Scroll untuk baca artikel
Bupati  mimika
NasionalPeristiwaPolkam

Tegak di Garis Presiden

50
×

Tegak di Garis Presiden

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Bupati dan Wakil Bupati Mimika Tegaskan Loyalitas Pusat–Daerah di Rakornas 2026

BOGOR|LINTASTIMOR.ID —Bupati Mimika Johannes Rettob bersama Wakil Bupati Mimika Emanuel Kemong menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 yang digelar di Sentul International Convention Center (SICC), Sentul, Bogor, Senin (02/02/2026).

Kehadiran pimpinan daerah Kabupaten Mimika tersebut didampingi jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), meliputi Kapolres Mimika, Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Mimika, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Mimika, serta Ketua DPRK Mimika.

Example 300x600

Kehadiran lengkap unsur Forkopimda menjadi penanda konsolidasi kepemimpinan daerah dalam satu garis kebijakan nasional—menyatukan visi pusat dan daerah demi stabilitas, pembangunan, dan kesejahteraan masyarakat.

Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 dibuka langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang menyampaikan arahan strategis kepada seluruh kepala daerah se-Indonesia.

❝Keberhasilan agenda nasional tidak lahir di pusat kekuasaan semata, melainkan diuji di daerah—di tempat kebijakan bertemu dengan rakyat,❞
— Presiden Prabowo Subianto

Presiden menegaskan pentingnya sinergi pemerintah pusat dan daerah sebagai fondasi lompatan pembangunan nasional, termasuk upaya mengejar target pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen.

Dalam arahannya, Presiden juga mengingatkan para kepala daerah untuk memiliki kesadaran geopolitik global, menyikapi dinamika internasional—mulai dari konflik Rusia–Ukraina hingga krisis kemanusiaan di Gaza—yang berdampak langsung terhadap ketahanan energi, pangan, dan stabilitas ekonomi nasional hingga ke daerah.

❝Di tengah dunia yang bergejolak, Indonesia harus berdiri di atas kaki sendiri—tidak menjadi satelit kekuatan mana pun,❞
— Presiden Prabowo Subianto

Presiden menegaskan posisi Indonesia sebagai negara Non-Blok yang menjunjung kemandirian nasional dan kekuatan internal sebagai fondasi pertahanan negara.

Selain itu, Presiden memberikan penekanan tegas terhadap agenda pemberantasan kemiskinan dan korupsi. Ia meminta seluruh kepala daerah agar memusatkan orientasi kebijakan pada kesejahteraan rakyat serta menjauhi penyalahgunaan kewenangan.

❝Jabatan adalah amanah. Siapa pun yang mengkhianatinya akan berhadapan dengan hukum, tanpa pengecualian,❞
— Presiden Prabowo Subianto

Pada momentum yang sama, Presiden meluncurkan Gerakan Indonesia Asri (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) sebagai gerakan nasional untuk memperbaiki kualitas lingkungan hidup, dengan instansi pemerintah sebagai teladan tata kelola kebersihan dan ketertiban ruang publik.

Sejalan dengan arahan Presiden, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menegaskan bahwa Rakornas 2026 menjadi instrumen penting untuk memastikan sinkronisasi program prioritas nasional agar dijalankan secara serempak dan efektif di seluruh daerah.

❝Indonesia Emas 2045 hanya bisa dicapai jika pusat dan daerah berjalan dalam satu irama kebijakan,❞
— Tito Karnavian, Menteri Dalam Negeri

Rakornas 2026 juga menjadi tonggak penguatan peran Wakil Kepala Daerah, yang untuk pertama kalinya dilibatkan secara penuh guna membangun kesamaan persepsi di tingkat pimpinan eksekutif daerah.

Melalui kehadiran Bupati Johannes Rettob, Wakil Bupati Emanuel Kemong, serta jajaran Forkopimda, Pemerintah Kabupaten Mimika menegaskan sikap tegak lurus pada arahan Presiden, sekaligus kesiapan daerah dalam menerjemahkan kebijakan nasional menjadi program konkret yang menyentuh kebutuhan masyarakat.

Example 300250