ERAGAYAM |LINTASTIMOR.ID— Di tengah bentang alam Papua Pegunungan yang sunyi dan menantang, langkah-langkah prajurit TNI tak hanya menapaki jalan setapak, tetapi juga mengetuk pintu-pintu rumah warga. Kehadiran mereka bukan membawa senjata ke garis depan, melainkan membawa pelayanan kesehatan sebagai wujud kepedulian dan pengabdian kepada masyarakat di wilayah perbatasan dan pedalaman.
Dalam upaya memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat, Pos Eragayam Satgas Pamtas Kewilayahan Yonif 645/Gardatama Yudha menggelar pelayanan kesehatan bagi masyarakat di Distrik Eragayam, Kabupaten Mamberamo Tengah, Papua Pegunungan, Jumat (10/7/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin Batih Pos Eragayam, Sertu Virisky, dengan metode pelayanan yang dilakukan secara door to door, mendatangi rumah-rumah warga sekaligus menyapa masyarakat yang sedang beraktivitas di luar rumah. Pendekatan ini dilakukan agar pelayanan kesehatan dapat menjangkau masyarakat secara langsung, termasuk mereka yang memiliki keterbatasan akses menuju fasilitas kesehatan.
“Kami ingin kehadiran Satgas dapat memberi manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya di bidang kesehatan. Kami berharap dengan adanya Satgas, kesehatan masyarakat menjadi lebih baik dan masyarakat mengetahui bahwa TNI selalu hadir di tengah-tengah mereka,” ujar Sertu Virisky.
Bagi masyarakat Distrik Eragayam, kedatangan personel Satgas disambut dengan penuh kehangatan. Senyum warga, sapaan yang tulus, serta keterbukaan mereka menjadi gambaran eratnya hubungan kekeluargaan yang terus dibangun melalui berbagai kegiatan kemanusiaan.
Pelayanan kesehatan yang diberikan tidak sekadar menjadi bentuk bantuan medis, tetapi juga menjadi ruang silaturahmi antara prajurit dan masyarakat. Melalui interaksi dari rumah ke rumah, personel Satgas berupaya mendengar langsung kebutuhan warga sekaligus menghadirkan rasa aman dan kepedulian di tengah kehidupan masyarakat pedalaman.
Secara kontekstual, pelayanan kesehatan keliling seperti ini memiliki arti penting bagi wilayah-wilayah yang masih menghadapi keterbatasan akses layanan medis. Kehadiran Satgas tidak hanya mendukung tugas pengamanan wilayah, tetapi juga memperkuat peran TNI dalam operasi pembinaan teritorial melalui pelayanan sosial yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat. Pendekatan humanis tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kepercayaan, mempererat hubungan sosial, dan meningkatkan kualitas hidup warga di daerah terpencil.
Dengan semangat “Berani Pantang Mundur”, Satgas Yonif 645/Gardatama Yudha terus berupaya menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat Papua Pegunungan. Sebab di tempat-tempat yang jauh dari hiruk-pikuk perkotaan, kehadiran yang paling bermakna bukan sekadar terlihat, melainkan dirasakan—melalui kepedulian, pengabdian, dan langkah-langkah kemanusiaan yang menyapa setiap pintu rumah dengan harapan.


















