Scroll untuk baca artikel
Bupati  mimika
BeritaNasionalPeristiwaPolkam

Kadis Perkimtan Deli Serdang Jemput Program 3 Juta Rumah, Survei 1.242 Hektare Jadi Langkah Awal Mewujudkan Hunian Rakyat

10
×

Kadis Perkimtan Deli Serdang Jemput Program 3 Juta Rumah, Survei 1.242 Hektare Jadi Langkah Awal Mewujudkan Hunian Rakyat

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

DELI SERDANG |LINTASTIMOR.ID – Di hamparan lahan yang membentang di Desa Kolam dan Desa Bandar Klippa, Kecamatan Percut Sei Tuan, harapan tentang rumah yang layak bagi ribuan keluarga mulai diterjemahkan ke dalam langkah-langkah nyata. Minggu (5/7/2026), setiap titik yang disurvei bukan sekadar bidang tanah, melainkan ruang masa depan yang dipersiapkan untuk menjawab kebutuhan dasar masyarakat: sebuah tempat tinggal yang aman, layak, dan bermartabat.

Komitmen itu terlihat ketika Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan (Perkimtan) Kabupaten Deli Serdang, Yetty Sembiring, S.STP., M.M., mendampingi Direktur Jenderal Tata Kelola dan Pengendalian Risiko Kementerian PKP, Dr. H. Roberia, S.H., M.H., melakukan survei lahan sebagai bagian dari percepatan Program Nasional 3 Juta Rumah.

Example 300x600

Agenda tersebut merupakan tindak lanjut atas visitasi sebelumnya ke PT Perkebunan Nusantara (PTPN) II selaku pemegang hak terakhir atas kawasan seluas kurang lebih 1.242 hektare, yang diproyeksikan menjadi salah satu lokasi pengembangan program perumahan nasional.

Dalam kesempatan itu, Yetty Sembiring menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Deli Serdang memberikan dukungan penuh terhadap Program Nasional 3 Juta Rumah karena sejalan dengan visi dan misi Bupati serta Wakil Bupati Deli Serdang dalam menghadirkan hunian yang layak sekaligus membangun lingkungan permukiman yang sehat bagi masyarakat.

“Rumah bukan sekadar bangunan yang berdiri di atas tanah. Ia adalah ruang tempat keluarga menanam harapan, membangun masa depan, dan menjaga martabat kehidupan. Karena itu, setiap langkah menuju terwujudnya hunian layak adalah investasi bagi kualitas hidup masyarakat,” demikian semangat yang tergambar dari komitmen Pemerintah Kabupaten Deli Serdang dalam mendukung program tersebut.

Pemkab Deli Serdang juga berharap sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan sektor swasta semakin diperkuat sehingga pembangunan rumah bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) dapat direalisasikan lebih cepat dan tepat sasaran.

Tidak hanya itu, pemerintah daerah terus mendorong percepatan pelaksanaan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari Kementerian PKP yang dikolaborasikan dengan program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) melalui dukungan pendanaan APBD Provinsi Sumatera Utara dan APBD Kabupaten Deli Serdang.

Dalam diskusi tersebut, Yetty Sembiring juga menyampaikan usulan agar Kementerian PKP dapat membangun sinergi lebih luas dengan Pemerintah Kabupaten Deli Serdang untuk merealisasikan pembangunan Rumah Susun (Rusun) sebagai salah satu solusi penyediaan hunian di wilayah yang terus berkembang.

Secara kontekstual, langkah survei lahan ini menjadi fase penting dalam memastikan kesiapan legalitas, tata ruang, dan kelayakan kawasan sebelum pembangunan dimulai. Proses tersebut menunjukkan bahwa keberhasilan Program 3 Juta Rumah tidak hanya ditentukan oleh besarnya target pembangunan, tetapi juga oleh ketepatan perencanaan, kolaborasi lintas lembaga, serta kepastian pemanfaatan lahan yang berkelanjutan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Balai P3PKP Sumatera II, Ir. Wahyu Adi Satriawan, S.T., M.T., yang mendampingi Direktur Jenderal dalam pelaksanaan survei lapangan.

╔════════════════════════════════════╗
“Sebuah rumah yang layak bukan hanya menghadirkan atap untuk berteduh, tetapi juga menumbuhkan rasa aman, harapan, dan keyakinan bahwa setiap keluarga berhak menikmati kehidupan yang lebih bermartabat.”
╚════════════════════════════════════╝

Di atas hamparan lahan yang kini masih sunyi, pemerintah sedang menanam sebuah ikhtiar besar. Sebab setiap rumah yang kelak berdiri bukan sekadar capaian pembangunan, melainkan penanda bahwa negara hadir untuk mengubah sebidang tanah menjadi tempat lahirnya masa depan.

Example 300250
Penulis: Redaksi lintastimor.idEditor: Augustine Bobe