Scroll untuk baca artikel
Bupati  mimika
BeritaGaya HidupNasionalPeristiwaPolkam

Pemkab Belu Utamakan Keselamatan Sambut Kemerdekaan dengan Kebersamaan

10
×

Pemkab Belu Utamakan Keselamatan Sambut Kemerdekaan dengan Kebersamaan

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

ATAMBUA |LINTASTIMOR.ID— Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, denyut persiapan mulai terasa di Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur, Perbatasan RI – RDTL. Di ruang rapat Lantai Satu Kantor Bupati Belu, Selasa (28/7/2026), berbagai gagasan dipertemukan dalam satu tujuan: memastikan perayaan kemerdekaan berlangsung meriah tanpa mengurangi rasa aman, nyaman, dan tertib bagi masyarakat yang hidup di beranda terdepan Indonesia.

Rapat persiapan dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Belu Vicente Hornai Gonsalves, S.T., bersama jajaran panitia serta unsur terkait. Dalam forum tersebut, perhatian utama diarahkan pada penyelenggaraan lomba gerak jalan 45 kilometer yang menjadi salah satu agenda penting peringatan HUT RI tahun ini.

Example 300x600

Dengan nada penuh kehati-hatian, Vicente mengingatkan agar panitia tidak menjadikan Jalan Trans Timor atau jalan nasional sebagai lintasan perlombaan.

Menurutnya, jalur tersebut merupakan urat nadi mobilitas masyarakat, baik bagi warga yang bepergian menuju Kupang maupun bagi mereka yang datang dari Timor Leste.

“Untuk perlombaan gerak jalan 45 kilometer tahun ini saya harap kita tidak menggunakan Jalan Trans Timor karena akan menghambat pengendara yang menuju Kupang maupun yang datang dari Timor Leste. Jadi, kalau bisa rutenya kita cari yang lain,” tegas Wakil Bupati Belu, Vicente Hornai Gonsalves.

Ia menekankan bahwa semangat memeriahkan kemerdekaan harus berjalan seiring dengan kepentingan publik. Perayaan, menurutnya, tidak boleh mengorbankan kelancaran aktivitas masyarakat maupun arus transportasi di wilayah perbatasan.

Dalam kesempatan yang sama, Vicente juga mengharapkan dukungan penuh dari unsur TNI dan Polri, khususnya Kapolres Belu, Dandim 1605/Belu beserta seluruh jajarannya, agar bersama-sama mengawal seluruh rangkaian kegiatan sehingga berlangsung aman, damai, dan tertib. Baginya, sinergi lintas sektor menjadi fondasi penting mengingat Kabupaten Belu merupakan daerah yang berbatasan langsung dengan negara tetangga.

“Keberhasilan peringatan HUT Kemerdekaan bukan hanya diukur dari kemeriahannya, tetapi juga dari kemampuan kita menjaga keamanan, ketertiban, serta kenyamanan seluruh masyarakat selama kegiatan berlangsung,” pesannya kepada seluruh panitia dan unsur pendukung.

Persiapan peringatan HUT RI di wilayah perbatasan memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar menyelenggarakan seremoni tahunan. Di daerah yang menjadi wajah terdepan Indonesia, setiap rangkaian kegiatan merupakan representasi kehadiran negara, sekaligus cermin kemampuan pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam membangun ruang publik yang tertib, inklusif, serta menghormati kepentingan bersama.

Menutup arahannya, Wakil Bupati kembali mengajak seluruh elemen masyarakat dan panitia memperkuat kerja sama demi menyukseskan peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-81. Ia berharap seluruh agenda dapat terlaksana dengan baik, berlangsung meriah, namun tetap menjaga kenyamanan masyarakat luas tanpa mengganggu aktivitas sehari-hari.

Pada akhirnya, kemerdekaan bukan hanya dikenang melalui upacara dan perlombaan. Ia menemukan makna sejatinya ketika setiap langkah persiapan menghadirkan rasa aman, setiap keputusan mengutamakan kepentingan masyarakat, dan setiap kebersamaan menjadi wujud nyata cinta kepada Indonesia dari beranda perbatasannya.

Example 300250
Penulis: Redaksi Lintastimor.idEditor: Agustinus Bobe