Scroll untuk baca artikel
Bupati  mimika
BeritaGaya HidupPeristiwaPolkam

Dukung Tenun Belu, Baznas dan PKK Dorong Penguatan Ekonomi Perbatasan lewat bantuan alat produksi

152
×

Dukung Tenun Belu, Baznas dan PKK Dorong Penguatan Ekonomi Perbatasan lewat bantuan alat produksi

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

ATAMBUA | LINTASTIMOR.ID – Di aula Lantai 3 PLBN Motaain, harapan itu ditenun perlahan—bukan hanya pada helai-helai benang, tetapi juga pada masa depan ekonomi masyarakat perbatasan. Rabu, 15 April 2026, menjadi penanda langkah nyata ketika perhatian negara dan organisasi sosial bertemu dalam satu tujuan: menguatkan pelaku usaha kecil di sektor tenun ikat.

Kegiatan bertema “Peningkatan Kapasitas SDM Bagi Pengusaha Mikro Sektor Tenun Ikat dalam Pengelolaan Potensi Kawasan Perbatasan Darat” ini menghadirkan dukungan konkret bagi para pengrajin lokal. Tidak sekadar pelatihan, momentum ini juga diisi dengan penyerahan bantuan yang langsung menyentuh kebutuhan produksi.

Example 300x600

Direktur Baznas RI, Eka Budhi Sulistyo, menyerahkan bantuan modal usaha senilai Rp50.500.000 dalam bentuk lima perangkat alat tenun. Bantuan tersebut diharapkan mampu meningkatkan produktivitas serta kualitas hasil karya Tenun Belu yang selama ini menjadi identitas budaya sekaligus sumber penghidupan masyarakat.

╔════════════════════════════════════════════════════╗
║ “Bantuan ini diharapkan mampu meningkatkan ║
║ produktivitas dan kualitas tenun lokal agar ║
║ memiliki daya saing yang lebih kuat di pasar.” ║
╚════════════════════════════════════════════════════╝

Sementara itu, Ketua Umum Tim Penggerak PKK, Ny. Tri Tito Karnavian, turut memberikan dukungan melalui penyerahan tujuh unit mesin jahit kepada pelaku UMKM. Bantuan ini difokuskan untuk mempercepat dan mengefisienkan proses produksi, khususnya pada tahap akhir penyelesaian produk tekstil.

Tak berhenti pada sektor usaha, sentuhan kepedulian sosial juga diberikan kepada masyarakat sekitar. Sebanyak 50 warga di kawasan perbatasan menerima paket sembako yang diserahkan secara simbolis sebagai bagian dari perhatian terhadap kebutuhan dasar masyarakat.

╔════════════════════════════════════════════════════╗
║ “Pemberdayaan ekonomi harus berjalan seiring ║
║ dengan kepedulian sosial, agar manfaatnya dapat ║
║ dirasakan secara menyeluruh oleh masyarakat.” ║
╚════════════════════════════════════════════════════╝

Usai penyerahan bantuan, Ketua Umum Tim Penggerak PKK melakukan peninjauan langsung ke lokasi pelatihan tenun. Di sana, proses belajar mengajar berlangsung dengan pendampingan dari Kepala Bidang PLBN Motaain, memperlihatkan bagaimana keterampilan diwariskan sekaligus diperkuat dengan pendekatan modern.

Secara kontekstual, kegiatan ini menunjukkan bahwa penguatan ekonomi perbatasan tidak dapat dilepaskan dari peningkatan kapasitas sumber daya manusia dan dukungan alat produksi. Tenun ikat, sebagai warisan budaya, kini tidak hanya dipertahankan, tetapi juga didorong menjadi kekuatan ekonomi yang mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

Di antara deru mesin jahit dan gerak alat tenun yang mulai berputar, tersirat satu keyakinan: bahwa dari batas negeri, kesejahteraan bisa ditenun—pelan, tekun, namun pasti.

Example 300250