Scroll untuk baca artikel
Bupati  mimika
NasionalOtomotifPeristiwa

Pesawat Aman Air Tergelincir, Polres Amankan Bandara Mulia

50
×

Pesawat Aman Air Tergelincir, Polres Amankan Bandara Mulia

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

MULIA |LINTASTIMOR.ID— Angin kencang menyapu landasan Bandara Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, Papua Pegunungan, Selasa (15 September 2026). Di tengah hembusan angin yang tak bersahabat itu, sebuah pesawat udara Aman Air PK-WNU kehilangan kendali saat melakukan pendaratan hingga akhirnya tergelincir ke sisi kanan runway.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 11.22 WIT itu sontak mengubah suasana Bandara Mulia. Pesawat yang dipiloti Capt. Sriram Manoharan tersebut datang membawa bahan bakar minyak (BBM).

Example 300x600

Begitu informasi diterima dari Pos KP2 Bandara Mulia, personel Polsek Mulia bersama piket fungsi Polres Puncak Jaya bergerak cepat menuju lokasi kejadian.

Mereka langsung mengamankan area sekitar runway sekaligus membantu proses evakuasi dan penanganan pascakejadian. Pengamanan kemudian dilakukan personel gabungan TNI-Polri untuk memastikan situasi di kawasan bandara tetap terkendali.

Kapolres Puncak Jaya AKBP Yudha Wicaksono, S.E., S.I.K., membenarkan insiden tersebut.

Menurutnya, pesawat Aman Air PK-WNU gagal melakukan pendaratan secara sempurna akibat kondisi angin yang begitu kencang. Pesawat kemudian tergelincir ke sebelah kanan runway.

Meski mengalami kerusakan cukup parah, insiden tersebut tidak menimbulkan korban jiwa.

“Untuk korban jiwa dalam insiden ini tidak ada. Namun, pesawat udara Aman Air mengalami kerusakan yang cukup parah sehingga saat ini masih berada di Bandara Mulia dan dilaksanakan pengamanan oleh personel gabungan TNI-Polri,” ujar Yudha.

Tidak berhenti pada pengamanan lokasi, Satuan Reskrim Polres Puncak Jaya juga langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan rangkaian peristiwa sekaligus mengetahui faktor yang menyebabkan pesawat tergelincir.

“Kami dari Polres Puncak Jaya melalui Satuan Reskrim siang tadi langsung melaksanakan olah tempat kejadian perkara guna lebih mengetahui asal-usul dan penyebab pesawat udara Aman Air ini bisa tergelincir,” jelas Yudha.

Secara kontekstual, insiden tersebut menunjukkan bahwa aktivitas penerbangan di wilayah pegunungan memiliki tantangan tersendiri, terutama ketika kondisi cuaca dan angin berubah cepat. Karena itu, pengamanan lokasi, pemeriksaan teknis, serta olah TKP menjadi bagian penting untuk memastikan penyebab kejadian dapat diketahui secara objektif dan penanganannya berlangsung sesuai prosedur.

Di tengah pesawat yang masih terdiam di sisi landasan, perhatian aparat kini beralih pada keselamatan dan kepastian penanganan. Bandara tetap dijaga, sementara penyebab insiden ditelusuri melalui proses pemeriksaan.

Kapolres Puncak Jaya pun mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah tersebut.

“Saat ini situasi di area Bandara Mulia dan wilayah Kabupaten Puncak Jaya masih terpantau aman dan kondusif. Namun, tidak henti-hentinya kami juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar mari bersama-sama menjaga kondusivitas keamanan yang ada di Kabupaten Puncak Jaya ini,” tutup Yudha Wicaksono.

Hari itu, runway Bandara Mulia menjadi saksi bahwa sebuah pendaratan yang tak sempurna tidak boleh berakhir pada kepanikan. Di balik pesawat yang tergelincir, ada keselamatan yang harus dijaga, fakta yang harus ditelusuri, dan ketenangan yang harus tetap dirawat.

Example 300250