Scroll untuk baca artikel
Bupati  mimika
NasionalPeristiwaPolkam

76 Paskibraka Dikukuhkan, Siap Kibarkan Merah Putih

8
×

76 Paskibraka Dikukuhkan, Siap Kibarkan Merah Putih

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

JAKARTA |LINTASTIMOR.ID— Sabtu, 15 Agustus 2026, suasana di Istana Negara Jakarta menjadi saksi sebuah momen yang sarat makna. Di hadapan Wakil Presiden Gibran Rakabuming dan para tamu undangan, 76 pelajar dari 38 provinsi resmi dikukuhkan sebagai anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tahun 2026.

Mereka bukan cuma berdiri dalam barisan. Di balik seragam dan langkah yang tertib itu, ada sebuah amanah untuk membawa Merah Putih ke hadapan bangsa pada upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Example 300x600

“Di tangan generasi muda, Merah Putih tidak hanya bukan  bendera yang dikibarkan, melainkan simbol kehormatan yang harus dijaga dengan keteguhan.”

Pengukuhan berlangsung dalam sebuah upacara yang dipimpin Wapres Gibran Rakabuming sebagai pembina upacara. Sementara itu, Julita Rista Lestari dari Kalimantan Timur dipercaya bertindak sebagai pemimpin upacara.

Rangkaian prosesi diawali dengan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Setelah itu, pemimpin upacara menyampaikan laporan kepada pembina upacara, menandai dimulainya tahapan penting menuju pengukuhan para calon anggota Paskibraka.

Suasana kemudian memasuki bagian yang lebih khidmat. Julita mewakili seluruh calon anggota Paskibraka memegang bendera Merah Putih saat pengucapan Ikrar Putra Indonesia.

Di titik itu, Merah Putih hadir bukan hanya sebagai benda yang berada di tangan seorang pelajar. Ia menjadi simbol dari ikrar, tanggung jawab, dan kepercayaan yang sedang disematkan kepada generasi muda dari seluruh penjuru Indonesia.

Setelah pengucapan Ikrar Putra Indonesia, Wapres Gibran membacakan pernyataan pengukuhan. Pernyataan tersebut menjadi penanda resmi bahwa 76 pelajar dari 38 provinsi telah dikukuhkan sebagai anggota Paskibraka Tahun 2026.

Prosesi kemudian dilanjutkan dengan penyematan Lencana Merah Putih Garuda dan pemasangan kendit secara simbolis oleh Wapres Gibran kepada pemimpin upacara.

Pengukuhan itu tidak hanya  akhir dari rangkaian persiapan. Ia merupakan pintu menuju tugas yang lebih besar: berdiri di hadapan bangsa dan menjalankan amanah pengibaran Sang Saka Merah Putih pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Secara kontekstual, keberadaan Paskibraka dari 38 provinsi memperlihatkan bagaimana peringatan kemerdekaan tidak hanya menjadi seremoni kenegaraan, tetapi juga ruang bagi generasi muda dari berbagai daerah untuk mengambil bagian secara langsung dalam simbolisasi persatuan Indonesia.

Usai seluruh prosesi, Wapres Gibran memberikan ucapan selamat kepada para anggota Paskibraka. Para tamu undangan kemudian turut menyampaikan ucapan selamat kepada 76 pelajar yang telah resmi menyandang amanah tersebut.

Kini, setelah lencana tersemat dan kendit terpasang, 76 putra-putri Indonesia itu tinggal menunggu satu momentum penting: ketika Merah Putih kembali bergerak perlahan menuju puncak tiang, dan seluruh negeri menatapnya dengan dada penuh kebanggaan.

Sebab pada akhirnya, kemerdekaan tidak hanya diwariskan melalui sejarah—ia juga dititipkan kepada generasi yang bersedia menjaganya.

Example 300250