Scroll untuk baca artikel
Bupati  mimika
BeritaKabupaten MimikaNasionalPolkamTeknologi

Tata Naskah Bukan Sekadar Surat, Pemkab Mimika Tegaskan Wajah Profesionalisme ASN

25
×

Tata Naskah Bukan Sekadar Surat, Pemkab Mimika Tegaskan Wajah Profesionalisme ASN

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

TIMIKA | LINTASTIMOR.ID – Suasana Ballroom Hotel Grand Tembaga, Selasa (19/5/2026), terasa berbeda. Di tengah dinamika birokrasi yang terus bergerak mengikuti perkembangan zaman, Pemerintah Kabupaten Mimika menggelar Sosialisasi Tata Naskah Dinas Tahun 2026 sebagai langkah memperkuat disiplin administrasi dan profesionalisme aparatur sipil negara.

Kegiatan yang diselenggarakan Bagian Organisasi dan Tata Laksana (Ortal) Sekretariat Daerah Kabupaten Mimika itu mengusung tema “Optimalisasi Tata Naskah Dinas sebagai Wujud Peningkatan Akuntabilitas Kinerja dan Tertib Administrasi.”

Example 300x600

Di balik lembar-lembar surat resmi dan nomor administrasi yang sering dianggap sederhana, pemerintah melihat ada marwah birokrasi yang harus dijaga. Sebab, tata naskah dinas bukan hanya soal format surat, melainkan juga cermin kualitas tata kelola pemerintahan.

Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Politik dan Hukum, Yohana Paliling, menegaskan bahwa tertib administrasi menjadi fondasi penting dalam membangun birokrasi yang profesional, transparan, dan akuntabel.

╔═❀💖❀═╗
“Tata naskah dinas bukan sekadar administrasi, tetapi cerminan wajah birokrasi pemerintahan. Keseragaman dan ketertiban dokumen resmi menunjukkan profesionalisme dan kualitas tata kelola pemerintahan yang baik.”
— Yohana Paliling
╚═❀💖❀═╝

Menurut Yohana, di tengah perkembangan regulasi dan teknologi informasi yang semakin cepat, pemerintah dituntut bekerja lebih efektif, efisien, serta mampu menghadirkan pelayanan publik yang akuntabel. Namun dalam praktiknya, masih ditemukan berbagai persoalan administratif di sejumlah perangkat daerah.

Mulai dari perbedaan format surat, penggunaan lambang instansi yang tidak seragam, hingga penomoran surat yang belum tertib antarorganisasi perangkat daerah (OPD).

Ia menilai persoalan tersebut tidak bisa dianggap sepele karena berdampak langsung terhadap legalitas dokumen, akuntabilitas institusi, hingga citra pemerintah di mata masyarakat.

╔═❀💖❀═╗
“Hal-hal sederhana seperti ini berdampak besar terhadap legalitas, akuntabilitas, dan citra pemerintah di mata masyarakat.”
— Yohana Paliling
╚═❀💖❀═╝

Karena itu, Yohana meminta seluruh peserta tidak hanya memahami teori, tetapi benar-benar menerapkan hasil sosialisasi dalam aktivitas kerja sehari-hari. Ia menekankan pentingnya membangun budaya birokrasi yang disiplin, tertib, cepat, tepat, dan bertanggung jawab.

Dalam kegiatan tersebut, pemerintah juga menyoroti tiga poin utama, yakni standardisasi tata naskah dinas di seluruh OPD, peningkatan profesionalisme ASN, serta implementasi nyata tata kelola administrasi yang seragam dan berkualitas.

╔═❀💖❀═╗
“Hasil sosialisasi ini jangan berhenti di teori, tetapi harus diterapkan dalam tugas sehari-hari agar tercipta budaya birokrasi yang disiplin, tertib, cepat, tepat, dan bertanggung jawab.”
— Yohana Paliling
╚═❀💖❀═╝

Yohana juga mengajak seluruh peserta mengikuti sosialisasi dengan serius dan aktif berdiskusi agar tidak lagi terjadi kesalahan mendasar dalam penyusunan dokumen dinas di masing-masing instansi.

Dengan memohon petunjuk Tuhan Yang Maha Kuasa, Yohana Paliling secara resmi membuka Sosialisasi Tata Naskah Dinas di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Mimika Tahun 2026.

Example 300250