Scroll untuk baca artikel
Bupati  mimika
Gaya HidupNasionalPeristiwaPolkam

AKBP Alredo Agustinus Rumbiak Nahkodai Polres Mimika, Estafet Pengabdian Berlanjut di Tanah Amungsa

70
×

AKBP Alredo Agustinus Rumbiak Nahkodai Polres Mimika, Estafet Pengabdian Berlanjut di Tanah Amungsa

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

MIMIKA | LINTASTIMOR.ID – Di tengah denyut kehidupan Kabupaten Mimika yang terus bergerak dalam dinamika pembangunan dan keamanan, sebuah estafet kepemimpinan kembali bergulir di tubuh Kepolisian Republik Indonesia. Pergantian itu bukan sekadar perpindahan jabatan, melainkan penyerahan tanggung jawab untuk menjaga ketertiban, merawat kepercayaan publik, dan memastikan hukum tetap berdiri tegak di salah satu wilayah strategis di Papua Tengah.

Kapolri melalui Surat Telegram Nomor ST/1339/VI/KEP./2026 tertanggal 25 Juni 2026 menunjuk AKBP Alredo Agustinus Rumbiak sebagai Kapolres Mimika yang baru. Perwira menengah Polri yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolres Nduga tersebut akan menggantikan AKBP Billyandha Hildiario Budiman, yang mendapat amanah baru sebagai Kasubbidsendak Bidyanmas Baintelkam Polri.

Example 300x600

Pergantian pucuk pimpinan ini menandai berlanjutnya perjalanan institusi kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan di Mimika, sebuah daerah yang memiliki kompleksitas sosial, ekonomi, dan geografis yang khas.

“Setiap pergantian kepemimpinan di lingkungan Polri merupakan bagian dari proses regenerasi organisasi sekaligus upaya memperkuat pelayanan kepada masyarakat. Di balik pergantian itu terdapat harapan agar semangat pengabdian terus hidup dan berkembang.”

Selama kurang lebih satu tahun enam bulan memimpin Polres Mimika, AKBP Billyandha Hildiario Budiman meninggalkan sejumlah catatan penting. Salah satu yang paling menonjol adalah keterlibatannya dalam upaya penyelesaian konflik sosial di Distrik Kwamki Narama, sebuah proses yang membutuhkan pendekatan persuasif, komunikasi intensif, serta kolaborasi berbagai pihak.

Tak hanya itu, Polres Mimika di bawah kepemimpinannya juga berhasil mengungkap berbagai kasus tindak pidana, termasuk peredaran narkotika dan minuman keras ilegal yang selama ini menjadi perhatian serius aparat penegak hukum.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, selama masa kepemimpinannya, Polres Mimika berhasil mengamankan lebih dari tiga ton minuman keras ilegal melalui sejumlah operasi penegakan hukum yang dilakukan secara berkelanjutan.

Sementara itu, AKBP Alredo Agustinus Rumbiak akan resmi mengemban tugas sebagai Kapolres Mimika setelah pelaksanaan serah terima jabatan (sertijab) yang dijadwalkan berlangsung di Polda Papua Tengah sekitar 14 hari setelah diterbitkannya Surat Telegram Kapolri tersebut.

Kehadiran AKBP Alredo membawa harapan baru bagi keberlanjutan berbagai program keamanan dan pelayanan masyarakat yang telah berjalan. Pengalamannya memimpin wilayah dengan tantangan keamanan yang tidak ringan menjadi modal penting dalam menghadapi dinamika tugas di Kabupaten Mimika.

Secara kontekstual, pergantian kepemimpinan di Polres Mimika terjadi pada momentum yang penting. Mimika sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi di Papua Tengah membutuhkan stabilitas keamanan yang terjaga agar aktivitas masyarakat, investasi, serta pembangunan daerah dapat berlangsung secara kondusif. Karena itu, kesinambungan kepemimpinan menjadi faktor strategis dalam menjaga kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.

Pada akhirnya, jabatan boleh berganti dan nama pemimpin dapat berubah seiring waktu. Namun, harapan masyarakat tetap sama: hadirnya polisi yang mampu menjadi pelindung, pengayom, dan penegak hukum yang dekat dengan rakyat. Dari tangan AKBP Billyandha kepada AKBP Alredo, estafet itu kini diteruskan—mengawal Mimika agar tetap aman, damai, dan bertumbuh di tengah berbagai tantangan zaman.

Example 300250