Keterangan Foto
Acara penyerahan simbolis 1.000 paket sembako kepada korban gempa Flores di Maumere Kabupaten Sikka.
MAUMERE | LINTASTIMOR.ID — Di tengah luka yang belum sepenuhnya mengering akibat gempa bumi Flores, kepedulian datang mengetuk pintu-pintu kehidupan warga Kabupaten Sikka. Bukan dengan janji panjang, melainkan melalui seribu paket sembako yang diharapkan mampu meringankan beban masyarakat dalam melewati masa sulit pascabencana.
Anggota Komisi XI DPR RI, Julie Sutrisno Laiskodat, bersama Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Peduli, menyalurkan 1.000 paket sembako kepada masyarakat terdampak gempa di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur.
Bantuan tersebut merupakan buah sinergi dan kemitraan Julie Sutrisno Laiskodat dengan LPS Peduli. Penyalurannya dipercayakan kepada Tim Relawan Nusantara (RN), yang bergerak menjangkau masyarakat di sejumlah wilayah Kabupaten Sikka.
Tenaga Ahli Anggota Komisi XI DPR RI, Julie Sutrisno Laiskodat, Yunus Atabara, menjelaskan kepada media ini, Jumat (29/10/2026), bahwa penyaluran bantuan berlangsung selama lima hari, sejak 24 hingga 28 Oktober 2026.
Menurut Yunus, keterlibatan Julie bersama LPS Peduli merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang sedang menghadapi dampak bencana.
“Pembagian seribu paket sembako di Kabupaten Sikka adalah wujud kepedulian dari kemitraan Anggota Komisi XI DPR RI, Julie Sutrisno Laiskodat, dengan LPS Peduli,” kata Yunus.
Lima hari penyaluran itu menjadi rangkaian perjalanan kepedulian. Melalui Relawan Nusantara, bantuan bergerak menjangkau masyarakat yang membutuhkan. Di balik setiap paket sembako, terdapat pesan bahwa warga yang sedang berjuang memulihkan kehidupan tidak berjalan sendirian.
Pemerintah Sikka menyampaikan apresiasi
Kepedulian tersebut mendapat apresiasi Pemerintah Kabupaten Sikka.
Asisten II Sekretariat Daerah Kabupaten Sikka, Petrus Poling Wairmahing, menyampaikan terima kasih kepada Julie Sutrisno Laiskodat dan LPS Peduli atas bantuan 1.000 paket sembako yang disalurkan melalui Relawan Nusantara.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Sikka, kami mengucapkan terima kasih kepada Ibu Julie Laiskodat, Anggota Komisi XI DPR RI, dan LPS Peduli atas bantuan sembako yang disalurkan melalui Relawan Nusantara di Kabupaten Sikka,” ujar Petrus.
Di tengah banyaknya pihak yang terlibat dalam penanganan dampak gempa, Petrus mengungkapkan bahwa berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sikka, lebih dari 100 pihak telah memberikan sumbangan kepada masyarakat terdampak.
Sebagian di antaranya memilih datang langsung ke lokasi pengungsian untuk menyerahkan bantuan dengan berbagai cara dan kemampuan masing-masing.
Fenomena itu memperlihatkan bahwa solidaritas kemanusiaan tidak hanya tumbuh melalui lembaga-lembaga besar. Ia juga hadir melalui langkah orang-orang yang memilih mendekat, melihat keadaan masyarakat, dan mengulurkan tangan.
“Sekali lagi, pemerintah mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang sudah peduli terhadap korban gempa sejak awal hingga saat ini,” ungkap Petrus.
LPS mengajak semua pihak bergandengan tangan
Dari pihak Lembaga Penjamin Simpanan, Direktur Eksekutif Kesekretariatan dan Hubungan Lembaga, KM. Nuruddin, memberikan apresiasi kepada Julie Sutrisno Laiskodat yang telah membuka ruang koordinasi sehingga LPS Peduli dapat mengambil bagian dalam membantu masyarakat terdampak gempa di Sikka.
“Terima kasih kepada Ibu Julie dari Komisi XI DPR RI yang sejak awal berkoordinasi dengan kami, sehingga kami bisa membantu korban gempa di Maumere, Kabupaten Sikka,” kata Nuruddin.
Ia mengingatkan bahwa perjalanan pemulihan setelah bencana bukan pekerjaan singkat. Masa rehabilitasi justru menghadirkan tantangan yang tidak ringan, sebab masyarakat membutuhkan dukungan berkelanjutan untuk kembali menata kehidupan.
Karena itu, LPS berkomitmen untuk terus membangun koordinasi dengan Komisi XI DPR RI dan Pemerintah Kabupaten Sikka agar penanganan dampak gempa Flores dapat dilakukan secara bersama-sama.
Menurut Nuruddin, semangat gotong royong menjadi kekuatan penting dalam menghadapi masa pemulihan. Bantuan yang datang dari berbagai pihak diharapkan tidak berhenti pada respons awal bencana, tetapi berlanjut mengikuti kebutuhan masyarakat.
Seribu paket, satu pesan kemanusiaan
Penyerahan simbolis 1.000 paket sembako berlangsung di lantai II Kantor Bupati Sikka, Jalan Ahmad Yani, pada Sabtu (24/10/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri langsung Asisten II Setda Sikka, Petrus Poling Wairmahing, bersama Tim Relawan Nusantara.
Turut mengikuti kegiatan secara daring melalui Zoom, Direktur Eksekutif Kesekretariatan dan Hubungan Lembaga LPS, KM. Nuruddin, serta Chief Programs & Operations Officer Yayasan Komite Relawan Nusantara, Hikmah Fitriyani.
Hadir pula 10 perwakilan penerima bantuan yang mengikuti prosesi serah terima secara simbolis.
Seribu paket sembako itu mungkin tidak serta-merta menghapus seluruh kesulitan yang dihadapi masyarakat pascagempa. Namun, di tengah proses pemulihan yang panjang, bantuan tersebut menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk menjaga kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi.
Sebab, setelah tanah berguncang dan kehidupan berubah, yang dibutuhkan masyarakat bukan hanya bangunan yang kembali berdiri. Mereka juga membutuhkan perhatian, solidaritas, dan keyakinan bahwa masih ada banyak tangan yang bersedia membantu.
Di Sikka, seribu paket sembako itu membawa satu pesan sederhana: kepedulian akan selalu menemukan jalannya ketika banyak pihak memilih berjalan bersama.


















