MAYBRAT |LINTASTIMOR.ID— Dari ufuk timur Papua, semangat kemerdekaan itu datang dengan cara yang sederhana: tawa anak-anak, sorak warga, dan riuh perlombaan yang menyatukan masyarakat Kampung Kumurkek. Di tengah suasana peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, prajurit Satgas Pamtas RI-PNG Kewilayahan Yonif 764/IB Pos Kumurkek hadir bukan sekadar sebagai penjaga wilayah, tetapi sebagai bagian dari kehidupan masyarakat.
Pada Minggu (16/8/2026), Satgas Pamtas RI-PNG Kewilayahan Yonif 764/IB Pos Kumurkek turut hadir dan berpartisipasi dalam berbagai kegiatan perlombaan bersama masyarakat Kampung Kumurkek, Distrik Aifat, Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya.
Suasana perlombaan berlangsung meriah. Warga mengikuti setiap kegiatan dengan penuh antusias, sementara kehadiran para prajurit menambah hangat suasana kebersamaan. Tidak ada sekat antara seragam dan masyarakat. Yang tampak adalah kegembiraan yang tumbuh dari ruang perjumpaan yang sederhana.
“Kami hadir bukan hanya untuk menjaga perbatasan, tetapi juga untuk membangun kedekatan dengan masyarakat. Semangat kemerdekaan akan semakin berarti ketika dirayakan bersama dalam suasana persaudaraan dan kebersamaan.”
Kebersamaan tersebut menjadi gambaran bahwa tugas menjaga keamanan tidak selalu hadir dalam suasana yang tegang. Di tengah masyarakat, prajurit juga dapat hadir melalui ruang-ruang sosial, olahraga, permainan, dan kegiatan kebersamaan yang memperkuat hubungan emosional antara TNI dan rakyat.
Dari ufuk timur, Garuda hadir dengan wajah yang dekat. Ia bukan hanya penjaga perbatasan, melainkan juga sahabat dan pelindung masyarakat. Melalui keterlibatan dalam kegiatan warga, Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 764/IB terus membangun silaturahmi sekaligus menumbuhkan semangat gotong royong di Kampung Kumurkek.
Secara kontekstual, kedekatan semacam ini memiliki arti penting bagi penguatan ketahanan sosial di wilayah perbatasan dan kawasan strategis Papua. Kehadiran aparat yang menyatu dengan masyarakat dapat membangun rasa saling percaya, memperkuat komunikasi, sekaligus menegaskan bahwa keamanan bukan semata-mata persoalan penjagaan wilayah, tetapi juga tentang merawat hubungan antara negara dan rakyat.
Di Kumurkek, kemerdekaan pun dirayakan tanpa jarak. Di antara tawa, perlombaan, dan kebersamaan, Merah Putih menemukan maknanya yang paling sederhana: negara hadir ketika rakyat merasa ditemani.
Garuda Pelindung dari Ufuk Timur. Bersama Rakyat, TNI Kuat.
Berani, Setia, Berhasil.


















