PUNCAK JAYA |LINTASTIMOR.ID — Di Puncak Jaya, amanah kepolisian kembali menemukan wajah barunya. Bukan hanya pergantian jabatan, melainkan janji untuk menghadirkan rasa aman lebih dekat kepada masyarakat.
Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol. Jermias Rontini resmi melantik AKBP Yudha Wicaksono sebagai Kapolres Puncak Jaya, Jumat (4/9/2026). Pelantikan tersebut menandai berakhirnya masa tugas Yudha sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Kapolres Puncak Jaya yang telah dijalaninya selama kurang lebih tiga bulan.
Dengan amanah baru itu, Yudha berkomitmen melanjutkan program yang telah berjalan, memperkuat pelayanan kepolisian, menjaga keamanan, dan membangun kedekatan dengan masyarakat.
Bagi Yudha, jabatan Kapolres bukan sekadar pergantian posisi. Ia merupakan amanah untuk memastikan Polri hadir melalui perlindungan, pelayanan, serta rasa aman yang benar-benar dirasakan masyarakat.
“Jabatan ini bukan sekadar pergantian posisi, melainkan amanah dan tanggung jawab. Karena itu, kami harus memastikan Polri hadir memberikan perlindungan, pelayanan, serta rasa aman kepada masyarakat.”
— AKBP Yudha Wicaksono, Kapolres Puncak Jaya
Ia pun meminta seluruh jajaran menjadikan momentum pelantikan sebagai semangat baru untuk meningkatkan kinerja.
“Saya tekankan kepada seluruh anggota untuk tetap solid, disiplin, dan profesional. Kita harus bekerja dengan penuh tanggung jawab dan hadir memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.”
— AKBP Yudha Wicaksono
Menjalankan Arahan Kapolda
Yudha juga menegaskan akan menjalankan arahan Kapolda Papua Tengah, khususnya dalam memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan.
Menurutnya, Polri tidak dapat bekerja sendiri dalam menciptakan situasi keamanan yang kondusif. Dukungan terhadap program pemerintah daerah harus berjalan beriringan dengan tugas kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Kami akan menjalankan arahan Kapolda untuk terus mendukung pemerintah daerah. Polri harus hadir dan menjadi bagian dari upaya bersama dalam membangun daerah serta memberikan rasa aman kepada masyarakat.”
— AKBP Yudha Wicaksono
Pernyataan itu menegaskan bahwa keamanan bukan pekerjaan satu institusi. Di Puncak Jaya, sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan berbagai elemen masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan pelayanan publik serta kehidupan sosial yang aman.
Polisi Harus Hadir Sebelum Persoalan Membesar
Kehadiran polisi di tengah masyarakat menjadi salah satu fokus Yudha dalam menjalankan tugasnya sebagai Kapolres Puncak Jaya.
Ia meminta seluruh personel tidak hanya hadir ketika terjadi persoalan keamanan, tetapi juga aktif membangun komunikasi, mendengar aspirasi, dan memahami kebutuhan masyarakat.
“Kita ingin masyarakat merasakan kehadiran polisi. Bukan hanya saat ada masalah, tetapi dalam kehidupan sehari-hari. Polisi harus hadir untuk mendengar, melayani, dan memberikan solusi.”
— AKBP Yudha Wicaksono
Bagi Yudha, kedekatan dengan masyarakat bukan sekadar kegiatan seremonial. Ia merupakan bagian dari upaya membangun kepercayaan, memperkuat komunikasi, dan memahami dinamika yang berkembang di tengah warga.
Pengalaman selama kurang lebih tiga bulan sebagai Plt. Kapolres menjadi bekal penting bagi Yudha untuk memahami kondisi keamanan serta berbagai dinamika yang berkembang di Puncak Jaya.
Karena itu, ia memastikan berbagai program yang sudah berjalan baik akan tetap dilanjutkan, sementara hal-hal yang masih perlu diperbaiki akan dievaluasi bersama.
“Apa yang sudah baik akan kita lanjutkan. Yang masih kurang akan kita evaluasi dan perbaiki bersama. Saya tidak bisa bekerja sendiri, sehingga dukungan seluruh anggota sangat penting.”
— AKBP Yudha Wicaksono
Memperkuat Sinergi, Menjaga Kepercayaan
Ke depan, Yudha akan mendorong penguatan soliditas internal serta sinergi Polres Puncak Jaya dengan TNI, pemerintah daerah, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen masyarakat.
Jajaran juga akan difokuskan pada peningkatan kualitas pelayanan, pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, deteksi dini terhadap potensi gangguan kamtibmas, serta penguatan komunikasi melalui kegiatan sambang.
Langkah tersebut menjadi penting karena keamanan tidak hanya berkaitan dengan penanganan gangguan, tetapi juga kemampuan institusi membangun hubungan yang terbuka dengan masyarakat. Ketika komunikasi berjalan, aspirasi lebih mudah didengar, potensi persoalan dapat dipahami lebih awal, dan pelayanan publik memiliki ruang untuk terus diperbaiki.
Yudha berharap Polres Puncak Jaya semakin dipercaya masyarakat dan mampu menjadi institusi yang benar-benar hadir dalam kehidupan masyarakat.
“Harapan saya, Polres Puncak Jaya semakin solid, semakin profesional, dan semakin dipercaya masyarakat. Kita bekerja bukan hanya untuk institusi, tetapi untuk memberikan rasa aman dan mendukung kemajuan masyarakat dan daerah.”
— AKBP Yudha Wicaksono
Pelantikan itu menjadi awal bagi Yudha untuk menjalankan amanah secara penuh. Di balik seragam dan jabatan, ada tanggung jawab yang lebih besar: memastikan kehadiran negara tidak berhenti pada upacara, tetapi tumbuh dalam pelayanan yang dirasakan masyarakat setiap hari.
Sebab, keamanan yang paling berarti bukan hanya ketika gangguan berhasil diredam, melainkan ketika masyarakat dapat menjalani kehidupan dengan keyakinan bahwa polisi hadir untuk mendengar, melayani, dan menjaga.


















