TIMIKA | LINTASTIMOR.ID — Di tengah denyut kebutuhan hidup yang terus menekan, kabar bantuan pangan datang seperti napas panjang bagi ribuan warga. Sebanyak 27.209 masyarakat di Kabupaten Mimika dipastikan menerima bantuan beras dan minyak goreng untuk alokasi Februari hingga Maret 2026.
Bantuan ini bukan sekadar angka dalam daftar distribusi. Ia adalah jembatan antara kebutuhan dan harapan, yang disalurkan melalui Perusahaan Umum (Perum) Bulog Kantor Cabang Timika setelah koordinasi bersama pemerintah daerah dan para kepala distrik.
Kepala Perum Bulog KC Timika, Dedy Wahyudi, menjelaskan bahwa setiap penerima akan memperoleh jatah pangan yang telah ditetapkan untuk dua bulan sekaligus.
╔══❀🌷💖❀══╗
“Karena disalurkan sekaligus untuk dua bulan, maka masing-masing penerima akan mendapatkan total 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng.”
╚══❀🌷💖❀══╝
Distribusi bantuan tidak berjalan sendiri. Dalam pelaksanaannya, Bulog menggandeng aparat TNI dan Polri di setiap distrik untuk memastikan bantuan sampai ke tangan yang berhak, tanpa hambatan dan tanpa penyimpangan.
Penyaluran dijadwalkan berlangsung pada April hingga Mei 2026, menyesuaikan mandat yang baru diterima dari Badan Pangan Nasional. Waktu yang bergeser, namun tujuan tetap sama: memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi.
╔══❀🌷💖❀══╗
“Penugasan ini baru kami terima untuk periode tersebut, sehingga penyaluran dilakukan pada April dan Mei.”
╚══❀🌷💖❀══╝
Di balik logistik yang bergerak dan angka-angka yang disalurkan, ada harapan yang disematkan. Bantuan ini diharapkan mampu meringankan beban masyarakat, terutama mereka yang telah terdata sebagai penerima dan tengah berjuang memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Di Mimika, bantuan pangan bukan hanya soal distribusi—tetapi tentang memastikan negara tetap hadir, bahkan di saat yang paling sunyi sekalipun.


















