Scroll untuk baca artikel
Bupati  mimika
Hukum & KriminalKesehatanNasional

Operasi Antik Noken Mengguncang Malam Bar Amole

2
×

Operasi Antik Noken Mengguncang Malam Bar Amole

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

TIMIKA |LINTASTIMOR.ID — Malam di Bar Amole, Jalan Cenderawasih, SP 2, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, mendadak memiliki wajah berbeda ketika jarum jam bergerak melewati tengah malam.

Musik dan riuh tempat hiburan itu belum sepenuhnya reda ketika puluhan personel Polres Mimika datang membawa satu pesan yang tegas: malam itu bukan sekadar tentang hiburan, tetapi juga tentang memastikan ruang publik tidak menjadi celah bagi peredaran dan penyalahgunaan narkotika.

Example 300x600

Minggu dini hari, 20 September 2026, sekitar pukul 00.22 WIT, Operasi Antik Noken 2026 bergerak.

Wakapolres Mimika Kompol Jaihot Limbong memimpin langsung operasi tersebut. Di belakangnya berdiri jajaran perwira yang membawa mandat berbeda: Kabag Ops AKP Yulius Harikatang, Kasat Resnarkoba AKP Habibi Solosa, Kasat Intelkam AKP Safri Patenrengi, serta Kasiwas AKP Dorteus Jemalut.

Malam itu, Bar Amole menjadi salah satu titik pemeriksaan.

Sebelum bergerak ke lokasi, seluruh personel mengikuti apel konsolidasi di Kantor Pelayanan Polres Mimika. Kabag Ops AKP Yulius Harikatang mengingatkan anggota agar menjalankan tugas sesuai pembagian dan standar operasional prosedur.

Profesionalitas harus berjalan beriringan dengan keselamatan.

Pesan itu kemudian dibawa ke tengah malam.

Sekitar pukul 00.41 WIT, rombongan tiba di Bar Amole. Petugas tidak langsung bergerak secara serampangan. Pengelola, pekerja, dan pengunjung terlebih dahulu diberikan penjelasan mengenai tujuan pemeriksaan.

Di balik seragam dan kewenangan yang melekat, operasi itu membawa satu misi: memastikan tempat hiburan tidak berubah menjadi ruang tumbuh bagi kejahatan narkotika.

Kasat Resnarkoba Polres Mimika AKP Habibi Solosa mengatakan pemeriksaan tersebut merupakan tindak lanjut surat perintah Polda Papua Tengah dalam rangka Operasi Antik Noken 2026.

“Kami hadir untuk melakukan pemeriksaan dan memastikan tempat hiburan malam di Mimika bersih dari penyalahgunaan narkotika, kepemilikan senjata tajam, maupun barang terlarang lainnya,” kata Habibi.

51 Orang, Satu Pemeriksaan

Kemudian satu per satu pekerja dan pengisi acara menjalani pemeriksaan.

Tes urine dilakukan terhadap laki-laki dan perempuan secara terpisah. Personel Polwan dan tim medis Dokkes Polres Mimika ikut mengawasi proses pemeriksaan.

Tidak ada ruang untuk sekadar dugaan.

Yang diperiksa adalah hasil.

Sebanyak 51 orang menjalani tes urine.

Hasilnya: seluruhnya dinyatakan negatif narkotika.

Angka itu menjadi catatan penting dalam operasi malam tersebut. Dari puluhan pekerja dan pengisi acara yang diperiksa, tidak ditemukan hasil positif narkotika berdasarkan tes urine yang dilakukan petugas.

Namun operasi tidak berhenti di sana.

Petugas juga memeriksa tempat penyimpanan minuman beralkohol sebagai bagian dari pengawasan terhadap lingkungan tempat hiburan malam.

Malam terus berjalan.

Di satu sisi, hiburan tetap menjadi bagian dari denyut kehidupan kota. Di sisi lain, aparat membawa tanggung jawab untuk memastikan ruang hiburan tidak menjadi pintu masuk bagi barang terlarang dan gangguan keamanan.

Di titik inilah Operasi Antik Noken menemukan maknanya: pencegahan tidak selalu hadir dalam bentuk penindakan besar. Kadang ia datang melalui pemeriksaan sederhana, tes urine, pengawasan, dan kehadiran aparat di tengah ruang publik.

Malam Berakhir, Pengawasan Berlanjut

Sekitar pukul 01.41 WIT, pemeriksaan di Bar Amole berakhir.

Personel kemudian meninggalkan lokasi dan kembali ke Kantor Pelayanan Polres Mimika.

Namun operasi belum benar-benar selesai.

Sekitar pukul 02.00 WIT, seluruh personel mengikuti apel konsolidasi akhir. Malam yang panjang ditutup dengan evaluasi terhadap pelaksanaan kegiatan.

Dari jalanan Mimika yang mulai kembali sunyi, operasi itu menyisakan satu pesan: perang terhadap narkotika tidak mengenal jam.

Ketika sebagian masyarakat terlelap, aparat tetap bergerak menyusuri ruang-ruang yang dianggap perlu mendapat pengawasan.

Polres Mimika menyatakan kegiatan serupa akan terus dilakukan sebagai bagian dari upaya pencegahan dan pengawasan terhadap penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika di wilayah hukumnya.

Operasi Antik Noken 2026 dengan demikian tidak semata-mata hadir untuk mencari pelanggaran. Ia juga menjadi instrumen pencegahan—mendekatkan aparat dengan ruang publik, membaca potensi kerawanan sejak dini, sekaligus menjaga agar tempat hiburan tetap berada dalam koridor keamanan dan hukum.

Di Bar Amole, malam itu berakhir tanpa satu pun dari 51 orang yang menjalani tes urine dinyatakan positif narkotika.

Tetapi bagi aparat, satu malam yang tenang bukan berarti pekerjaan selesai.

Sebab di balik gemerlap lampu tempat hiburan, selalu ada kewajiban negara untuk menjaga ruang publik tetap aman.

Dan di Mimika, pengawasan itu kembali bergerak ketika malam belum sepenuhnya menyerahkan dirinya kepada pagi.

Example 300250
Penulis: Redaksi Lintastimor.idEditor: Agustinus Bobe