Scroll untuk baca artikel
Bupati  mimika
BeritaGaya HidupNasionalPeristiwaPolkam

Empat Sapi Kurban, Satu Pesan Persaudaraan: Pemkab Belu Rawat Harmoni di Tanah Perbatasan

107
×

Empat Sapi Kurban, Satu Pesan Persaudaraan: Pemkab Belu Rawat Harmoni di Tanah Perbatasan

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

ATAMBUA |LINTASTIMPR.ID– Di tengah udara perbatasan yang tenang dan langit yang menggantung teduh di atas Kabupaten Belu, langkah-langkah sederhana para pejabat daerah menuju halaman masjid pada hari itu membawa pesan yang jauh lebih besar dari sekadar penyerahan bantuan. Ada kehangatan, penghormatan, dan rasa persaudaraan yang sedang dirawat dengan tulus.

Pemerintah Kabupaten Belu menyerahkan bantuan empat ekor sapi kurban kepada umat Muslim di empat masjid yang tersebar di wilayah Kabupaten Belu sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan ibadah kurban sekaligus penguatan kerukunan antarumat beragama.

Example 300x600

Empat masjid penerima bantuan tersebut yakni Masjid Agung Al-Muhajidin Atambua, Masjid Al-Muhajirin Atambua, Masjid Husnul Khotimah, dan Masjid Al-Huda Atapupu. Penyerahan dilakukan secara terpisah oleh sejumlah pejabat daerah yang mewakili Pemerintah Kabupaten Belu.

Di Masjid Husnul Khotimah, bantuan sapi kurban diserahkan oleh Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Belu, Aloysius Mikhael Fahik, S.STP. Dalam suasana penuh kekeluargaan, ia menegaskan bahwa makna kurban sesungguhnya terletak pada nilai kepedulian dan semangat berbagi kepada sesama.

╔════════════════════════════════════╗
❝ Kegiatan seperti ini mengajarkan kita untuk saling peduli dan berbagi, nilai-nilai yang sangat penting untuk ditanamkan dan dijaga bersama. Semoga bantuan ini membawa berkah. ❞
Aloysius Mikhael Fahik, S.STP
╚════════════════════════════════════╝

Sementara itu, di Masjid Agung Al-Muhajidin Atambua, bantuan diserahkan langsung oleh Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Belu yang diwakili Kepala Bidang PSPFM, Matias P. Tae.

Di lokasi berbeda, Masjid Al-Muhajirin Atambua menerima bantuan yang diserahkan oleh Muhamad Balatif, SP, selaku Analis Informasi Perbatasan pada Badan Pengelola Perbatasan Daerah (BPPD) Kabupaten Belu.

Sedangkan bantuan sapi kurban untuk Masjid Al-Huda Atapupu diserahkan langsung oleh Camat Kakuluk Mesak kepada pengurus masjid setempat.

Para pengurus masjid penerima bantuan menyampaikan rasa syukur dan terima kasih mendalam kepada Pemerintah Kabupaten Belu atas perhatian yang diberikan kepada umat Muslim di wilayah perbatasan tersebut. Mereka memastikan bantuan sapi kurban akan dikelola dan disalurkan secara baik kepada masyarakat yang berhak menerima.

Di Kabupaten Belu yang berdiri di tapal batas negara, simbol-simbol persaudaraan seperti ini memiliki makna yang jauh lebih mendalam. Ketika pemerintah hadir dalam momentum keagamaan masyarakat, yang terbangun bukan hanya hubungan administratif, melainkan rasa saling memiliki sebagai satu keluarga besar dalam keberagaman. Harmoni sosial di wilayah perbatasan menjadi kekuatan penting yang menjaga stabilitas, kedamaian, dan persatuan masyarakat.

Penyerahan bantuan sapi kurban itu mungkin hanya berlangsung beberapa menit di halaman-halaman masjid. Namun nilai yang ditinggalkannya akan hidup lebih lama — sebab di tanah perbatasan seperti Belu, persaudaraan tidak selalu dibangun lewat kata-kata besar, melainkan melalui ketulusan kecil yang terus dijaga bersama.

Example 300250