Scroll untuk baca artikel
Bupati  mimika
Gaya HidupNasionalPeristiwaPolkam

Rotasi Polres Belu, Regenerasi Menjaga Marwah

52
×

Rotasi Polres Belu, Regenerasi Menjaga Marwah

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

ATAMBUA |LINTASTIMOR.ID — Dikala kabar gembira mulai turun di atas Kota Atambua di Aula Wira Satya Lantai 2 Polres Belu menjadi saksi satu fase penting dalam perjalanan organisasi kepolisian di tapal batas Indonesia–Timor-Leste. Senin, 7 September 2026, pergantian jabatan bukan sekadar perpindahan nama pada papan struktur organisasi. Ia menjadi penanda bergulirnya regenerasi, tanggung jawab, dan harapan baru bagi wajah pelayanan kepolisian di Kabupaten Belu.

Sekitar pukul 16.00 WITA, upacara penyerahan jabatan Wakapolres Belu dan serah terima jabatan (sertijab) Kasat Lantas berlangsung dalam suasana khidmat. Kapolres Belu AKBP I Gede Eka Putra Astawa, S.H., S.I.K. memimpin langsung prosesi tersebut, dengan Kanit Turjawali Sat Lantas Polres Belu, Ipda Hangry Manu, bertindak sebagai komandan upacara.

Example 300x600

Rotasi itu berlandaskan Surat Telegram Kapolda NTT Nomor ST/459/VIII/KEP X/2026 tanggal 20 Agustus 2026 tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan Polda NTT.

Di dalam ruangan itu, jabatan berpindah tangan. Namun yang sesungguhnya sedang diteruskan bukan sekadar kewenangan, melainkan amanah untuk menjaga ketertiban, menghadirkan rasa aman, dan mempertahankan kepercayaan masyarakat.

Prosesi diawali dengan pembacaan keputusan Kapolda NTT tentang mutasi di lingkungan Polda NTT. Setelah itu dilanjutkan dengan penanggalan dan penyematan tanda jabatan, pengambilan sumpah jabatan yang didampingi rohaniawan, serta penandatanganan pakta integritas.

Kapolres Belu dalam amanatnya menegaskan bahwa mutasi merupakan bagian dari dinamika organisasi sekaligus kebutuhan institusi untuk meningkatkan kualitas kinerja Polri.

“Mutasi merupakan suatu kebutuhan organisasi. Karena itu, seluruhnya dituntut menjalankannya dengan penuh rasa tanggung jawab dan objektif demi terpeliharanya situasi kamtibmas yang aman dan damai,” ujar AKBP I Gede Eka Putra Astawa.

Bagi Kapolres, pergantian jabatan juga menyimpan makna yang lebih jauh. Regenerasi kepemimpinan diharapkan mampu menghadirkan gagasan baru, energi baru, dan semangat pembaruan dalam tubuh organisasi.

“Dengan adanya serah terima jabatan, terjadi regenerasi kepemimpinan sehingga muncul ide-ide dan tercipta hal-hal baru. Ini memberikan gairah dan semangat pembaharuan serta semangat perubahan untuk terus maju,” katanya.

Dari pengabdian menuju babak baru

Dalam momentum itu, Kapolres Belu memberikan apresiasi kepada pejabat lama Kasat Lantas, AKP Muhammad Putra Ramdhoni, S.Tr.K., S.I.K., yang telah menjalankan tugas selama kurang lebih setahun.

Menurut Kapolres, selama masa kepemimpinan Putra Ramdhoni, pelaksanaan tugas Satuan Lalu Lintas berjalan baik. Soliditas dan kekompakan personel menjadi bagian penting yang mendapat perhatian.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada AKP Putra Ramdhoni atas dedikasi dan loyalitasnya selama ini. Selama setahun menjabat Kasat Lantas, Pak Putra dan rekan-rekan telah melaksanakan tugas dengan baik,” tutur Kapolres.

Ia menilai salah satu indikator keberhasilan tersebut terlihat dari tidak adanya persoalan, komplain, maupun hal bersifat atensi yang harus ditindaklanjuti oleh pejabat baru.

Apresiasi juga diarahkan kepada Ny. Titidoni, istri pejabat lama Kasat Lantas, yang dinilai senantiasa mendampingi suami dalam dinamika organisasi Bhayangkari maupun kegiatan yang berkaitan dengan tugas lalu lintas.

