Scroll untuk baca artikel
Bupati  mimika
Kabupaten MimikaNasionalPeristiwaPolkam

Di Bawah Sumpah Pengabdian, dr. Enny Kenangalem Pimpin IDI Mimika Menuju Pelayanan Kesehatan yang Lebih Bermakna

12
×

Di Bawah Sumpah Pengabdian, dr. Enny Kenangalem Pimpin IDI Mimika Menuju Pelayanan Kesehatan yang Lebih Bermakna

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

TIMIKA |LINTASTIMOR.ID – Ruang pelantikan itu tidak hanya menjadi saksi pergantian kepemimpinan sebuah organisasi profesi. Di sana, tersimpan harapan baru bagi wajah pelayanan kesehatan di Kabupaten Mimika. Di tengah suasana yang khidmat, sumpah jabatan diucapkan, menandai dimulainya estafet pengabdian yang akan menentukan arah peran dokter dalam menjawab berbagai tantangan kesehatan masyarakat.

Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Papua, dr. Nickanor K.R. Wonatorey, secara resmi melantik dr. Enny Kenangalem sebagai Ketua IDI Cabang Timika periode 2025–2028, menggantikan dr. Leonard Pardede.

Example 300x600

Pelantikan ditandai dengan pengucapan sumpah jabatan yang disaksikan Penjabat Sekretaris Daerah Mimika Abraham Kateyau, Ketua TP-PKK Kabupaten Mimika Ny. Susi Herawaty Rettob, serta sejumlah tamu undangan dan anggota profesi kedokteran.

Bagi dr. Leonard Pardede, momen tersebut menjadi titik peralihan sekaligus ruang refleksi atas perjalanan organisasi yang telah dibangun bersama selama masa kepemimpinannya. Dengan nada penuh persaudaraan, ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus dan anggota yang telah berjalan bersama menjaga marwah profesi dan pelayanan kesehatan.

╔════════════════════════════╗
“Kita harus berdampak. Kalau tidak berdampak, tidak ada gunanya menjadi dokter. Layani masyarakat sebagaimana kita ingin dilayani.”
— dr. Leonard Pardede
╚════════════════════════════╝

Menurutnya, dokter bukan hanya profesi yang bekerja dengan ilmu pengetahuan, tetapi juga pengabdian yang diukur dari manfaat yang dirasakan masyarakat. Karena itu, ia mengingatkan pentingnya menjaga persaudaraan antar sejawat, memperkuat solidaritas profesi, dan terus meningkatkan kompetensi agar pelayanan kesehatan semakin bermutu.

Sementara itu, dalam sambutan perdananya sebagai Ketua IDI Cabang Mimika masa bakti 2025–2028, dr. Enny Kenangalem mengungkapkan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin organisasi profesi dokter di Kabupaten Mimika.

Baginya, amanah tersebut bukan sekadar pergantian jabatan, melainkan panggilan moral untuk memperkuat pelayanan kesehatan bagi seluruh masyarakat Mimika yang hidup di wilayah dengan tantangan geografis dan kesehatan yang kompleks.

╔════════════════════════════╗
“Jabatan ini bukan sekadar amanah organisasi profesi, tetapi juga panggilan untuk memperkuat pelayanan kesehatan masyarakat secara menyeluruh.”
— dr. Enny Kenangalem
╚════════════════════════════╝

Ia menuturkan bahwa Mimika masih menghadapi sejumlah persoalan kesehatan yang membutuhkan perhatian serius, mulai dari tingginya kasus malaria dan tuberkulosis hingga meningkatnya penyakit tidak menular seperti diabetes melitus dan hipertensi.

Karena itu, IDI Cabang Mimika berkomitmen mendukung berbagai program pemerintah melalui pendekatan promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif. Menurutnya, peran dokter tidak boleh berhenti di ruang praktik maupun rumah sakit, melainkan harus hadir lebih dekat dengan masyarakat melalui edukasi kesehatan, penyuluhan, serta upaya pencegahan penyakit hingga menjangkau kampung-kampung.

Ketua IDI Wilayah Papua, dr. Nickanor K.R. Wonatorey, menegaskan bahwa pelantikan pengurus baru merupakan bagian dari estafet kepemimpinan organisasi profesi yang memikul tanggung jawab besar, baik dalam menjaga martabat dokter maupun meningkatkan mutu pelayanan kesehatan.

Ia berharap kepengurusan baru mampu membawa organisasi semakin profesional, adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta menjadi mitra strategis dalam pembangunan kesehatan di Papua.

╔════════════════════════════╗
“Etika profesi, integritas, dan peningkatan kompetensi harus terus menjadi landasan utama dalam setiap pelayanan yang kita berikan kepada masyarakat.”
— dr. Nickanor K.R. Wonatorey
╚════════════════════════════╝

Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa di tengah pesatnya perkembangan dunia kedokteran, kepercayaan masyarakat tetap dibangun melalui integritas, etika, dan kualitas pelayanan yang konsisten.

Mewakili Pemerintah Kabupaten Mimika, Sekretaris Daerah Mimika Abraham Kateyau menegaskan bahwa pemerintah daerah memberikan dukungan penuh kepada IDI sebagai mitra strategis dalam pembangunan sektor kesehatan.

Ia berharap kepengurusan baru dapat menghadirkan berbagai inovasi dan memperkuat sinergi lintas sektor guna menjawab berbagai tantangan kesehatan yang masih dihadapi Kabupaten Mimika.

╔════════════════════════════╗
“Kami percaya, melalui kerja sama yang baik antara pemerintah dan IDI, kualitas pelayanan kesehatan di Mimika akan semakin meningkat.”
— Abraham Kateyau
╚════════════════════════════╝

Di tengah pertumbuhan wilayah dan meningkatnya kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat, kepemimpinan baru IDI Cabang Mimika hadir pada momentum yang penting. Tantangan penyakit menular yang belum sepenuhnya teratasi, bersamaan dengan meningkatnya penyakit tidak menular, menuntut kolaborasi yang lebih kuat antara pemerintah, tenaga kesehatan, dan organisasi profesi agar pelayanan kesehatan dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat secara lebih merata dan berkelanjutan.

Pelantikan itu akhirnya bukan sekadar pergantian nama dalam struktur organisasi. Ia adalah penegasan kembali bahwa profesi dokter selalu berdiri di garis depan kemanusiaan—mengabdi dalam sunyi, bekerja melampaui batas ruang praktik, dan menghadirkan harapan bagi setiap kehidupan yang menunggu untuk diselamatkan.

Example 300250
Penulis: Redaksi Lintastimor.id Editor: Agustinus Bobe