Scroll untuk baca artikel
Bupati  mimika
BeritaGaya HidupKabupaten MappiKabupaten MimikaKesehatanNasionalPeristiwaPolkam

Dua Nyawa Yang Pergi di Ruang Operasi: Keluarga Desak RSUD Nabire Berbenah Total

54
×

Dua Nyawa Yang Pergi di Ruang Operasi: Keluarga Desak RSUD Nabire Berbenah Total

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

NABIRE |LINTASTIMOR.ID— Kesedihan masih menggantung pekat di rumah keluarga Oktopina Obaipa. Di tengah duka yang belum sempat reda, kepergian seorang ibu bersama bayi yang masih berada dalam kandungannya meninggalkan luka yang lebih dalam: pertanyaan tentang apa yang sesungguhnya terjadi di balik pintu ruang perawatan.

Tangis keluarga kini berubah menjadi harapan akan adanya kejelasan dan perbaikan. Mereka mendesak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Nabire, Papua Tengah, melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pelayanan kesehatan menyusul meninggalnya Oktopina setelah menjalani dua kali tindakan operasi pada Jumat (10/7/2026).

Example 300x600

Bagi keluarga, peristiwa ini bukan semata kehilangan anggota keluarga tercinta, melainkan juga momentum penting untuk memastikan pelayanan kesehatan berjalan secara profesional dan bertanggung jawab.

Perwakilan keluarga, Akulian, menegaskan bahwa evaluasi harus dilakukan secara terbuka dengan melibatkan seluruh unsur yang terlibat dalam proses pelayanan pasien.

“Kami meminta pihak RSUD Kabupaten Nabire melakukan evaluasi secara menyeluruh dan transparan, mulai dari jajaran pimpinan rumah sakit, dokter yang menangani pasien, hingga tenaga perawat yang terlibat dalam proses pelayanan kesehatan,” ujar Akulian.

Permintaan itu lahir dari kegelisahan yang wajar. Keluarga berharap rumah sakit tidak hanya melakukan evaluasi internal, tetapi juga memberikan penjelasan resmi mengenai kronologi penanganan medis yang diterima almarhumah selama menjalani perawatan.

Mereka juga meminta agar hasil evaluasi nantinya disampaikan secara terbuka kepada publik dan dijadikan bahan perbaikan dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan di RSUD Kabupaten Nabire.

“Kami berharap ada penjelasan yang terang dan langkah perbaikan yang nyata agar kejadian seperti ini tidak terulang kembali kepada keluarga lain,” demikian harapan yang disampaikan pihak keluarga.

Dalam konteks yang lebih luas, peristiwa ini kembali mengingatkan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pelayanan kesehatan. Rumah sakit tidak hanya menjadi tempat pengobatan, tetapi juga ruang yang menuntut kepercayaan publik. Ketika terjadi peristiwa yang menimbulkan pertanyaan, keterbukaan informasi dan evaluasi yang objektif menjadi langkah penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi kesehatan.

Hingga berita ini ditulis, pihak RSUD Kabupaten Nabire belum memberikan keterangan resmi terkait tuntutan evaluasi yang disampaikan keluarga almarhumah.

Kasus tersebut kini menjadi perhatian masyarakat Papua Tengah. Di balik duka yang menyelimuti keluarga Oktopina Obaipa, tersimpan harapan agar pelayanan kesehatan semakin profesional, manusiawi, dan bertanggung jawab.

Sebab setiap pasien yang datang ke rumah sakit membawa harapan untuk sembuh, dan ketika harapan itu berakhir dengan kehilangan, maka yang paling dibutuhkan adalah kejelasan, tanggung jawab, serta keberanian untuk berbenah demi menjaga nilai kemanusiaan itu sendiri.

Example 300250