Scroll untuk baca artikel
Bupati  mimika
InternasionalNasionalPeristiwa

Xanana Gusmao Terima Doktor Kehormatan UNHAS

28
×

Xanana Gusmao Terima Doktor Kehormatan UNHAS

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

MAKASSAR |LINTASTIMOR.ID— Ada penghormatan yang tidak berhenti pada selembar ijazah kehormatan. Ia menjadi penanda perjalanan panjang seorang tokoh, sekaligus jembatan yang menghubungkan dua bangsa melalui pendidikan, kebudayaan, dan persahabatan.

Sabtu, 5 September 2026, Universitas Hasanuddin (UNHAS), Makassar, dijadwalkan menganugerahkan gelar Doktor Kehormatan (Honorary Doctorate) kepada Yang Mulia Kay Rala Xanana Gusmão, tokoh penting Timor-Leste yang perjalanan hidup dan pengabdiannya turut mewarnai sejarah hubungan kedua negara.

Example 300x600

Kabar penghormatan tersebut disambut hangat oleh keluarga besar Atase Pendidikan dan Kebudayaan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Dili, Timor-Leste).

Dalam ucapan selamatnya, keluarga besar Atdikbud KBRI Dili menyampaikan penghargaan yang sebesar-besarnya kepada Xanana Gusmão atas penganugerahan gelar kehormatan tersebut.

“Semoga penghargaan ini menjadi momentum untuk terus mempererat tali persahabatan dan kerja sama yang saling membawa manfaat bagi kedua negara.”

Kalimat itu tidak sekadar menjadi ucapan seremonial. Di baliknya tersimpan pesan diplomasi yang lembut: bahwa pendidikan dan kebudayaan dapat menjadi ruang perjumpaan yang melampaui batas negara, sejarah, dan politik.

Penganugerahan gelar Doktor Kehormatan dari UNHAS merupakan bentuk penghormatan dan apresiasi atas dedikasi serta kontribusi luar biasa Xanana Gusmão terhadap kemajuan pendidikan, pelestarian kebudayaan, serta penguatan hubungan bilateral Indonesia dan Timor-Leste.

Ketika pendidikan menjadi jembatan dua bangsa

Dalam konteks hubungan Indonesia dan Timor-Leste, penghormatan kepada Xanana Gusmão memiliki makna yang lebih luas daripada sebuah seremoni akademik. Pendidikan dan kebudayaan menjadi bagian penting dari diplomasi antarkedua negara—membuka ruang dialog, memperkuat saling pengertian, dan merawat hubungan masyarakat kedua negara yang secara geografis bertetangga dan memiliki sejarah panjang.

Karena itu, gelar kehormatan tersebut dapat dibaca sebagai simbol bahwa persahabatan Indonesia dan Timor-Leste tidak hanya dibangun melalui hubungan pemerintahan, tetapi juga melalui pengetahuan, kebudayaan, dan penghormatan terhadap kontribusi tokoh-tokoh yang memiliki peran dalam perjalanan kedua bangsa.

Bagi Indonesia, penghormatan itu juga membawa pesan bahwa hubungan dengan Timor-Leste bukan sekadar hubungan diplomatik antarnegara. Ia adalah hubungan yang terus mencari ruang baru untuk tumbuh—di ruang pendidikan, kebudayaan, dan kemanusiaan.

Dan di Makassar, pada 5 September 2026, sebuah gelar akademik kehormatan akan menjadi simbol kecil dari cerita yang jauh lebih besar: dua bangsa yang pernah berjalan melalui sejarah yang rumit, kini memilih untuk menatap masa depan dengan persahabatan.

Sebab pada akhirnya, gelar dapat diberikan dalam satu hari, tetapi persahabatan dua bangsa harus dirawat sepanjang zaman.

Example 300250