Scroll untuk baca artikel
Bupati  mimika
BeritaNasionalPeristiwaTeknologi

Gempa m5,5 Kembali Guncang Utara Ruteng, Dirasakan di Tiga Kabupaten

36
×

Gempa m5,5 Kembali Guncang Utara Ruteng, Dirasakan di Tiga Kabupaten

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

RUTENG |LINTASTIMOR.ID — Gempa bumi kembali mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (16/8/2026) siang. Gempa bermagnitudo 5,5 terjadi di laut dan berpusat di kawasan utara Ruteng, Kabupaten Manggarai.

Berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa terjadi pada pukul 13.51.48 WIB atau 14.51.48 WITA, dengan koordinat sekitar 7,94 Lintang Selatan dan 120,65 Bujur Timur. Episenter berada di laut, sekitar 77 kilometer timur laut Ruteng, Manggarai, dengan kedalaman 10 kilometer.

Example 300x600

Dalam informasi awal yang beredar, posisi episenter disebut berada sekitar 81 kilometer utara Ruteng pada koordinat 7,90 LS dan 120,64 BT. Data pemutakhiran BMKG kemudian mencatat posisi sekitar 7,94 LS dan 120,65 BT atau 77 kilometer timur laut Ruteng.

Gempa tersebut dirasakan dengan intensitas III-IV MMI di sejumlah wilayah, yakni Kabupaten Ende, Kabupaten Nagekeo, dan Kabupaten Manggarai. Pada skala III-IV MMI, getaran dapat dirasakan nyata di dalam rumah dan membuat benda-benda ringan bergoyang, sementara pada intensitas IV getaran dapat dirasakan oleh banyak orang di dalam rumah.

tidak berpotensi tsunami

BMKG menyatakan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami. Masyarakat diminta tetap tenang, tetapi waspada terhadap kemungkinan terjadinya gempa bumi susulan.

Gempa ini terjadi ketika wilayah Flores masih berada dalam periode aktivitas kegempaan yang cukup tinggi setelah gempa-gempa kuat yang mengguncang kawasan NTT pada Sabtu (15/8/2026).

sebelumnya gempa m5,2 juga mengguncang

Pada Minggu pagi, BMKG juga mencatat gempa bermagnitudo 5,2 pada pukul 06.12.54 WIB atau 07.12.54 WITA. Episenternya berada pada koordinat 7,87 LS dan 120,64 BT, sekitar 83-84 kilometer timur laut Ruteng/Manggarai Timur, dengan kedalaman 10 kilometer.

BMKG menyatakan gempa M5,2 tersebut juga tidak berpotensi tsunami dan mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai kemungkinan gempa susulan.

Catatan BMKG juga menunjukkan sejumlah gempa bermagnitudo di atas 5 terjadi di kawasan sekitar Ruteng dan Flores dalam rentang 15-16 Agustus 2026. Pada 15 Agustus, antara lain tercatat gempa M5,1, M5,3, M5,5, serta gempa-gempa lebih kuat di sekitar Labuan Bajo dan Mbay-Nagekeo.

Rangkaian aktivitas tersebut berlangsung sehari setelah gempa besar yang mengguncang kawasan Flores pada Sabtu (15/8/2026), sehingga masyarakat di sejumlah wilayah NTT masih merasakan getaran susulan.

masyarakat diminta tetap waspada

BMKG mengimbau masyarakat tidak mudah mempercayai informasi yang tidak bersumber dari lembaga resmi. Warga juga diminta memastikan kondisi bangunan tempat tinggal maupun fasilitas umum setelah merasakan guncangan.

Apabila terdapat bangunan yang mengalami kerusakan akibat gempa, masyarakat sebaiknya tidak langsung memasuki bangunan tersebut sebelum dinyatakan aman oleh pihak berwenang.

Informasi mengenai perkembangan gempa dan kemungkinan gempa susulan akan terus diperbarui oleh BMKG berdasarkan hasil pemantauan jaringan seismograf.

Data utama gempa:

  • Magnitudo: 5,5
  • Waktu: 16 Agustus 2026, 13.51.48 WIB / 14.51.48 WITA
  • Koordinat pemutakhiran: 7,94 LS – 120,65 BT
  • Kedalaman: 10 kilometer
  • Episenter: sekitar 77 km timur laut Ruteng, Manggarai
  • Wilayah dirasakan: Ende, Nagekeo, Manggarai
  • Intensitas: III-IV MMI
  • Potensi tsunami: Tidak berpotensi tsunami
  • Imbauan: Waspada terhadap kemungkinan gempa bumi susulan.

Sumber: BMKG.

Example 300250