Scroll untuk baca artikel
Bupati  mimika
BeritaNasionalPeristiwaPolkam

Agustinus Anggaibak Serukan Persatuan Papua Tengah: “Pembangunan Tidak Bisa Dibangun dengan Perpecahan”

9
×

Agustinus Anggaibak Serukan Persatuan Papua Tengah: “Pembangunan Tidak Bisa Dibangun dengan Perpecahan”

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

NABIRE |LINTASTIMOR.ID— Dari tanah yang sedang menata masa depannya sendiri, suara itu terdengar tegas namun penuh harapan. Di tengah dinamika pembangunan Papua Tengah yang terus bergerak, Ketua Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua Tengah, Agustinus Anggaibak, mengajak seluruh kepala daerah, lembaga legislatif, aparat keamanan, hingga masyarakat akar rumput untuk berdiri dalam satu barisan: menjaga persatuan demi masa depan Papua Tengah.

Seruan itu disampaikan Agustinus saat ditemui wartawan di Nabire, Rabu, 28 Mei 2026. Di balik kalimat-kalimatnya, tersimpan kegelisahan sekaligus optimisme tentang sebuah provinsi muda yang sedang berjuang membangun pondasi peradabannya sendiri.

Example 300x600

Menurut Agustinus, komitmen kuat Gubernur Papua Tengah dalam mendorong pembangunan di delapan kabupaten patut diapresiasi dan harus dijawab dengan dukungan nyata dari seluruh elemen daerah.

╔════════════════════════════════╗
❝ Pak Gubernur memiliki niat yang sangat baik untuk mempersatukan kita semua, agar bersama-sama meletakkan pembangunan ini dengan baik. Semangat ini harus didukung oleh semua pihak, terutama para bupati di delapan kabupaten. ❞
— Ketua MRP Papua Tengah, Agustinus Anggaibak
╚════════════════════════════════╝

Di tengah udara Nabire yang hangat siang itu, Agustinus berbicara bukan sekadar sebagai pimpinan lembaga kultural, tetapi sebagai suara yang ingin memastikan Papua Tengah tidak berjalan sendiri-sendiri dalam membangun masa depan.

Ia menilai, pembangunan di provinsi baru ini hanya akan berhasil apabila seluruh unsur pemerintahan bergerak dalam irama yang sama—tanpa ego sektoral, tanpa rivalitas politik yang menghambat pelayanan kepada rakyat.

Salah satu contoh nyata kolaborasi tersebut, kata dia, terlihat dalam agenda bersama Forkopimda Papua Tengah dan para kepala daerah di Kabupaten Puncak, Ilaga, beberapa waktu lalu. Dalam momentum itu, pembangunan fasilitas pemerintahan mulai diletakkan melalui peletakan batu pertama kantor bupati dan kantor DPRK, bersamaan dengan penguatan sektor ekonomi rakyat melalui program penanaman kopi.

Bagi Agustinus, pembangunan bukan hanya tentang berdirinya gedung-gedung beton di tengah pegunungan Papua, melainkan tentang menghadirkan harapan baru bagi masyarakat yang selama ini menanti pemerataan pembangunan.

Di sisi lain, ia juga mengingatkan bahwa stabilitas keamanan menjadi fondasi penting agar pembangunan dapat berjalan maksimal. Karena itu, masyarakat diminta tidak mudah terpengaruh oleh berbagai hal negatif yang dapat menghambat kemajuan daerah.

╔════════════════════════════════╗
❝ Kita harus membangun Papua Tengah ini dengan hati dan dengan semangat kebersamaan. Jangan lagi ada hal-hal negatif atau gangguan yang bisa merugikan masyarakat dan daerah kita sendiri. ❞
— Agustinus Anggaibak
╚════════════════════════════════╝

Dalam konteks Papua Tengah sebagai daerah otonomi baru, seruan persatuan yang disampaikan Ketua MRP memiliki makna strategis yang mendalam. Provinsi ini sedang berada dalam fase menentukan arah pembangunan jangka panjang, di mana sinergi antara pemerintah provinsi, kabupaten, lembaga adat, hingga masyarakat sipil menjadi kunci utama keberhasilan. Tanpa stabilitas sosial dan komitmen bersama, pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, hingga ekonomi kerakyatan akan sulit tumbuh secara berkelanjutan di wilayah pegunungan dan pedalaman Papua.

Di akhir keterangannya, Agustinus kembali menegaskan pentingnya satu kesepakatan bersama antara Pemerintah Provinsi Papua Tengah, para bupati, DPRP, DPRK, MRP, serta seluruh lapisan masyarakat untuk menjaga semangat pembangunan tetap hidup.

Ia menilai, pemerintah provinsi saat ini tidak hanya hadir dengan janji-janji politik, tetapi juga mulai menunjukkan dukungan anggaran nyata kepada kabupaten-kabupaten yang membutuhkan perhatian pembangunan.

Dan di tanah yang masih terus membangun dirinya itu, Agustinus Anggaibak seolah sedang mengingatkan semua pihak bahwa Papua Tengah tidak akan tumbuh besar oleh kekuatan satu orang, melainkan oleh hati yang mau berjalan bersama demi masa depan yang sama.

Example 300250