Scroll untuk baca artikel
Bupati  mimika
Gaya HidupHiburanKesehatanPeristiwa

Dari Lapangan Futsal Papua, Talenta Muda Menjemput Mimpi

12
×

Dari Lapangan Futsal Papua, Talenta Muda Menjemput Mimpi

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

JAYAPURA |LINTASTIMOR.ID –— Di bawah riuh tepuk tangan dan derap langkah anak-anak muda yang berlari mengejar bola, sebuah mimpi kembali tumbuh di lapangan futsal. Bukan hanya tentang siapa yang mencetak gol paling banyak atau mengangkat trofi kemenangan, tetapi tentang bagaimana olahraga membuka jalan bagi generasi muda Papua untuk mengenal disiplin, sportivitas, persahabatan, dan keberanian mengejar masa depan.

Semangat itu hadir dalam MyPertamina Futsal Competition 2026, kompetisi futsal yang digelar Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku dan mempertemukan 16 tim terbaik tingkat SMA dari Jayapura dan sekitarnya.

Example 300x600

Kompetisi tersebut berlangsung selama tiga hari, 23–25 Juli 2026, di GOR Cenderawasih Jayapura. Di tempat itu, lapangan futsal menjadi ruang perjumpaan bagi talenta-talenta muda yang membawa semangat sekolah, keluarga, dan tanah kelahiran mereka.

Dengan digelarnya kompetisi ini, tentu kami berharap Pertamina dapat berkontribusi positif sebagai wadah pengembangan potensi, sportivitas, disiplin, dan jiwa kepemimpinan bagi anak-anak muda Papua dalam menyalurkan bakat di dunia olahraga, khususnya futsal.

Pernyataan itu disampaikan Weddy Surya Windrawan, Region Manager Retail Sales Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku.

Bagi Pertamina, MyPertamina Futsal Competition 2026 bukan sekadar pertandingan. Kompetisi ini merupakan pelaksanaan kedua setelah pada tahun sebelumnya berhasil menarik animo pelajar SMA di Papua.

Dari kompetisi itu pula, muncul kisah tentang dua siswa SMAN 4 Jayapura, Hetson Mesi Sirait dan Ardio Febrian Dwi Putra. Keduanya kemudian menjadi bagian dari Timnas Futsal U-17 Indonesia, sebuah pencapaian yang menjadi bukti bahwa talenta muda dari Papua memiliki ruang untuk tumbuh dan menembus panggung yang lebih tinggi.

“Kami sangat bangga melihat Hetson dan Ardio bergabung dengan Timnas Futsal U-17. Kedua anak asli Papua ini dipanggil untuk memperkuat Tim Nasional Futsal Indonesia U-17 pada ajang internasional Futsal Series U-17 Go to Spain 2026. Keberhasilan keduanya membuktikan bahwa MyPertamina Futsal Competition dapat menjadi sarana pembinaan karakter sekaligus menjaring bibit atlet futsal muda Papua yang mampu bersaing dan berprestasi.”

Weddy mengatakan, keberhasilan tersebut menjadi dorongan bagi Pertamina untuk terus membuka kesempatan yang lebih luas bagi generasi muda Papua agar dapat mengembangkan potensi dan meraih prestasi melalui olahraga.

Di lapangan, bola mungkin hanya berukuran kecil. Namun, bagi para pemain muda yang berlari mengejarnya, ada mimpi yang jauh lebih besar. Ada cita-cita untuk mengenakan seragam tim nasional, mengharumkan nama daerah, dan membuktikan bahwa Papua memiliki banyak talenta yang mampu berdiri sejajar di panggung nasional maupun internasional.

MyPertamina Futsal Competition 2026 juga tidak berdiri sendiri. Penyelenggaraannya merupakan hasil sinergi dan kolaborasi antara Pertamina, pemerintah daerah, sekolah, asosiasi futsal, serta masyarakat.

Lebih dari sekadar kompetisi olahraga, ajang tersebut sekaligus menjadi ruang pemberdayaan ekonomi masyarakat. Sebanyak 11 pelaku UMKM lokal turut dilibatkan, mulai dari usaha kuliner hingga kerajinan dan produk lokal khas Papua.

Kemeriahan semakin lengkap dengan hadirnya BrightGas Hip Hop lokal Papua yang turut memberikan warna hiburan di tengah atmosfer pertandingan.

“Kami sangat berterima kasih dan mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini. Kami ingin kompetisi ini juga memberikan manfaat bagi pemberdayaan ekonomi lokal melalui pelibatan aktif UMKM. Selain menyaksikan keseruan pertandingan futsal, penonton dapat membeli jajanan maupun produk-produk yang dijajakan, sehingga kehadiran kegiatan ini memberikan nilai tambah bagi masyarakat.”

Kolaborasi olahraga dan pemberdayaan ekonomi tersebut memperlihatkan bahwa sebuah kompetisi dapat memiliki makna yang lebih luas. Lapangan pertandingan tidak hanya menjadi tempat para pemain menunjukkan kemampuan, tetapi juga menjadi ruang bertemunya masyarakat, pelaku usaha kecil, sekolah, komunitas, dan dunia olahraga dalam satu ekosistem kebersamaan.

Secara kontekstual, MyPertamina Futsal Competition 2026 menunjukkan bahwa pembinaan talenta muda membutuhkan ruang yang berkelanjutan. Prestasi tidak lahir hanya dari bakat, tetapi juga dari kesempatan untuk berkompetisi, berlatih, membangun karakter, serta mendapatkan dukungan dari lingkungan. Ketika kegiatan olahraga sekaligus melibatkan UMKM lokal, manfaatnya pun bergerak lebih jauh—dari lapangan pertandingan menuju kehidupan ekonomi masyarakat.

Seluruh rangkaian kegiatan MyPertamina Futsal Competition juga menghadirkan berbagai aktivasi menarik melalui aplikasi MyPertamina serta hiburan di sela-sela pertandingan.

Mulai dari pendaftaran tim SMA yang bertanding, pendaftaran UMKM, hingga berbagai penawaran dan program promosi, seluruhnya terhubung melalui aplikasi MyPertamina.

Bagi Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, kehadiran MyPertamina Futsal Competition diharapkan menjadi bagian dari komitmen untuk menghadirkan program berkelanjutan yang memberikan ruang bagi talenta muda Papua untuk berkembang sekaligus memperluas manfaat MyPertamina di tengah masyarakat.

“Kami berharap MyPertamina Futsal Competition dapat menjadi wadah komitmen kami untuk terus menghadirkan program-program berkelanjutan yang membangun bakat dan talenta anak muda Papua di bidang olahraga futsal, sekaligus menyebarkan manfaat MyPertamina agar dapat hadir di tengah-tengah masyarakat. Menang atau kalah adalah bagian dari pertandingan. Yang terpenting, mari kita junjung sportivitas, persahabatan, dan semangat kebersamaan dalam membangun atlet-atlet muda berprestasi dari tanah Papua.”

Sore mungkin akan berakhir. Peluit terakhir akan berbunyi. Bola akan berhenti bergulir dan lampu-lampu arena perlahan meredup. Namun, bagi anak-anak muda yang hari ini berlari di lapangan GOR Cenderawasih, pertandingan sesungguhnya mungkin baru saja dimulai—sebab dari tanah Papua, mimpi-mimpi besar selalu menemukan cara untuk tumbuh, berlari, dan suatu hari nanti mengenakan seragam merah putih.

Example 300250