TIMIKA |LINTASTIMOR.ID– Riuh tepuk tangan belum benar-benar reda di Gedung Olahraga Jalan Poros SP2-2P5 ketika sebuah komitmen besar kembali ditegaskan. Dari balik suksesnya Turnamen Tenis Meja Bupati Cup I, lahir tekad baru untuk menjaga bara semangat itu tetap menyala—lebih besar, lebih terarah, dan lebih menjanjikan bagi masa depan olahraga Mimika.
Ketua Umum KONI Kabupaten Mimika, Antonius Kemong , menyampaikan apresiasi atas suksesnya pelaksanaan Turnamen Tenis Meja Bupati Cup pertama tingkat SMP dan SMA/SMK yang dinilai menjadi langkah penting dalam pembinaan atlet usia muda di Kabupaten Mimika.
Di tengah meningkatnya gairah olahraga di kalangan pelajar, Antonius melihat tenis meja bukan lagi sekadar permainan rekreasi sekolah, melainkan cabang olahraga yang memiliki peluang besar melahirkan atlet berprestasi apabila dibina secara serius dan berkelanjutan.
╔════════════════════════════════╗
║ “Saya melihat turnamen Bupati Cup pertama ini sangat luar biasa. Tidak gampang juga menghadirkan kegiatan yang baik seperti ini, apalagi peserta yang ikut semuanya pelajar,” ujarnya.
╚════════════════════════════════╝
Menurut Antonius, tingginya partisipasi pelajar menjadi bukti bahwa Mimika memiliki banyak bibit atlet potensial yang selama ini hanya membutuhkan ruang kompetisi dan dukungan fasilitas untuk berkembang.
Ia juga menyoroti pesan Bupati Mimika, Johannes Rettob, yang meminta agar fasilitas olahraga tenis meja mulai disediakan di sekolah-sekolah sebagai sarana latihan rutin bagi para siswa.
╔════════════════════════════════╗
║ “Bapak bupati tadi juga berpesan supaya sekolah-sekolah diberikan fasilitas olahraga tenis meja, supaya anak-anak ini bisa rutin berlatih tenis meja,” katanya.
╚════════════════════════════════╝
Bagi KONI Mimika, dukungan terhadap pembinaan olahraga usia muda bukan sekadar agenda tahunan, melainkan investasi jangka panjang untuk masa depan daerah. Karena dari ruang-ruang sekolah sederhana itulah, prestasi besar sering kali lahir tanpa banyak disadari.
Turnamen yang mempertemukan pelajar SMP hingga SMA/SMK tersebut, kata Antonius, diharapkan menjadi titik awal munculnya atlet-atlet tenis meja yang nantinya mampu membawa nama Mimika ke level yang lebih tinggi.
╔════════════════════════════════╗
║ “Kedepan sesuai pesan pak bupati, kita sudah lihat anak-anak yang berprestasi. Besok kami bisa buat turnamen Bupati Cup yang kedua,” tambahnya.
╚════════════════════════════════╝
Sebagai induk organisasi olahraga di daerah, KONI Mimika menegaskan komitmennya untuk terus mendukung seluruh cabang olahraga, termasuk tenis meja yang baru pertama kali menggelar turnamen tingkat pelajar di Mimika.
Menurut Antonius, pembinaan atlet tidak bisa berjalan sendiri tanpa kolaborasi antara pemerintah, sekolah, organisasi olahraga, dan masyarakat. Karena itu, KONI siap berdiri di garis depan untuk memastikan pembinaan olahraga terus berjalan secara konsisten.
╔════════════════════════════════╗
║ “Hal-hal seperti itu yang KONI tetap dukung untuk mencari bibit-bibit atlet dari semua cabang olahraga. Jadi kami pada dasarnya siap mendukung semua kegiatan cabor yang ada. Apalagi tenis meja ini baru melaksanakan turnamen, jadi ini suatu langkah yang baik,” tutup Antonius.
╚════════════════════════════════╝
Keberhasilan Turnamen Tenis Meja Bupati Cup I menjadi sinyal bahwa Mimika sedang membangun wajah baru olahraga daerah—bukan hanya mengejar medali, tetapi mulai menata pondasi pembinaan sejak usia sekolah. Ketika kompetisi dibangun dengan semangat pendidikan dan karakter, maka olahraga tidak lagi sekadar arena pertandingan, melainkan ruang tumbuh bagi generasi masa depan.
Dan mungkin, di antara suara kecil bola yang memantul di meja-meja latihan sekolah nanti, akan lahir nama-nama besar yang suatu hari membuat Mimika dikenal bukan hanya karena kekayaan alamnya, tetapi juga karena ketangguhan atlet-atlet mudanya.


















