Scroll untuk baca artikel
Bupati  mimika
BeritaGaya HidupKabupaten MappiKabupaten MimikaNasionalPolkam

Garuda Megawah: Jembatan Harapan Terbang Tinggi, Memutus Keterisolasian Nabire

25
×

Garuda Megawah: Jembatan Harapan Terbang Tinggi, Memutus Keterisolasian Nabire

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

NABIRE |LINTASTIMOR.ID-– Di bawah langit Papua yang membentang biru, sebuah sejarah baru mulai ditorehkan. Bukan hanya tumpukan beton dan besi yang akan menjulang, melainkan sebuah gerbang harapan yang perlahan terbuka lebar.

Sabtu (12/4/2026) yang bersejarah itu menjadi saksi bisu saat peletakan batu pertama dilakukan di Jalan Ilaga, Kelurahan Girimulyo, menandai dimulainya pembangunan Jembatan Perintis Garuda tahap kedua. Di sini, impian bertemu realitas, dan jarak yang dulu memisahkan kini perlahan dipersatukan.

Example 300x600

Proyek megah ini bukan sekadar kelanjutan dari tahap sebelumnya, melainkan bukti nyata janji yang ditepati. Sebagai bagian dari kebijakan strategis nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, pembangunan ini hadir dengan semangat mengubah wajah daerah. Kodim 1705/Nabire hadir bukan hanya sebagai pelaksana, melainkan ujung tombak yang menjembatani keinginan negara dengan denyut nadi masyarakat.

Pembangunan jembatan ini memiliki peran strategis sebagai penghubung antar wilayah, sekaligus menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi, memperlancar mobilitas masyarakat, serta membuka akses pelayanan publik yang lebih luas.”

Demikian pesan mendalam yang disampaikan Kepala Distrik Nabire yang dibacakan oleh Kepala Kelurahan Girimulyo, Ferdinan Pattiruhu. Kata-kata itu bergema, menegaskan bahwa setiap pilar yang didirikan adalah upaya membelah kesulitan demi kemudahan yang abadi.

Sementara itu, semangat kehadiran negara dipertegas melalui pesan Danrem 173/PVB Brigjen TNI Vivin Alivianto, S.I.P, yang dibacakan oleh Kasiter Korem 173/PVB Kolonel Inf Fajar Wibawa Angkasa.

Pembangunan ini merupakan langkah konkret dalam memperkuat konektivitas, meningkatkan aksesibilitas, serta mendorong pemerataan pembangunan yang berkeadilan.”

Ia menambahkan, tahun 2026 menjadi tahun yang istimewa karena Korem 173/PVB menargetkan pembangunan di empat titik berbeda; dua jembatan beton kokoh pada tahap awal, dan dua jembatan aramco yang tangguh pada tahap lanjutan.

Secara kontekstual, pembangunan infrastruktur di Papua Tengah memiliki makna yang jauh lebih dalam daripada sekadar urusan teknis. Ini adalah bentuk afirmasi bahwa pembangunan tidak boleh berhenti di kota besar, melainkan harus merasuk hingga ke serambi rumah warga. Jembatan Garuda menjadi simbol transformasi, di mana isolasi geografis dipecah oleh konektivitas, sehingga hasil bumi dapat bergerak bebas, ilmu pengetahuan mudah diraih, dan roda ekonomi berputar kencang membawa kesejahteraan.

Sinergi yang terjalin antara pemerintah, TNI-Polri, dan masyarakat di lokasi groundbreaking adalah lukisan indah tentang persatuan. Ketika jembatan ini nantinya berdiri megah menyambut angin, ia tidak hanya menopang beban kendaraan, tetapi juga menopang asa jutaan manusia yang percaya bahwa masa depan Papua akan semakin cerah dan terhubung dengan seluruh Nusantara.

Example 300250