Scroll untuk baca artikel
Bupati  mimika
BeritaNasionalTeknologi

Di Ruang Sederhana Nufuak, 37 Anak Menulis Mimpi Lewat Ujian Sekolah Hari Terakhir

85
×

Di Ruang Sederhana Nufuak, 37 Anak Menulis Mimpi Lewat Ujian Sekolah Hari Terakhir

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

 

ATAMBUA |LINTASTIMOR.ID —Kamis Pagi di SDI Nufuak, Kelurahan Fatukbot, Kecamatan Atambua Selatan, Kabupaten Belu, terasa berbeda. Di balik dinding sekolah yang sederhana, puluhan pasang mata duduk tekun—membawa harapan, kecemasan, dan cita-cita kecil yang perlahan sedang diuji oleh waktu.

Example 300x600

Sebanyak 37 siswa-siswi kelas VI mengikuti ujian sekolah dengan tertib dan penuh semangat. Dari jumlah tersebut, 17 orang merupakan siswa laki-laki dan 20 lainnya siswa perempuan.

Hari itu, lembar-lembar soal Matematika dan Pendidikan Jasmani (Penjas) menjadi bagian dari perjalanan penting mereka menuju gerbang pendidikan berikutnya.

Kepala SDI Nufuak, Regina De Paula Saka, S.Pd kepada Lintastimor Kamis (7/5/2026) menyampaikan bahwa seluruh peserta ujian mengikuti proses pada hari terakhir dengan baik dan lancar.

╔═══════════════════════════════🌸
“Sebanyak 37 siswa-siswi kelas VI telah mengikuti ujian sekolah dengan baik. Mereka terdiri dari 17 siswa laki-laki dan 20 siswa perempuan.”
🌸═══════════════════════════════╝

Di dalam ruang ujian, suasana hening terasa begitu hidup. Ada tangan-tangan kecil yang sibuk menghitung angka, ada wajah-wajah serius yang mencoba menaklukkan soal demi soal. Di situlah pendidikan bekerja dalam bentuknya yang paling sederhana—membangun keberanian anak-anak untuk percaya pada kemampuan mereka sendiri.

Bagi para siswa, ujian bukan sekadar kewajiban akademik. Ia adalah pintu kecil menuju masa depan, tempat mereka mulai belajar bahwa setiap usaha membutuhkan kesabaran dan ketekunan.

Analisis Kontekstual
Pelaksanaan ujian sekolah di SDI Nufuak menjadi gambaran bagaimana pendidikan dasar di wilayah Belu terus berjalan di tengah berbagai keterbatasan. Kehadiran dan partisipasi penuh para siswa menunjukkan semangat belajar yang tetap tumbuh kuat di tingkat akar rumput. Di sisi lain, momentum ujian sekolah juga menjadi pengingat pentingnya dukungan berkelanjutan terhadap kualitas pendidikan dasar, terutama di wilayah-wilayah yang masih membutuhkan perhatian sarana dan penguatan sumber daya pendidikan.

Di ruang sederhana itu, mungkin tak ada kemewahan. Namun ada sesuatu yang jauh lebih berharga—anak-anak yang sedang belajar menulis masa depannya sendiri.

Dan dari Nufuak, langkah-langkah kecil itu perlahan bergerak menuju mimpi yang lebih besar.

Example 300250