Scroll untuk baca artikel
Bupati  mimika
BeritaGaya HidupKabupaten MimikaNasionalOtomotifPeristiwaPolkam

Wania Menyalakan Semangat Kemerdekaan Lewat Mini Soccer Bersama

16
×

Wania Menyalakan Semangat Kemerdekaan Lewat Mini Soccer Bersama

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

TIMIKA | LINTASTIMOR.ID – Pagi yang hangat di Lapangan DBS, tepat di depan RSUD Mimika, Selasa (4/8/2026), tak hanya menghadirkan derap langkah para pemain muda dan para aparatur. Di atas hamparan rumput itulah semangat kemerdekaan mulai disulam melalui pertandingan, persaudaraan, dan kebersamaan. Distrik Wania resmi membuka Turnamen Mini Soccer se-Distrik Wania sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Pembukaan turnamen dilakukan Kepala Distrik Wania, Ria Nataliza F. Mandiwa, didampingi Wakapolsek Mimika Baru, para kepala kelurahan, kepala kampung, serta dihadiri peserta dari jenjang sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), hingga Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Distrik Wania.

Example 300x600

Sorak-sorai peserta dan tepuk tangan warga menyatu dalam suasana yang sederhana, tetapi sarat makna. Lapangan berubah menjadi ruang perjumpaan, tempat kompetisi tumbuh berdampingan dengan nilai persaudaraan yang menjadi denyut peringatan kemerdekaan.

Pada hari pertama, pertandingan mempertemukan kategori SD, SMP, dan ASN. Setelah turnamen mini soccer berakhir pada Jumat, kemeriahan akan berlanjut dengan lomba tarik tambang serta lomba menghias tumpeng yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu.

“Kami berharap seluruh rangkaian kegiatan selama satu pekan ini dapat berjalan dengan baik, aman, dan lancar. Kami juga memohon dukungan dari aparat keamanan agar seluruh pertandingan berlangsung tertib hingga selesai,” ujar Kepala Distrik Wania, Ria Nataliza F. Mandiwa.

Ia juga mengimbau seluruh kepala kelurahan dan kepala kampung untuk mempersiapkan peserta, khususnya kelompok PKK yang akan mengikuti lomba menghias tumpeng sebagai bagian dari rangkaian perayaan.

Turnamen tersebut diikuti 12 tim tingkat SD, sembilan tim SMP, perwakilan tujuh kelurahan, satu tim Distrik Wania, serta delapan tim ASN dan aparat kampung. Seluruh agenda dijadwalkan berlangsung hingga 8 Agustus 2026.

Ketua Panitia Matias Kiwan menjelaskan, kegiatan ini bukan sekadar ajang olahraga, melainkan ruang untuk menumbuhkan semangat nasionalisme, mempererat kebersamaan, serta menghidupkan kembali nilai-nilai gotong royong di tengah masyarakat.

“Melalui turnamen mini soccer, lomba tarik tambang, dan menghias tumpeng berbahan lokal, kami ingin menghadirkan perayaan kemerdekaan yang melibatkan seluruh elemen masyarakat sekaligus memperkuat rasa persatuan,” kata Matias.

Selain pertandingan sepak bola mini, panitia juga menggelar lomba tarik tambang bagi ibu-ibu ASN, kelurahan, dan aparat kampung, serta lomba menghias tumpeng berbahan lokal yang diikuti Tim Penggerak PKK kampung dan kelurahan se-Distrik Wania. Seluruh rangkaian kegiatan didanai melalui APBD Kabupaten Mimika sebagaimana tertuang dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Distrik Wania.

Perayaan kemerdekaan melalui olahraga dan kegiatan budaya seperti ini menjadi cerminan bahwa pembangunan tidak hanya diukur dari infrastruktur, tetapi juga dari kuatnya ruang-ruang sosial yang mempersatukan masyarakat. Ketika anak-anak, aparatur pemerintah, hingga kelompok PKK berdiri dalam semangat yang sama, kemerdekaan menemukan maknanya sebagai energi kolektif untuk merawat persatuan dari lingkungan paling dekat.

Di Lapangan DBS, peluit pertandingan memang hanya menjadi penanda dimulainya kompetisi. Namun, yang sesungguhnya sedang dimulai adalah ikhtiar bersama menjaga semangat Indonesia—bahwa kemerdekaan akan terus hidup selama persaudaraan, gotong royong, dan harapan tetap dirawat oleh warganya.

Example 300250