Scroll untuk baca artikel
Bupati  mimika
BeritaGaya HidupNasionalPeristiwaPolkam

Dari Tanah Amungsa ke Panggung Batam, Langkah kecil Nachyta Membawa Irama Besar Mimika

210
×

Dari Tanah Amungsa ke Panggung Batam, Langkah kecil Nachyta Membawa Irama Besar Mimika

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

 MIMIKA |LINTASTIMOR.ID—Di sebuah sudut kota yang dikelilingi pegunungan dan laut Papua, seorang anak perempuan berusia 11 tahun tengah menata mimpinya melalui irama dan rima.

Namanya Nachyta Velove Varina Nossy. Tubuhnya masih mungil, seragam sekolah dasarnya belum lama akan ia tinggalkan, tetapi langkahnya perlahan menembus panggung-panggung yang lebih luas.

Example 300x600

Dalam waktu dekat, Rapper Cilik asal Kabupaten Mimika, Papua Tengah itu dijadwalkan tampil dalam sebuah kegiatan hiburan di Kota Batam.

Sebuah perjalanan yang bukan sekadar perpindahan tempat, melainkan penanda bahwa bakat dari timur Indonesia terus menemukan jalannya menuju panggung nasional.

Nachyta merupakan siswi kelas VI SD Inpres Koperapoka 1 Mimika. Ia adalah putri kedua dari pasangan Daniel Donny Nossy dan Maria Sarkol. Di tengah kehidupan yang sederhana, kecintaannya terhadap musik telah tumbuh sejak usia yang sangat belia.

Menurut keluarganya, ketertarikan Nachyta terhadap musik rap sudah terlihat sejak ia berusia tiga tahun. Dari ketukan sederhana hingga keberanian merangkai lirik, bakat itu perlahan berkembang menjadi identitas yang melekat dalam dirinya.

“Nachyta mulai rekaman dan membuat singel sejak Agustus 2024 melalui lagu berjudul Nachyta VS Everybody,” ungkap pihak keluarga di Timika, Kamis (16/7/2026).

Untuk penampilannya di Batam nanti, Nachyta telah mempersiapkan lima lagu terbaiknya. Meski demikian, jumlah lagu yang akan dibawakan masih menunggu keputusan dari pihak penyelenggara.

Nama Nachyta sendiri bukanlah sosok asing di berbagai panggung hiburan di Mimika. Suaranya telah beberapa kali menghidupkan atmosfer sejumlah festival dan perayaan besar. Ia pernah tampil pada Festival Dukcapil, Timika Inside Festival of Art, Kei Art Festival (Kastil), panggung hiburan HUT Kemerdekaan RI, HUT Kabupaten Mimika, Expo Festival UMKM, Gebyar HUT UMKM, HUT Mapurjaya, hingga peringatan Hari Guru Nasional.

Di balik usianya yang masih sangat muda, sederet prestasi juga telah menghiasi perjalanan bermusiknya. Pada tahun 2026, Nachyta berhasil meraih Juara I Solo Tingkat Papua dalam peringatan Hari Pendidikan Nasional yang diselenggarakan Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Papua.

Tak hanya itu, ia juga meraih Juara Harapan II Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) 2026, menjadi pemenang Free Style Rap Challenge OST film Kaka Boss tahun 2024, serta menerima piagam penghargaan dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Mimika pada tahun yang sama.

Secara kontekstual, kehadiran Nachyta menjadi simbol tumbuhnya ruang kreatif baru bagi generasi muda Papua Tengah. Di tengah derasnya arus budaya populer, kemunculan talenta-talenta muda dari wilayah timur Indonesia menunjukkan bahwa kreativitas tidak mengenal batas geografis. Panggung nasional kini semakin terbuka bagi anak-anak Papua untuk memperlihatkan identitas, keberanian, dan potensi mereka melalui seni.

Bagi keluarganya, kesempatan tampil di Batam bukan sekadar agenda hiburan. Ia adalah langkah awal untuk memperluas pengalaman, memperkenalkan karya-karya anak Mimika, sekaligus membuktikan bahwa mimpi besar dapat lahir dari tempat yang jauh dari gemerlap ibu kota.

Di usia ketika sebagian besar anak masih bermain dan mengejar kesenangan masa kecil, Nachyta memilih merangkai mimpinya melalui musik. Dari Timika menuju Batam, setiap bait rap yang ia lantunkan seakan membawa pesan sederhana namun kuat: bahwa dari tanah Papua, selalu lahir cerita-cerita kecil yang suatu hari dapat menggema ke seluruh negeri.

Example 300250