“Terima kasih juga kepada Ny. Titidoni yang senantiasa mendampingi suami dalam setiap dinamika organisasi di Bhayangkari dan kegiatan lantas. Doa kami bersama rekan-rekan di sini, Pak Putra dan Ibu senantiasa diberkahi keselamatan, kesehatan, serta kesuksesan ke depannya,” ujar AKBP I Gede Eka Putra Astawa.

Kini, satu perjalanan berakhir dan perjalanan lainnya dimulai.

Kapolres Belu menyambut pejabat baru, Kompol Cecep Ibnu Ahmadi, S.I.K., S.H., M.H., yang dipercaya mengemban jabatan Wakapolres Belu setelah sebelumnya menjabat Wakapolres Sumba Barat.

“Kepada Kompol Cecep, selamat datang di Kota Sahabat. Selamat bertugas dan segera menyesuaikan sebagai Wakapolres. Ini yang kedua menjabat sebagai Wakapolres, jadi tinggal memahami situasi dan ruang lingkup yang baru,” katanya.

Pesan serupa disampaikan kepada AKP Sandy Humisar Sibarani, S.H., M.H., yang dipercaya mengisi jabatan Ps. Kasat Lantas Polres Belu setelah sebelumnya menjabat Ps. Kasi SIM Subdit Regident Dit Lantas Polda NTT.

Kapolres meminta agar fondasi yang telah dibangun pejabat sebelumnya tidak ditinggalkan, melainkan diteruskan dan disempurnakan.

“Apa yang sudah diperbuat dan dititipkan pejabat lama bisa dilanjutkan. Kalaupun ada yang kurang dan perlu diperbaiki, silakan diskusikan dengan anggota di Satuan Lalu Lintas,” tegasnya.

Rotasi bukan sekadar pergantian kursi

Dalam konteks organisasi kepolisian, rotasi jabatan memiliki arti strategis. Pergantian personel pada posisi penting bukan hanya soal siapa menduduki jabatan, tetapi bagaimana kesinambungan pelayanan publik tetap terjaga di tengah perubahan kepemimpinan.

Di satu sisi, pejabat baru dituntut membawa energi dan perspektif baru. Di sisi lain, ia tidak boleh memutus mata rantai kerja yang telah dibangun sebelumnya. Di sinilah kualitas regenerasi diuji: bukan dengan menghapus jejak lama, melainkan dengan meneruskan yang baik dan memperbaiki yang belum sempurna.

Bagi Polres Belu, tantangan itu menjadi semakin penting karena wilayah hukumnya berada di kawasan perbatasan negara, tempat wajah institusi negara berhadapan langsung dengan masyarakat setiap hari.

Tiga nama, tiga babak pengabdian

Berdasarkan Surat Telegram Kapolda NTT Nomor ST/459/VIII/KEP X/2026 tanggal 20 Agustus 2026, jabatan Wakapolres Belu yang sebelumnya dijabat Kompol Lorensius, S.H., S.I.K., kini diisi Kompol Cecep Ibnu Ahmadi, S.I.K., S.H., M.H.

Kompol Lorensius saat ini tengah menjalani pendidikan Sespimen Polri.

Sementara jabatan Ps. Kasat Lantas Polres Belu dipercayakan kepada AKP Sandy Humisar Sibarani, S.H., M.H., yang sebelumnya menjabat Ps. Kasi SIM Subdit Regident Dit Lantas Polda NTT.

Adapun AKP Muhammad Putra Ramdhoni, S.Tr.K., S.I.K., selaku pejabat lama Kasat Lantas Polres Belu, mendapat promosi jabatan sebagai Bhayangkara Administrasi Penyelia Dit Lantas Polda NTT.

Upacara tersebut turut dihadiri Ketua Bhayangkari Cabang Belu Ny. Asti Astawa beserta pengurus Bhayangkari, para Kabag, Kasat, Kapolsek jajaran, perwira staf, brigadir, serta ASN Polri Polres Belu.

Setelah upacara selesai, suasana berlanjut dengan pemberian ucapan selamat kepada pejabat baru maupun pejabat lama. Ramah tamah kemudian berlangsung di Aula Wira Satya Lantai 2 Polres Belu.

Pada akhirnya, setiap jabatan hanyalah persinggahan, sementara pengabdian adalah jejak yang tinggal lebih lama. Di Polres Belu, tongkat kepemimpinan kembali berpindah tangan—membawa satu pesan sederhana: nama boleh berganti, tetapi amanah kepada masyarakat tidak boleh berhenti.

Example 300250