Scroll untuk baca artikel
Bupati  mimika
BeritaGaya HidupKabupaten MimikaPeristiwaPolkam

Dari Tangan Perempuan, DWP Mimika Menenun Harapan Ekonomi Lewat Buket Bunga

45
×

Dari Tangan Perempuan, DWP Mimika Menenun Harapan Ekonomi Lewat Buket Bunga

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

TIMIKA | LINTASTIMOR.ID – Di sebuah ruangan Hotel Horison Ultima, Timika, Rabu (22/7/2026), lembar-lembar kertas pembungkus berwarna pastel, pita, dan bunga-bunga hias tersusun rapi di atas meja. Tangan-tangan perempuan dari berbagai penjuru Mimika bergerak perlahan, merangkai warna demi warna menjadi buket yang indah. Namun, yang sedang dirangkai siang itu sesungguhnya bukan sekadar bunga, melainkan harapan baru tentang kemandirian ekonomi keluarga.

Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Mimika melalui Bidang Ekonomi menggelar pelatihan merangkai buket bunga dengan menghadirkan peserta dari unsur anggota DWP, perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta utusan dari 18 distrik di Kabupaten Mimika.

Example 300x600

Suasana pelatihan terasa hangat dan penuh antusiasme. Setiap peserta tampak tekun mempelajari teknik dasar merangkai buket yang kini semakin diminati masyarakat. Di tengah meningkatnya kebutuhan untuk acara wisuda, kelulusan, pernikahan, ulang tahun, hingga berbagai seremoni lainnya, keterampilan sederhana ini dinilai memiliki nilai ekonomi yang menjanjikan.

Ketua Panitia, Yosina Faustina Maramku, mengatakan pelatihan tersebut dirancang agar para peserta tidak hanya memperoleh keterampilan baru, tetapi juga memiliki bekal untuk mengembangkan usaha produktif dari rumah.

“Melalui pelatihan ini kami ingin peserta memiliki keterampilan yang bisa dikembangkan menjadi usaha produktif sehingga dapat membantu meningkatkan ekonomi keluarga,” ujar Yosina.

Menurut dia, tren permintaan buket bunga yang terus meningkat membuka peluang usaha yang relatif mudah dijalankan, terutama bagi perempuan yang ingin memulai usaha dengan modal yang tidak terlalu besar.

Mewakili Bupati Mimika, Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Mimika, Heri Onawame, menegaskan dukungan pemerintah daerah terhadap berbagai program pemberdayaan perempuan yang berorientasi pada peningkatan kapasitas dan kemandirian ekonomi.

“Keterampilan seperti merangkai buket bunga tidak bisa lagi dipandang sekadar sebagai hobi. Jika dikelola secara serius dan inovatif, ini dapat menjadi bagian dari ekonomi kreatif yang memiliki peluang pasar dan memberi nilai tambah bagi kesejahteraan keluarga,” kata Heri.

Di tengah dinamika ekonomi daerah, pelatihan semacam ini memiliki makna yang lebih luas. Pemberdayaan perempuan melalui sektor usaha mikro menjadi salah satu strategi penting dalam memperkuat ekonomi keluarga dari tingkat paling dasar. Ketika perempuan memperoleh keterampilan dan akses terhadap peluang usaha, mereka bukan hanya menjadi pelaku ekonomi, tetapi juga agen perubahan sosial yang berkontribusi pada pertumbuhan daerah secara berkelanjutan.

Pemerintah Kabupaten Mimika pun berharap kegiatan serupa terus diperluas agar semakin banyak perempuan memperoleh ruang untuk berkembang, berkreasi, dan membangun kemandirian ekonomi.

Di penghujung pelatihan, buket-buket bunga yang telah selesai dirangkai tampak berjejer indah. Setiap ikatan pita dan susunan bunga seakan menyimpan pesan sederhana: bahwa dari tangan-tangan perempuan, lahir kekuatan yang mampu mengubah keterampilan kecil menjadi sumber penghidupan, dan dari kelopak-kelopak yang dirangkai dengan ketekunan, tumbuh harapan bagi masa depan keluarga serta denyut ekonomi Mimika yang lebih berdaya.

Example 300250