Scroll untuk baca artikel
Bupati  mimika
BeritaGaya HidupKabupaten MimikaNasionalPeristiwaPolkam

18 Koordinator KONI Mimika Buka Jalan Prestasi

71
×

18 Koordinator KONI Mimika Buka Jalan Prestasi

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

TIMIKA |LINTASTIMOR.ID— Di Mimika, olahraga tidak semestinya berhenti di lapangan-lapangan kota. Di balik kampung, sekolah, dan wilayah kepulauan, ada anak-anak muda yang mungkin menyimpan kecepatan, kekuatan, atau ketekunan yang belum pernah diuji dalam sebuah pertandingan. Sabtu (5/9/2026), upaya menemukan mereka mendapat pijakan baru.

Sebanyak 18 Koordinator Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) tingkat distrik se-Kabupaten Mimika resmi dilantik untuk masa bakti 2026-2030. Pelantikan berlangsung di Ballroom Cendrawasih 66, Timika, dipimpin Ketua Dewan Pembina KONI Kabupaten Mimika, Johannes Rettob.

Example 300x600

Pelantikan tersebut berdasarkan Surat Keputusan (SK) KONI Kabupaten Mimika Nomor 12 Tahun 2026 tentang Pelantikan Koordinator KONI Tingkat Distrik Kabupaten Mimika Masa Bakti 2026-2030.

Bagi KONI Mimika, pembentukan koordinator di tingkat distrik bukan sekadar penambahan struktur organisasi. Langkah itu diarahkan untuk memperluas pembinaan olahraga hingga ke kampung-kampung, sejalan dengan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Mimika yang mengusung pembangunan dari kampung ke kota.

Dari Kampung, Menyusun Masa Depan Atlet

Ketua Umum KONI Kabupaten Mimika, Antonius Kemong, mengatakan keberadaan koordinator distrik menjadi bagian penting dari upaya membangun pembinaan atlet yang lebih terstruktur dan berjenjang.

“KONI Kabupaten Mimika mendukung visi dan misi itu melalui pembangunan olahraga dari kampung ke kota,” ujar Antonius dalam sambutannya.

Ia menjelaskan, pembinaan olahraga tidak cukup hanya mengandalkan pusat-pusat kegiatan di perkotaan. Dengan hadirnya koordinator KONI di distrik, proses pencarian, pengembangan, dan pendampingan atlet diharapkan dapat berlangsung lebih dekat dengan tempat mereka tumbuh.

“Dengan dilantiknya koordinator KONI distrik, pembinaan olahraga bisa dilakukan secara berjenjang mulai dari kampung sampai ke kota,” katanya.

Antonius juga mengungkapkan rencana pelaksanaan Pekan Olahraga Kabupaten (PORKAB) Mimika. Kegiatan tersebut diharapkan dapat digelar bertepatan dengan momentum Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Mimika pada 8 Oktober mendatang, apabila memungkinkan.

Dalam agenda itu, distrik akan memegang peran penting, terutama dalam menyiapkan atlet-atlet potensial dari masing-masing wilayah.

“Pelaksanaan PORKAB ini membutuhkan peran serta dari distrik-distrik yang nantinya akan menyiapkan atlet-atlet untuk mengikuti PORKAB,” jelasnya.

Menjemput Bakat yang Belum Terlihat

Bupati Mimika yang juga Ketua Dewan Pembina KONI Kabupaten Mimika, Johannes Rettob, menyampaikan selamat kepada seluruh koordinator KONI tingkat distrik yang telah dilantik.

Ia menilai pelantikan tersebut bukan sekadar agenda organisasi, melainkan awal dari pengabdian dan tanggung jawab untuk membangun olahraga Mimika secara terarah dan berkelanjutan.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Mimika, saya menyampaikan selamat dan sukses kepada para koordinator KONI tingkat distrik yang telah mengucapkan sumpah/janji jabatan serta menerima pataka KONI,” kata Rettob.

Menurut Rettob, Mimika memiliki sumber daya manusia, khususnya generasi muda, yang berpotensi besar untuk berprestasi di berbagai cabang olahraga. Namun, potensi itu membutuhkan pembinaan, kesempatan, dan dukungan yang tepat agar dapat berkembang.

