Scroll untuk baca artikel
Bupati  mimika
NasionalPeristiwaPolkam

Kapolres Mimika Tegaskan Pelayanan Publik Tak Boleh Ditunda

31
×

Kapolres Mimika Tegaskan Pelayanan Publik Tak Boleh Ditunda

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

MIMIKA |LINTASTIMOR.ID — Pergantian jabatan di tubuh kepolisian bukan sekadar perpindahan nama di sebuah papan struktur organisasi. Di balik setiap kursi yang berganti, ada amanah yang harus segera bekerja dan masyarakat yang tidak boleh menunggu terlalu lama.

Pesan itu disampaikan Kapolres Mimika AKBP Alredo Agustinus Rumbiak saat memimpin upacara serah terima jabatan 14 pejabat utama dan kepala kepolisian sektor di lingkungan Polres Mimika, Senin (24/8/2026).

Example 300x600

Upacara berlangsung di Markas Polres Mimika, Jalan Agimuga Mile 32, Kabupaten Mimika, Papua Tengah. Pergantian tersebut merupakan tindak lanjut Surat Keputusan Kapolda Papua Tengah Nomor 185/VIII/2026.

Rotasi itu menyentuh sejumlah posisi penting. Kompol Jaihot Limbong ditunjuk sebagai Wakil Kepala Polres Mimika menggantikan Kompol Junan Plitomo. Sementara jabatan Kepala Bagian Operasi diserahkan kepada AKP Yulius Harikatang menggantikan Kompol Hendri Alredo Korwa.

AKP Paulus Rande Ratu dipercaya sebagai pelaksana sementara Kepala Bagian Sumber Daya Manusia menggantikan Kompol Saidah Hobrouw. Adapun AKP Safri Patenrengi menjadi Kepala Satuan Intelijen dan Keamanan menggantikan AKP Gatot Tri Gunawan.

Pada Bagian Logistik, AKP Andi Batilu menjabat sebagai pelaksana sementara Kabag Logistik menggantikan AKP Devrizal. Iptu Kristinus Psakor menjadi pelaksana sementara Kepala Satuan Polisi Perairan dan Udara menggantikan AKP Manase Mawosi Sayori.

Iptu Rudolf Sormin Kakanga dipercaya sebagai Kepala Satuan Lalu Lintas menggantikan AKP Burhanudin Buton. Sedangkan AKP Putut Yudha Pratama menjabat Kepala Satuan Reserse Kriminal menggantikan AKP Ibnu Rudihartono.

Pergantian juga terjadi di Polsek Mimika Baru. AKP Boby Pratama dipercaya menggantikan AKP Mattinetta.

AKP Budiman Sianturi menjadi Kepala Satuan Pembinaan Masyarakat menggantikan AKP Yakobus Sera Ayatanoi. AKP Habibi Cendrawasih Solosa dipercaya sebagai Kepala Satuan Reserse Narkoba menggantikan Iptu Yakobus Rante Limbong.

Ipda Handry Wissinger Titalei ditunjuk sebagai Kepala Satuan Tahanan dan Barang Bukti menggantikan Ipda Poltak Gultom.

Sementara itu, Iptu Ronny Monim dipercaya sebagai Kapolsek Mimika Barat Jauh menggantikan Ipda Ridwan Sabar. Iptu Teguh Krisandi Farda menjadi Kapolsek Kawasan Pelabuhan Pomako menggantikan Iptu Fritz Gerard M. Nanlohi.

Pesan Tegas dari Ruang Upacara

Alredo mengatakan rotasi jabatan merupakan bagian dari kebijakan rutin pimpinan Polri untuk menyegarkan organisasi sekaligus memberikan ruang pengembangan karier kepada para perwira.

Menurut dia, para pejabat yang menerima amanah baru telah memiliki kompetensi untuk menjalankan tugas di satuan masing-masing. Karena itu, masa penyesuaian tidak boleh menjadi alasan untuk memperlambat pekerjaan.

“Tidak ada pengenalan karena di sini sudah bukan masanya pacaran. Apa yang menjadi turunan, segera laksanakan.”

Kalimat itu disampaikan Alredo dengan nada tegas. Pesannya sederhana: jabatan baru harus segera diterjemahkan menjadi kerja nyata.

Ia juga mengingatkan seluruh pejabat agar tidak membiarkan masyarakat menunggu hanya karena terjadi pergantian kepemimpinan.

“Selamat kepada seluruh pejabat baru dan lama. Mari kita jalankan tugas dengan sebaik-baiknya. Laksanakan pelayanan kepada masyarakat tanpa menunda-nunda.”

Bagi Alredo, jabatan bukanlah ruang untuk sekadar menjalankan rutinitas administratif. Selama kepercayaan diberikan, setiap pejabat dituntut memberikan kemampuan terbaiknya.

“Selama kita menjabat, laksanakan sebaik mungkin dan tetap lakukan yang terbaik, apa pun itu.”

Jabatan Berubah, Pengabdian Tidak

Rotasi 14 pejabat tersebut secara kontekstual menjadi bagian dari upaya penyegaran organisasi Polres Mimika. Namun, ukuran keberhasilannya tidak berhenti pada tertibnya prosesi serah terima jabatan.

Yang jauh lebih penting adalah kesinambungan pelayanan publik.

Di tengah kebutuhan masyarakat terhadap keamanan, kepastian hukum dan pelayanan kepolisian yang cepat, pergantian pejabat semestinya tidak menghadirkan ruang kosong. Justru sebaliknya, pejabat baru dituntut segera membaca persoalan, memahami wilayah tugas dan mengambil keputusan sesuai kewenangannya.

Alredo berharap rotasi tersebut mampu memperkuat kinerja Polres Mimika, terutama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Mimika.

Pada akhirnya, sebuah jabatan mungkin hanya memiliki nama dan masa waktu. Tetapi amanah selalu memiliki ukuran yang lebih panjang: seberapa banyak kebaikan yang ditinggalkan ketika seseorang meninggalkan kursinya.

Example 300250