Scroll untuk baca artikel
Bupati  mimika
Hukum & KriminalNasionalPeristiwaPolkam

Senyap Dekai Diterobos Penegakan Hukum, Satgas Damai Cartenz Lumpuhkan dan Tangkap Anggota KKB Yahukimo

77
×

Senyap Dekai Diterobos Penegakan Hukum, Satgas Damai Cartenz Lumpuhkan dan Tangkap Anggota KKB Yahukimo

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

YAHUKIMO |LINTASTIMOR.ID– Senja baru saja turun di langit Yahukimo ketika gerak aparat keamanan memecah keheningan Distrik Dekai. Di antara deretan ruko yang tampak biasa bagi warga yang beraktivitas, sebuah operasi yang telah dipersiapkan dengan matang memasuki babak penentu. Jumat sore, 19 Juni 2026, Satgas Operasi Damai Cartenz kembali menorehkan langkah penting dalam upaya menjaga stabilitas keamanan Papua dengan menangkap seorang anggota kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang selama ini diduga terlibat dalam berbagai aksi gangguan keamanan di wilayah tersebut.

Operasi berlangsung sekitar pukul 16.30 WIT setelah tim gabungan melakukan pemantauan intensif terhadap target yang terdeteksi berada di kawasan Ruko Blok A, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo. Berdasarkan informasi yang diperoleh di lapangan, aparat bergerak cepat untuk melakukan penindakan.

Example 300x600

Namun situasi berubah dalam hitungan detik. Saat hendak diamankan, target berinisial AB alias UB berupaya melarikan diri. Dalam kondisi tersebut, petugas mengambil tindakan tegas dan terukur guna menghentikan pelariannya sebelum situasi berkembang menjadi ancaman yang lebih besar.

Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., menjelaskan bahwa keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja lapangan yang dilakukan secara berkelanjutan oleh seluruh unsur satgas.

╔════════════════════════════════════╗
❝ Penangkapan AB alias UB merupakan tindak lanjut dari informasi yang diperoleh di lapangan terkait keberadaan salah satu anggota kelompok HSSBI di Distrik Dekai. Saat akan diamankan, yang bersangkutan berupaya melarikan diri sehingga petugas mengambil tindakan tegas dan terukur untuk menghentikan pelariannya. ❞
╚════════════════════════════════════╝

Dari hasil penangkapan itu, aparat mengamankan dua butir amunisi kaliber 5,56 milimeter, satu unit telepon genggam, serta sejumlah barang pribadi milik tersangka. Hasil pencocokan wajah dan pendalaman terhadap barang bukti yang ditemukan mengidentifikasi AB alias UB sebagai bagian dari Batalyon HSSBI yang selama ini kerap melakukan gangguan keamanan di wilayah Yahukimo.

Pengembangan kasus kemudian mengarahkan tim menuju sebuah rumah yang diduga menjadi tempat persinggahan kelompok tersebut. Dari lokasi itu, aparat kembali mengamankan seorang pria berinisial BK beserta sejumlah barang bukti berupa perangkat komunikasi, teleskop optik, dokumen, telepon genggam, senjata tajam, dan berbagai perlengkapan lain yang kini masih dalam proses pendalaman penyidik.

Menurut hasil penyelidikan awal, AB alias UB diketahui merupakan bagian dari pasukan Batalyon HSSBI dan diduga terlibat dalam aksi penembakan terhadap kendaraan lapis baja milik Satgas Marinir di wilayah Dekai pada 13 Desember 2025.

Selain itu, tersangka juga tercatat dalam perkara dugaan kepemilikan dan penggunaan senjata api serta amunisi tanpa hak sebagaimana termuat dalam Laporan Polisi Nomor LP/A/25/VI/2026/SPKT.Satreskrim/Polres Yahukimo/Polda Papua.

╔════════════════════════════════════╗
❝ Tersangka dijerat Pasal 306 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP terkait dugaan kepemilikan dan penggunaan senjata api tanpa hak, serta Pasal 458 juncto Pasal 459 KUHP mengenai dugaan percobaan pembunuhan. Ancaman pidana yang dapat dikenakan mencapai 15 tahun penjara. ❞
— Kombes Pol. Yusuf Sutejo
╚════════════════════════════════════╝

Keberhasilan operasi ini memperlihatkan bahwa pola penanganan kelompok kriminal bersenjata di Papua kini semakin mengedepankan pendekatan berbasis intelijen, pemetaan jaringan, serta tindakan hukum yang terukur. Di tengah dinamika keamanan yang terus berkembang, aparat dituntut mampu bergerak cepat namun tetap berada dalam koridor hukum dan penghormatan terhadap hak asasi manusia. Pendekatan tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga keseimbangan antara penegakan hukum dan perlindungan masyarakat sipil.

Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa langkah yang dilakukan aparat merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan untuk melindungi masyarakat Papua dari ancaman kekerasan kelompok bersenjata.

╔════════════════════════════════════╗
❝ Penegakan hukum yang dilakukan merupakan langkah yang terukur dan profesional dalam rangka melindungi masyarakat dari berbagai aksi kekerasan kelompok kriminal bersenjata. Kami akan terus melakukan upaya hukum secara tegas dengan tetap menjunjung tinggi prinsip-prinsip hak asasi manusia dan prosedur yang berlaku. ❞
— Irjen Pol. Faizal Ramadhani
╚════════════════════════════════════╝

Senada dengan itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menegaskan bahwa seluruh unsur satgas akan terus mengembangkan hasil penangkapan tersebut untuk mengungkap jaringan yang lebih luas.

Saat ini AB alias UB dan BK masih menjalani pemeriksaan intensif di Polres Yahukimo guna kepentingan penyidikan serta pengembangan lebih lanjut. Satgas Ops Damai Cartenz-2026 memastikan seluruh proses hukum dilakukan secara profesional, terukur, dan sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Masyarakat juga diimbau untuk tetap tenang, tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi, serta bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di Yahukimo maupun wilayah Papua secara umum.

Di tanah yang selama bertahun-tahun mendambakan kedamaian, setiap langkah penegakan hukum bukan sekadar penangkapan terhadap pelaku kejahatan. Ia adalah ikhtiar menjaga ruang hidup masyarakat agar tetap aman, memastikan anak-anak dapat tumbuh tanpa bayang-bayang kekerasan, dan menghadirkan harapan bahwa damai selalu memiliki jalan untuk kembali berpijak di Bumi Cenderawasih.

Example 300250