Scroll untuk baca artikel
Bupati  mimika
BeritaKabupaten MappiKabupaten MimikaKesehatanPeristiwaPolkam

Menandatangani Langit yang Jernih: Sar Timika Berikrar Melawan Angkar

72
×

Menandatangani Langit yang Jernih: Sar Timika Berikrar Melawan Angkar

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

TIMIKA |LINTASTIMOR.ID- Di ruang aula yang sunyi namun berdenyut harapan, Kamis pagi itu, 4 Juni, denyut waktu seakan berhenti sejenak. Di Timika, di tengah pelukan alam Papua yang kaya tapi tak jarang duka, para pahlawan tanpa jubah berkumpul. Bukan untuk menarik korban dari reruntuhan atau ombak, melainkan untuk menandatangani perjanjian suci dengan hati nurani mereka sendiri. Sebuah pakta integritas — lembaran kertas yang beratnya bukan karena tinta, tapi karena janji yang dikandungnya.

“Ini bukan sekadar tanda tangan di atas materai. Ini adalah pernyataan jiwa, bahwa setiap hela napas kami dalam tugas adalah untuk kemanusiaan, bukan untuk celah kekuasaan.”
Wayan Suyatna, S.H., M.M., Kepala Kantor SAR Timika, setelah menuntun para pegawainya dalam ikrar jujur dan transparan.

Example 300x600

Ia melanjutkan dengan suara yang tak keras namun menggetarkan ruang: “Komitmen ini berisi tekad bekerja tanpa korupsi, tanpa kolusi, tanpa nepotisme. Sebab ketika nyawa orang lain ada di tangan kita, maka tidak ada ruang sedikit pun untuk kepentingan pribadi.”

Di hadapannya, satu per satu perwakilan dari Bidang Operasi, Urusan Umum, dan Bidang Sumber Daya maju ke depan. Diiringi mata kolega yang hadir secara luring dari Pos SAR Asmat hingga Kaimana melalui layar daring, mereka menekankan pena ke kertas — sebuah tarian simbolik yang mengikat moral. Bukan sekadar formalitas birokrasi, melainkan ruh baru bagi pelayanan SAR yang prima.

Analisis kontekstual:
Di tengah sorotan publik terhadap lembaga-lembaga publik yang kerap terjebak dalam praktik KKN, langkah Kantor SAR Timika ini adalah oase perlawanan. Sebagai garda terdepan respons darurat di wilayah yang sulit dijangkau seperti Asmat dan Kaimana, integritas adalah denyut nadi operasional. Tanpa kepercayaan publik, sekecil apa pun celah penyalahgunaan wewenang bisa berakibat fatal — bukan hanya pada angka korupsi, tapi pada nyata-nyata terlambatnya pertolongan. Pakta ini adalah benteng dini terhadap itu semua.

Wayan Suyatna juga mengingatkan, “Siapa pun yang melanggar komitmen ini, siap menerima sanksi. Bukan karena kami kejam, tapi karena janji pada pelayanan tak boleh dikhianati.”

Dan ketika kegiatan usai, langkah para pegawai keluar aula terasa lebih tegap. Sebab mereka sadar: hari itu mereka tak hanya menandatangani dokumen. Mereka menandatangani kembali hati kecil mereka untuk bekerja dalam cahaya, bukan bayang-bayang.

Sebab di negeri yang gempa dan air pasang tak kenal kompromi, maka pelayanan SAR pun harus sejernih langit tanpa polusi kuasa.

Example 300250