Ia menilai keberadaan KONI hingga tingkat distrik sangat strategis. Distrik, kata dia, menjadi salah satu titik penting untuk menemukan sekaligus mengembangkan bibit-bibit atlet yang tumbuh di tengah masyarakat.

Rettob mengakui masih banyak atlet potensial yang tersebar hingga pelosok kampung dan wilayah kepulauan di Mimika. Sebagian di antaranya memiliki kemampuan, tetapi belum memperoleh akses pembinaan secara optimal dan terstruktur.

Karena itu, ia meminta para koordinator KONI distrik aktif memetakan potensi olahraga di wilayah masing-masing, termasuk mengidentifikasi atlet berbakat sejak usia dini.

“Jangan pernah lelah untuk mencari dan membina anak-anak muda berbakat di setiap distrik. Berikan mereka kesempatan untuk bermimpi, berlatih dan menunjukkan kemampuan terbaiknya,” tegasnya.

Kompetisi, Karakter, dan Kesempatan

Rettob juga meminta KONI distrik membangun komunikasi dan kolaborasi dengan pemerintah distrik, sekolah, klub olahraga, pelatih, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh pemuda, serta seluruh elemen masyarakat.

Selain pembinaan, ia mendorong agar kompetisi olahraga di tingkat distrik terus dihidupkan secara berkala. Kompetisi, menurut dia, bukan hanya tentang menang atau kalah, tetapi juga menjadi sarana membentuk karakter, kedisiplinan, dan kepercayaan diri sekaligus menemukan talenta-talenta baru.

“Kita ingin pembinaan olahraga di Mimika dimulai sedini mungkin, dilakukan secara konsisten dan memiliki arah yang jelas,” ujarnya.

Secara kontekstual, pelantikan 18 koordinator distrik ini menempatkan pembinaan olahraga pada persoalan yang lebih mendasar: bagaimana memastikan kesempatan berprestasi tidak hanya dimiliki anak-anak muda yang tinggal dekat dengan pusat fasilitas olahraga. Dengan menjadikan distrik sebagai bagian dari sistem pembinaan, KONI Mimika memiliki ruang untuk memperluas pencarian bakat, membangun kompetisi yang berkelanjutan, dan menghubungkan potensi lokal dengan pembinaan yang lebih terarah. Namun, keberhasilan langkah ini akan sangat ditentukan oleh konsistensi pelaksanaan, koordinasi antarpihak, serta dukungan nyata bagi atlet dan pelatih di setiap wilayah.

Menang Tanpa Merendahkan

Pemerintah Kabupaten Mimika, lanjut Rettob, berkomitmen memberikan dukungan terhadap pengembangan olahraga. Karena itu, KONI diminta membangun sistem pembinaan yang profesional dengan mengedepankan integritas, loyalitas, dedikasi, dan tanggung jawab.

Ia berharap para koordinator KONI distrik yang baru dilantik mampu menjadi kekuatan baru dalam memperluas pembinaan olahraga ke seluruh wilayah Mimika.

“Menang tanpa merendahkan, kalah tanpa menyerah. Itulah semangat olahraga yang harus kita tanamkan kepada generasi muda kita,” pesannya.

Kepada Ketua Umum KONI Mimika beserta seluruh jajaran, Rettob menyampaikan apresiasi atas kerja keras dan komitmen dalam mengembangkan dunia olahraga di Kabupaten Mimika.

Ia berharap para koordinator KONI distrik dapat menjalankan amanah dengan sungguh-sungguh, membangun koordinasi, merangkul seluruh insan olahraga, dan menghadirkan pembinaan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Mari kita bersama-sama mewujudkan Mimika sebagai daerah yang sehat, kuat, sportif dan berprestasi melalui olahraga,” pungkasnya.

Di Mimika, masa depan olahraga mungkin tidak selalu dimulai dari stadion yang megah. Bisa jadi, ia tumbuh dari sebuah kampung, dari seorang anak yang berlatih dengan fasilitas sederhana, lalu menemukan kesempatan untuk membuktikan bahwa bakat tidak mengenal batas wilayah.

 

Example 300250