ATAMBUA |LINTASTIMOR.ID – Langkah demi langkah para aparatur desa memasuki Lantai I Kantor Bupati Belu, Rabu, 13 Mei 2026, dengan wajah penuh harap dan tanggung jawab. Di ruangan yang dipenuhi suasana khidmat itu, sumpah jabatan kembali menggema, menjadi penanda lahirnya amanah baru untuk menjaga denyut pelayanan masyarakat hingga ke pelosok perbatasan.
Bupati Belu, Willybrodus Lay, S.H secara resmi mengambil sumpah dan melantik sembilan Penjabat Kepala Desa di Kabupaten Belu.
Pelantikan tersebut bukan saja sebagai agenda seremonial pemerintahan, melainkan momentum peneguhan komitmen pengabdian bagi para penjabat yang dipercaya memimpin desa-desa di wilayah perbatasan RI-RDTL.
🌸❤️ “Jabatan adalah amanah rakyat yang harus dijaga dengan hati, kejujuran, dan pengabdian tanpa lelah,” pesan Bupati Belu dalam suasana pelantikan yang berlangsung penuh penghormatan. ❤️🌸
Adapun sembilan Penjabat Kepala Desa yang diambil sumpah dan dilantik yakni:
• Marcelus Mei Lainurak sebagai Penjabat Kepala Desa Manleten, Kecamatan Tasifeto Timur;
• Yeremias Manek sebagai Penjabat Kepala Desa Sarabau, Kecamatan Tasifeto Timur;
• Liberius Julianus Mau sebagai Penjabat Kepala Desa Sadi, Kecamatan Tasifeto Timur;
• Klara Edith Lese, S.Sos sebagai Penjabat Kepala Desa Naekasa, Kecamatan Tasifeto Barat;
• Alexandrino Dos Santos sebagai Penjabat Kepala Desa Aitoun, Kecamatan Raihat;
• Amandus Ati sebagai Penjabat Kepala Desa Fohoeka, Kecamatan Nanaet Duabesi;
• Romualdus Mali Leki sebagai Penjabat Kepala Desa Debululik, Kecamatan Lamaknen Selatan;
• Markus Meak Siku sebagai Penjabat Kepala Desa Persiapan Fatubesi Lalori, Kecamatan Kakuluk Mesak; dan
• Manuel Fatima sebagai Penjabat Kepala Desa Persiapan Tohe Fatukesi, Kecamatan Raihat.
Pelantikan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Belu dalam memastikan roda pemerintahan desa tetap berjalan stabil, efektif, dan dekat dengan kebutuhan masyarakat.
Di balik sumpah yang terucap siang itu, tersimpan harapan agar para penjabat kepala desa mampu menjadi pemimpin yang hadir bukan hanya di balik meja birokrasi, tetapi juga di tengah denyut kehidupan rakyat kecil di kampung-kampung perbatasan.
🌹💞 “Pemimpin desa harus menjadi cahaya bagi masyarakatnya, hadir saat rakyat membutuhkan, dan berdiri paling depan menjaga kepercayaan publik,” demikian semangat yang mengalir dalam prosesi pelantikan tersebut. 💞🌹


















