Scroll untuk baca artikel
Bupati  mimika
Gaya HidupHiburanKesehatanNasionalOtomotifPeristiwa

Bripda Erniati Ngongo Persembahkan Emas untuk NTT

43
×

Bripda Erniati Ngongo Persembahkan Emas untuk NTT

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

SURABAYA |LINTASTIMOR.ID— Gemuruh arena tinju di Surabaya menjadi saksi ketika nama Nusa Tenggara Timur (NTT) berdiri di antara para juara. Di balik sarung tinju dan denting bel pertandingan, Bripda Erniati Ngongo, personel Brimob Polda NTT, menorehkan kemenangan setelah tampil dalam Kejuaraan Tinju Piala Panglima TNI.

Mengenakan perlengkapan biru dengan tulisan NTT di bagian belakang, Erniati tampil menghadapi petinju dari Akademi Angkatan Laut (AAL) yang mengenakan perlengkapan merah. Pertarungan berlangsung di atas ring hingga akhirnya Erniati dinyatakan menang angka dan berhak membawa pulang medali emas.

Example 300x600

Kemenangan itu tidak hanya menjadi catatan pribadi bagi Erniati, tetapi juga membawa nama Korps Brimob Polda NTT ke panggung kejuaraan tinju bergengsi tersebut.

Di balik kemenangan itu, Erniati justru memilih merendahkan diri. Ia menyebut pencapaiannya bukan semata-mata lahir dari kemampuan dirinya sendiri.

“Semuanya terjadi karena campur tangan Tuhan, bukan kemampuan saya sendiri,” ungkap Erniati dengan penuh semangat.

Pernyataan tersebut memperlihatkan sisi lain dari seorang atlet yang baru saja melewati pertarungan keras. Di tengah sorak kemenangan, Erniati menempatkan keberhasilannya sebagai bagian dari proses panjang yang membutuhkan keyakinan, keberanian, dan ketekunan.

Kemenangan melalui angka menjadi penanda bahwa perjuangan Erniati di atas ring berlangsung hingga penilaian akhir. Setiap gerakan, pertahanan, dan serangan menjadi bagian dari pertarungan yang akhirnya mengantarkannya ke podium tertinggi.

Bagi Brimob Polda NTT, prestasi tersebut sekaligus menjadi momentum yang mengharumkan nama institusi melalui jalur olahraga. Seragam kedinasan yang dikenakannya dalam keseharian seolah menemukan makna lain ketika Erniati berdiri di atas ring sebagai atlet yang membawa identitas NTT.

Kejuaraan Piala Panglima TNI di Surabaya pun menjadi panggung yang mempertemukan semangat olahraga, disiplin, dan keberanian. Di sana, kemenangan tidak lahir hanya dari kekuatan pukulan, tetapi juga dari ketenangan menghadapi tekanan dan keteguhan mempertahankan perjuangan sampai bel terakhir berbunyi.

Dan ketika keputusan kemenangan berpihak kepada Erniati, yang tersisa bukan sekadar medali emas. Ada nama NTT yang ikut terangkat, ada kebanggaan Korps Brimob Polda NTT yang ikut dibawa pulang, serta sebuah pesan sederhana bahwa di balik setiap kemenangan selalu ada perjuangan yang tidak terlihat.

Dari sudut ring Surabaya, Erniati pulang membawa emas—tetapi yang paling berharga adalah jejak keberanian yang ia tinggalkan untuk NTT.

Example 300250