Scroll untuk baca artikel
Bupati  mimika
BeritaGaya HidupHiburanHukum & KriminalKabupaten MappiKabupaten MimikaKesehatanNasionalPeristiwaPolkam

Target PAD Mimika Tinggal Selangkah, Optimisme Bapenda Menguat Menuju Agustus

28
×

Target PAD Mimika Tinggal Selangkah, Optimisme Bapenda Menguat Menuju Agustus

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

TIMIKA | LINTASTIMOR.ID – Di balik denyut pembangunan Kabupaten Mimika, angka-angka pendapatan daerah perlahan berbicara dengan bahasanya sendiri. Bukan sekadar deretan statistik dalam laporan keuangan, melainkan cerminan tumbuhnya kepatuhan masyarakat, meningkatnya aktivitas ekonomi, dan menguatnya fondasi fiskal daerah. Memasuki awal triwulan ketiga tahun 2026, optimisme itu semakin nyata ketika realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) telah mendekati separuh target tahunan.

Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) mencatat realisasi PAD hingga awal triwulan ketiga telah mencapai sekitar Rp195 miliar, atau 47,66 persen dari target sebesar Rp409 miliar pada tahun anggaran 2026.

Example 300x600

Di saat yang sama, realisasi pendapatan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Mimika juga menunjukkan tren positif. Dari target pendapatan daerah sebesar Rp5,6 triliun, penerimaan yang telah terealisasi mencapai sekitar Rp2,679 triliun.

“Perkembangan penerimaan daerah hingga memasuki triwulan ketiga cukup baik. Kami optimistis pada Agustus nanti target PAD sudah dapat terpenuhi, bahkan tidak menutup kemungkinan melampaui target yang telah ditetapkan,” ujar Hendrikus saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (9/7/2026).

Optimisme tersebut bukan tanpa dasar. Salah satu penyumbang terbesar PAD masih berasal dari sektor Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2). Dari target penerimaan sebesar Rp85 miliar, hingga saat ini telah terealisasi lebih dari Rp52 miliar.

Hendrikus menjelaskan, pengalaman beberapa tahun terakhir menunjukkan pola yang relatif konsisten. Tingkat pembayaran pajak masyarakat cenderung meningkat menjelang batas akhir pelunasan PBB yang jatuh pada bulan Agustus. Momentum tersebut diyakini akan menjadi pengungkit utama bagi peningkatan penerimaan daerah.

“Menjelang jatuh tempo pembayaran PBB pada Agustus, tingkat kepatuhan wajib pajak biasanya meningkat. Karena itu kami optimistis realisasi penerimaan akan terus bertambah hingga target bisa tercapai bahkan terlampaui,” katanya.

Di sisi lain, Bapenda Mimika terus memperkuat berbagai langkah strategis untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dan pelaku usaha dalam memenuhi kewajiban perpajakan secara tepat waktu. Optimalisasi PAD dipandang sebagai instrumen penting untuk menjaga keberlanjutan pembiayaan pembangunan sekaligus memperkuat kualitas pelayanan publik di Kabupaten Mimika.

Secara kontekstual, capaian hampir 48 persen PAD pada awal triwulan ketiga menjadi sinyal bahwa kapasitas fiskal daerah bergerak ke arah yang semakin sehat. Apabila tren penerimaan tetap terjaga hingga jatuh tempo pembayaran PBB pada Agustus, peluang Mimika mencapai bahkan melampaui target PAD terbuka lebar. Kondisi ini akan memberikan ruang fiskal yang lebih kuat bagi pemerintah daerah dalam membiayai pembangunan infrastruktur, pelayanan dasar, serta program-program yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.

Pada akhirnya, setiap rupiah pajak yang dibayarkan masyarakat bukan sekadar memenuhi kewajiban administratif. Ia menjelma menjadi jalan yang menghubungkan harapan dengan pembangunan—mengubah kepercayaan menjadi karya nyata, dan menjadikan kemandirian fiskal sebagai pijakan kokoh bagi masa depan Mimika yang terus bertumbuh.

Example 300250