kodim 1605/Belu telah mengirimkan tiga kloter Casis dengan jumlah peserta yang cukup besar.
Kloter pertama terdiri atas 77 calon Bintara dan 63 calon Tamtama. Kloter kedua memberangkatkan 30 calon Bintara dan 142 calon Tamtama. Sementara kloter ketiga terdiri atas 50 calon Bintara dan 150 calon Tamtama.
Kini, kloter keempat kembali bergerak membawa 144 calon prajurit menuju Kupang.
Dengan demikian, apabila seluruh pemberangkatan tersebut dijumlahkan, Kodim 1605/Belu telah memberangkatkan 635 Casis dari empat kloter, terdiri atas 180 calon Bintara dan 455 calon Tamtama.
Menurut Robert, pemberangkatan berikutnya atau kloter kelima direncanakan berlangsung pada pekan depan.
Namun, terdapat perubahan fokus untuk gelombang pemberangkatan selanjutnya. Sesuai instruksi yang diterima, kloter kelima akan diprioritaskan bagi calon Tamtama karena kuota penerimaan calon Bintara telah terpenuhi.
Pintu pengabdian bagi generasi muda Belu
Di balik rangkaian pemberangkatan tersebut, Kodim 1605/Belu juga terus mendorong partisipasi generasi muda melalui sosialisasi rekrutmen di wilayah binaan.
Dandim 1605/Belu telah menginstruksikan para Bintara Pembina Desa (Babinsa) bersama jajaran perwira untuk aktif memberikan informasi dan mengarahkan kaum muda yang memiliki potensi serta memenuhi persyaratan agar mendaftarkan diri melalui Kodim 1605/Belu.
Robert mengajak para remaja Kabupaten Belu untuk tidak menyia-nyiakan kesempatan tersebut. Generasi muda yang memiliki kemauan, kemampuan, dan memenuhi ketentuan seleksi diharapkan berani mengambil bagian dalam proses penerimaan prajurit TNI AD.
Sebab, jalan menuju seragam loreng tidak hanya membutuhkan keberanian untuk mendaftar. Ada disiplin, kesiapan, kejujuran, serta ketekunan yang harus dibuktikan dalam setiap tahapan seleksi.
Bagi 144 Casis yang telah diberangkatkan, perjalanan menuju Kupang kini menjadi bagian dari perjuangan yang lebih besar. Mereka membawa harapan keluarga, kebanggaan daerah, sekaligus cita-cita untuk berdiri di barisan pengabdian kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Di hadapan mereka masih terbentang tahapan seleksi yang harus dilalui. Tidak semua yang berangkat akan sampai pada garis akhir yang sama. Namun, kesempatan untuk berjuang telah terbuka.
Dan dari halaman Makodim 1605/Belu, ratusan langkah muda itu bergerak menuju satu harapan: mengabdi kepada bangsa melalui jalan keprajuritan.


















