Scroll untuk baca artikel
Bupati  mimika
BeritaKabupaten MimikaNasionalPeristiwaPolkam

Sanitasi Layak tak Boleh Jadi Kemewahan, PUPR Mimika Siapkan Rp1 Miliar

7
×

Sanitasi Layak tak Boleh Jadi Kemewahan, PUPR Mimika Siapkan Rp1 Miliar

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

TIMIKA | LINTASTIMOR.ID – Pembangunan tidak selalu dimulai dari gedung yang menjulang atau jalan yang membelah kota. Di banyak rumah, pembangunan justru bermula dari sesuatu yang lebih sederhana: air yang bersih, kamar mandi yang layak, dan sanitasi yang menjaga kesehatan keluarga.

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Mimika terus mendorong peningkatan akses sanitasi layak bagi masyarakat melalui pembangunan fasilitas mandi, cuci, dan kakus (MCK) di sejumlah wilayah yang masih membutuhkan. Program tersebut didukung Dana Otonomi Khusus (Otsus) Tahun Anggaran 2026.

Example 300x600

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Mimika, Inosensius Yoga Pribadi, mengatakan pemerintah telah menyiapkan anggaran sekitar Rp4 miliar untuk mendukung pembangunan sarana sanitasi masyarakat.

Namun, anggaran tersebut tidak seluruhnya diarahkan untuk membangun konstruksi fisik. Sebagian digunakan untuk mendukung keseluruhan proses pembangunan, mulai dari penyusunan dokumen perencanaan, desain teknis, pengawasan, hingga kebutuhan pendukung lainnya agar pekerjaan dapat dilaksanakan sesuai ketentuan.

Pendekatan pembangunan pun dirancang agar tidak berhenti pada sekadar membangun fasilitas, tetapi memastikan bantuan benar-benar sampai kepada mereka yang membutuhkan.

Yoga menjelaskan, penentuan lokasi pembangunan dilakukan dengan sistem by name by address. Dengan metode tersebut, pemerintah berupaya memastikan penerima manfaat dapat diidentifikasi secara jelas berdasarkan data sekaligus kondisi nyata di lapangan.

Perubahan pendekatan juga dilakukan dalam pembangunan fasilitas sanitasi. Jika sebelumnya pemerintah lebih banyak membangun MCK komunal, kini pembangunan mulai diarahkan pada fasilitas sanitasi di masing-masing rumah masyarakat agar lebih nyaman, privat, dan mudah dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Pembangunan sanitasi harus memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat. Karena itu, setiap tahapan dilakukan secara matang agar hasilnya tepat sasaran dan dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang,” kata Yoga, Senin (27/7/2026).

Pembangunan sanitasi pada dasarnya bukan sekadar proyek infrastruktur. Ia merupakan bagian penting dari investasi kesehatan masyarakat. Ketika sanitasi yang layak hadir di setiap rumah, pemerintah sesungguhnya sedang membangun benteng pertama untuk mencegah berbagai persoalan kesehatan sekaligus menciptakan lingkungan hidup yang lebih bersih dan bermartabat. Karena itu, ketepatan sasaran menjadi sangat penting agar anggaran Otsus benar-benar menjelma menjadi fasilitas yang dirasakan langsung oleh masyarakat, bukan sekadar tercatat dalam laporan pembangunan.

Saat ini, Dinas PUPR masih menyelesaikan survei lapangan, penyusunan desain teknis, serta berbagai dokumen pendukung sebelum memasuki tahapan pengadaan dan pelaksanaan pekerjaan.

Selain melalui Dana Otsus, Pemerintah Kabupaten Mimika juga akan melaksanakan pembangunan infrastruktur dasar melalui skema Dana Tambahan Infrastruktur (DTI) sesuai dengan pembagian kegiatan dari Pemerintah Provinsi Papua Tengah.

Pemerintah berharap seluruh tahapan dapat diselesaikan sesuai jadwal sehingga pembangunan sanitasi segera direalisasikan dan manfaatnya dapat dirasakan masyarakat.

Sebab, di balik sebuah kamar mandi yang bersih dan layak, ada keluarga yang hidup lebih sehat. Di balik lingkungan yang terbebas dari buruknya sanitasi, ada masa depan yang sedang dijaga. Dan pada akhirnya, pembangunan yang paling berarti bukanlah yang paling megah terlihat, melainkan yang diam-diam membuat kehidupan manusia menjadi lebih sehat, bersih, nyaman, dan bermartabat.

Example 300250