Scroll untuk baca artikel
Bupati  mimika
Hukum & KriminalKabupaten MimikaPeristiwaPolkam

Pencurian Berulang Hantui Pasar Sentral Timika, Disperindag Akui Pengawasan Belum Maksimal

68
×

Pencurian Berulang Hantui Pasar Sentral Timika, Disperindag Akui Pengawasan Belum Maksimal

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

TIMIKA |LINTASTIMOR.ID– Saat sebagian warga mulai terlelap dalam sunyi malam, denyut kehidupan di Pasar Sentral Timika ternyata belum benar-benar padam. Di balik lampu-lampu kios yang meredup dan lorong pasar yang perlahan lengang, keresahan para pedagang kembali tumbuh setelah kasus pencurian kembali terjadi di kawasan perdagangan terbesar di Mimika itu.
Kegelisahan itu bukan sekadar kehilangan barang dagangan, tetapi juga hilangnya rasa aman di tempat yang selama ini menjadi sandaran hidup banyak keluarga kecil di Kota Timika.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Mimika, Sabelina Fitriani, mengakui bahwa pengawasan di area pasar masih menghadapi tantangan besar karena luasnya kawasan dan banyaknya akses keluar masuk.
╔════════ ❀♡❀ ════════╗
“ Kami ada sekitar 20 petugas pasar dengan sistem dua shift untuk melakukan penjagaan. ”
╚════════ ❀♡❀ ════════╝
Menurut Sabelina, kondisi Pasar Sentral Timika yang memiliki area sangat luas membuat pengawasan tidak dapat dilakukan secara maksimal di seluruh titik pada waktu bersamaan.
╔════════ ❀♡❀ ════════╗
“ Pasar ini sangat luas dan memiliki banyak pintu masuk, sehingga memang cukup sulit untuk mengontrol seluruh area. ”
╚════════ ❀♡❀ ════════╝
Di tengah situasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Mimika disebut tengah menyiapkan penataan besar di kawasan Pasar Sentral. Penataan itu tidak hanya menyasar wajah fisik pasar, tetapi juga sistem keamanan, termasuk pengaturan akses masuk dan keluar agar aktivitas di dalam kawasan lebih terkontrol.
Disperindag juga telah berkoordinasi dengan aparat keamanan dan kepolisian untuk memperkuat pengawasan, termasuk memaksimalkan keberadaan pos polisi yang berada di sekitar area pasar.

Sementara itu, aktivitas pedagang kuliner malam juga menjadi perhatian pemerintah. Disperindag telah menetapkan batas operasional hingga pukul 00.00 WIT, meski dalam praktiknya masih ditemukan aktivitas yang melewati ketentuan tersebut.
Fenomena pencurian berulang di Pasar Sentral Timika menunjukkan bahwa pusat ekonomi rakyat tidak hanya membutuhkan geliat perdagangan, tetapi juga rasa aman yang terjaga. Ketika pengawasan belum mampu menjangkau seluruh sudut pasar, maka celah-celah kerentanan akan terus dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan.
Sabelina menegaskan pihaknya akan terus melakukan evaluasi dan penguatan sistem pengawasan agar kasus pencurian di Pasar Sentral Timika dapat diminimalisir.
Di pasar yang tak pernah benar-benar tidur itu, harapan para pedagang sesungguhnya sederhana: mereka ingin pulang dengan tenang, lalu kembali esok hari tanpa dihantui rasa kehilangan yang sama.

Example 300250